Kiper Legendaris Indonesia : R.Maladi & Ponirin Meka

14 07 2010

Raden Maladi lahir 30 Agustus 1912 di Surakarta. Tokoh ini merupakan sosok yang mencintai olahraga, khususnya sepakbola. Beliau menjadi, mungkin, kiper pertama PSSI pada tahun 1930. R.Maladi pula, salah satu pemain yang membuat NIVU agak ketakutan ketika harus bertanding dengan kesebelasan PSSI untuk menentukan tim yang akan berangkat ke Piala Dunia 1938. Akhirnya NIVU membatalkan pertandingan tersebut secara sepihak dan berangkat ke Prancis 1938 dengan nama Hindia Belanda.

R.Maladi menjadi penjaga gawang kesebelasan Indonesia sampai tahun 1940an. Setelah itu R.Maladi tetap berkiprah dibidang sepakbola. Pada periode 1950 – 1959, R.Maladi memimpin PSSI menggantikan Ir.Soeratin. Setelah itu dari 1959 – 1962, R.Maladi ditunjuk sebagai Menteri Penerangan Indonesia. Kecintaannya terhadap olahraga membuat Presiden Soekarno mengangkatnya sebagai Menteri Olahraga dari tahun 1964 – 1966.

R.Maladi juga yang mendatangkan pelatih asing untuk meningkatkan prestasi timnas Indonesia di Asian Games I New Delhi yaitu Choo Seng Que (Singapura), dan Tony Pogacnik (Yugoslavia).

Atas semua pengabdiannya, Maladi telah menerima berbagai bintang kehormatan dari negara maupun dunia internasional. Dia dimakamkan di Makam Pahlawan Kalibata pukul 13.00 hari Selasa 1 Mei 2001. Maladi meninggalkan seorang istri, Ny Siti Hadijah, sembilan putra, 18 cucu, dan dua cicit.

P O N I R I N M E K A

“TANGAN EMAS” nya membawa PSMS Medan menjadi juara Perserikatan tahun 1984 – 1985. Dalam pertandingan melawan Persib Bandung itu, kedua tim berbagi angka 2 – 2 dalam waktu normal. Adu penalti pun dilakukan. Tiga eksekutor Persib Giantoro, Wolter Sulu, dan Adjat Sudrajat gagal menaklukkan Ponirin Meka. PSMS Medan pun menjadi Juara Perserikatan.

Pada Asian Games 1986, Ponirin Meka kembali menunjukkan kecemerlangannya. Ketika menggagalkan eksekutor penalti Uni Emirat Arab pada pertandingan Perempatfinal Asian Games. Dia mematahkan satu tendangan Penalti UEA pada babak kedua pertandingan dan sekali lagi pada adu penalti. Sayang disemifinal Indonesia ditundukkan Korea Selatan 0 – 4. Pada perebutan Perunggu Indonesia juga dikalahkan Kuwait 0 – 5.

Berikut catatan pertandingan Asian Games 1986 :

Indonesia-Qatar 1-1 (0-1), ASIAN GAMES SEOUL 1986, Preliminaries
(Gwangju, 21.09.1986)

Indonesia-Saudi Arabia 0-2 (0-0), ASIAN GAMES SEOUL 1986, Preliminaries
(Gwangju, 25.09.1986)

Indonesia-Malaysia 1-0 (0-0), ASIAN GAMES SEOUL 1986, Preliminaries
(Gwangju, 27.09.1986)

Indonesia-UEA 2-2(0-0)4-3pk , ASIAN GAMES SEOUL 1986, Quarterfinal
(Seoul, 02.10.1986)

Indonesia-South Korea 0-4 , ASIAN GAMES SEOUL 1986, Semifinal
(Seoul, 03.10.1986)

Indonesia-Kuwait 0-5 , ASIAN GAMES SEOUL 1986, ¾ Play-off
(Seoul, 05.10.1986)

Selain itu Ponirin Meka juga ikut membawa Indonesia meraih medali emas Sea Games 1987. Berikut susunan skuad merah putih pada Asian Games dan Sea Games.

Pelatih : Bertje Matulapelwa
Skuad : Ponirin Meka, Jaya Hartono, Robby Darwis, Herry Kiswanto, Marzuki Nyak Mad, Sutrisno, Budi Wahyono, Patar Tambunan, Nasrul Koto, Rully Nere, Azhary Rangkuti, Ricky Yakobi, Ribut Waidi.
Prestasi : Semifinal Asian Games 1985, Juara SEA Games 1987

Berikut catatan pertandingan Sea Games 1987 :

Indonesia-Brunei 2-0, SEA GAMES Jakarta 1987, Group Stage
(Jakarta, Senayan Stadium-12.09.1987)
Scorers:-

Indonesia-Thailand 0-0, SEA GAMES Jakarta 1987, Group Stage
(Jakarta, Senayan Stadium 14.09.1987)
Scorers:

Indonesia-Myanmar 4-0, SEA GAMES Jakarta 1987, Semifinal
(Jakarta, Senayan Stadium 17.09.1987)
Scorers:

Indonesia-Malaysia 1-0, SEA GAMES Jakarta 1987, Final
(Jakarta, Gelora Bung Karno 20.09.1987).

Kiper yang juga legenda PSMS Medan ini terbukti merupakan kiper yang tangguh.

sumber :

wikipedia.org

zonabola.com

About these ads

Actions

Information

6 responses

12 08 2010
hangga brian maladi

mbahku joosss !!

15 08 2010
catatanbujangan

memang mantap :-)

9 06 2011
bobotoh persib sejati

bagai mana sih klo mau jdi kiper terbaik ….

2 06 2012
dalista

mudadahan psms bangkit kembali lagi hidup psms medan, horah bah

22 03 2013
Mark Jaguar

Saya rasa Endang Tirtana tidak bisa dilupakan, dia satu-satunya kiper Indonesia yang pernah mengikuti Kejuaraan Dnia sekalipun Kejuaraan Dunia Junior.

31 07 2013
Bunda Tyas Nawangsih

i miss my grandfather,,, :(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 740 other followers

%d bloggers like this: