Liga Super Indonesia Peringkat 8 se – Asia

29 01 2010

tahun 2009  merupakan tahun yang muram bagi persepakbolaan Indonesia. tidak ada satu pun prestasi yang patut dibanggakan dari Tim Nasional Sepakbola.

Timnas U – 19 gagal lolos ke piala Asia U – 19, setelah cuma menempati peringkat 3 diklasemen grup kualifikasi yang digelar di Stadion Jalak Harupat Bandung.

Timnas U – 23 gagal total di Sea Games Laos, cuma bisa dapet hasil satu kali seri, dan dua kali kalah di fase grup.

yang lebih mengenaskan, prestasi Timnas senior ikut terjun bebas, terpuruk. gagal lolos ke Piala Asia, walau masih menyisakan satu pertandingan lawan Australia, tapi sudah dipastikan Indonesia tak akan lolos, karena cuma bisa dapat hasil tiga kali seri, 2 kali kalah.

kegagalan ini masih ditambah dengan berbagai cerita tentang buruknya manajemen PSSI menangani Timnas. sebagai contoh setelah timnas  U – 23 kalah dari Laos, Ketum PSSI, Nurdin Halid, mengatakan pada media bahwa di baru tahu kalau pelatih Timnas U – 23, Albert Bica, tidak bisa bahasa inggris sehingga sulit berkomunikasi dengan para pemain. padahal hal ini jauh – jauh hari sudah diberitakan oleh berbagai media cetak. bagaimana mungkin seorang Ketua Umum baru mengetahuinya? jadi apa yang diurusi selama ini?

orang bilang suatu kompetisi yang berkualitas akan bermuara pada tim nasional yang tangguh. penasaran tentang hal ini, gua ngubek – ngubek wikipedia, pengen tahu apa penilaian AFC sama Liga Super Indonesia, hasilnya bisa dibilang cukup bagus. kita ada di peringkat 8 se – Asia, hanya satu tingkat dibawah liga sepakbola Iran.

bahkan Bahrain yang tahun kemarin masuk play off piala dunia 2010 ada dibawah kita, dan Qatar yang suka beli pemain dari kompetisi eropa ada dibawah kita. tapi dalam soal prestasi keduanya bisa dibilang lebih baik dari kita.

di kawasan ASEAN, kita adalah nomor satu. tapi prestasi tim nasional kita kalah oleh Thailand, Singapura, dan kekuatan baru Vietnam. jika diukur dari raihan piala AFF, Indonesia sama sekali belum pernah jadi juara dikompetisi ini.

penilaian AFC ini pasti didapat dari berbagai kriteria, menurut hemat saya Liga Super Indonesia, belum mempunyai kualitas permainan yang baik, mungkin dari segi penonton, infrastruktur, format kompetisi, kita lebih baik dari negara – negara lain, tapi soal kualitas masih perlu dipertanyakan.

mungkin kualitas permainan liga thailand atau singapura masih lebih baik. buktinya tim nasional mereka bisa berprestasi, tentu dengan catatan singapura banyak menaturalisasi pemain asing.

jadi apa yang salah dengan kompetisi kita sehingga belum bisa menghasilkan tim nasional yang bagus? sampai kualitas kita bertambah baik, para pendukung setia Merah Putih hanya bisa berharap dan berdoa demi yang terbaik.

National League Grades

  1. J. League Grade A
  2. K-League Grade A
  3. Chinese Super League Grade B
  4. Saudi Professional League Grade B
  5. UAE Football League Grade B
  6. A-League Grade B
  7. Iran Pro League Grade B
  8. Indonesian Super League Grade B
  9. S. League Grade B
  10. Uzbek League Grade C
  11. Qatar Stars League Grade C
  12. Thai Premier League Grade C
  13. V-League Grade C
  14. I-League Grade C
  15. Pakistan Premier League Grade C
  16. Syrian Premier League Grade C
  17. Jordan League Grade D
  18. Kuwaiti Premier League Grade D
  19. Super League Malaysia Grade D
  20. Hong Kong First Division League Grade D
  21. Omani League Grade D
  22. Bahraini Premier League Grade D
  23. Turkmenistan Higher League Grade D
About these ads

Actions

Information

14 responses

26 08 2010
alit

biar timnas indonesia maju,ganti aja ketum pssi nurdin halid.
gitu aja kog repot

29 01 2011
Harirestumu

Kwalitas sepakbola kita kacau karena ada orang yamg peduli mendanai liga pimer yang nota bene tanpa didanai pemda saja,di anggap liar dan dilaporkan fifa,memangnya kemajuan sepak bola nasional ditentukan Nurdin halik sang ketua PSSI.Arifin panigoro menggelar kompetisi liga primer bukan untuk menandingi liga super.tapi untuk mengukur seberapa greget kwalitas liga kita,bagaimana kejujuran wasit dsb.seluruh rakyat indonesia berharap sepak bola kita maju,tapi kalau penanganannyq mengikuti caranya Nurdin halik mana bisa maju.kita seharusnya malu bangsa besar seperti indonesia mengelola sepak bola aja kalah dengan singapur,walaupun kompetisinya bagus kalau penangannya seperti itu ,sulit rasanya indonesia menembus pentas dunia.cobalah belajar memanagemen.ni sepak bola belajar ke brasil?apa kata mereka.sebelum terjun ke lapangan hijau seorang pemain bola harus mahir bermain futsal,setelah mahir baru dilepas ke lapangan hijau.okey…..viva sepak bola indonesia

29 01 2011
Harirestumu

Pemerintah melalui menteri dalam negeri mulai tahun 2012 pemda tidak boleh mendanai sepak bola.kalau memang itu terlaksana seluruh liga super mungkin cuma arema sriwijaya fc dan bontang fc yang kini tidak didanai pemda,kalau club-club lain setelah 2012 tidak mampu mendanai clubnya sendiri otomatis mungkin masuk liga primer dan liga super akan buyar.berarti nurdin halik vs Arifin panigoro menang Arifin panigoro.berarti kelak ketua PSSI Arifin panigoro aja.

15 02 2011
nick

saya ga stuju jika dblang kualitas permaina ISL kalah ma Thailand. yg jlas ISL more entertain than them.
pertama, juara liga unpredictable yg dgradasi jg. ga monoton. trz infrastruktur ga bgs2 amat dbndgn Qatar ma Bahrain. then, qta ngara kpulauan yg mahal di oNgkos. itu jg bsa djadiin ptmbgan agr manajemen keuangan kLub dpt dibnahi.

27 02 2011
Fudin

Saatnya revolusi sepak bola indonesia ganti aja nurdin khalid.seperti kata gusdur:GITU AJA KOK REPOT

16 04 2011
sulhi

maju teruuuuss ISL buktikan bahwa negara kita adalah kiblat sepak bola se-Asia…
kita punya daerah yg punya bibit2 sepakbola Dunia yakni tanah Papua. . .

28 04 2011
adh22play

kualitas lapangan juga harus diperhatikan
permainan persib di std siliwangi dengan di jalak harupat jauh lebih menarik ketika bermain di jalak harupat.
persiba balikpapan juga memiliki permainan menarik, sayangnya kualitas lapangan membuat pertandingan membosankan (apalagi saat turun hujan)..
dsb..dsb..

27 01 2012
andirava

aq klo gak nonton ISL serasa hidup gak bergairah. ISL lebih greged IPL. semoga ISL tambah oke…bravo ISL bravo PERSIKU

30 01 2012
majulo

gw gak setuju sama pendapat lo kalo club harus disamakan kayak timnas…
Indonesia memang timnasnya dapat dikatakan kurang bagus tapi, liga diIndonesia (ISL) itu lebih bagus daripada liga singapur ! Kalo mau nulis kyk gini tuh dipikir dulu liat keadaan asli…

30 01 2012
catatanbujangan

yup saya terima masukannya thank…

2 02 2012
adh22play

keep spirit! hidup emang harus mendengar

23 07 2013
diduyeh

sebenarnya indonesia punya prestasi namu syang perestasi itu sudah hilang di rebut oleh negara negara tetangga .. jadi pemain indonesia minim prestasi jadi indonesia miskin prestasi .. tah ktu nu beber nyaho

23 07 2013
didi uyehh

indonesia sebenarnya negara besar tapi syang pemerintah nya kacau sama warga nya jga kacau jadi pemain indonesia hancur…………. ngartipan

7 05 2014
Halra

saya juga suka pertndingan sepak bola di liga super, sekarang pemain pemain indonesia sudah tambah berkualitas loh, asyik banget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 737 other followers

%d bloggers like this: