caleg…kau mencuri hatiku….

jadi 5 hari libur dirumah ga ada kegiatan gara2 dompet menjerit. keinginan sih banyak tapi ketika cost lebih besar dari income, itulah yang terjadi, bengong bin luntang lantung ga jelas.

tapi ada hal  yang jadi terperhatikan ( EYD ga ya ) selama 5 hari itu.

wajah – wajah tersenyum dalam bisu, kata – kata yang berbicara….kata – kata mereka seragam “PILIHLAH SAYA, SIAP MEMBAWA AMANAT RAKYAT” gitulah kurang lebih maksud mereka. Mereka adalah  para caleg berbagai partai yang majang poster mereka disepanjang jalan. kebanyakan sih ga kenal, tapi ada juga yang tahu latar belakangnya.

macem – macem latar belakang mereka, saking macem2nya sampe kita ngeri karena tahu beberapa dari mereka latar belakangnya ancur, tukang mabok lah, preman lah dll.

ngeri gw liat demokrasi kita, ancur, orang – orang ga jelas pengen jadi wakil rakyat di DPR, lah gimana mau jadi wakil rakyat, kelakuannya aja ga bener. boro2 dah ngerti sistem birokrasi, ntar misalkan kepilih ikutan rapat – rapat mereka ngerti. kebanyakan dari mereka, cuma pengen kebagian kekuasaan seperti yang kita lihat di banyak media hari ini. jadi wakil rakyat punya kekuasaan yang jujur aja pemerintah agak “minder” liat wakil – wakil rakyat itu, yang akhirnya kekuasaan itu disalahgunakan. apa latar belakangnya?? cuma satu D U I T.

sistem penyaringan caleg yang ga jelas bukan cuma milik partai baru tapi juga partai lama. partai baru karena ada ketentuan harus punya caleg diberbagai daerah sekian persen, kalang kabut, massa belum punya tapi mesti punya caleg, kalo ga partai mereka bisa WO. sampe2 seorang pemilik perusahaan di salah satu kota besar, mewajibkan seluruh karyawannya ngisi formulir ikutan caleg, semua karyawan wajib mau ga mau mesti ikut.

duh….gimana mau bener, gimana negara ini kalo orang2 ga jelas yang naik, model artis, bukang menghina, apa sih yang bisa mereka perbuat, apakah mereka paham sistem tata negara kita.

oke beberapa artis itu sarjana, tapi cukupkah seorang sarjana jadi wakil rakyat? punya rasa prihatin liat kondisi masyarakat cukupkah itu??

kaya syaiful jamil, walau dalam kasusnya dia mencalonkan diri jadi wakil walikota, alah jawabannya aja ga cerdas, ntar katanya rakyat mau diajak nyanyi aja….hah?????? lo kira segampang itu??

FYI ( For Your Information ) wakil – wakil yang udah jadi sekarang aja banyak yang ga jelas, apalagi 2009.

ngeri…ngeri…ngeri….liat pemilu 2009, hasil dari itu mungkin sudah bisa diprediksi, indonesia sedikit bangun atau lebih terpuruk.

mungkin sedikit gw mau telusur latar belakang mereka ikutan pemilu :

1. DUIT itu sudah pasti

2. Pengen Kekuaasaan

3. Mengamankan posisi dan golongan mereka, contoh yang asalnya preman bisa makin leluasa, karena posisinya di DPR/DPRD.

4. Ikutan keren, soalnya wajah mereka dipajang dijalan2.

5. Kebanyakan duit, ga tahu mau diapain.

6. Iseng2 aja

7. Cari KERJAAN, karena caleg sekarang bukan pengabdian tapi profesi.

dari hasil melihat semua poster itu, gw jadi :

1. bingung, siapa mereka ga kenal

2. ngeri, karena sebagian dari mereka kelakuannya bejat.

3. pesimis, nih negara tambah bener.

4. Demokrasi indonesia akan gagal pada 2009, karena orang2 yang tidak punya kompetensi ikut pemilu.

5. Anggaran negara dipake gaji mereka yang ga jelas mau ngapain di DPR/DPRD.

6. Berdoa banyak, supaya yang kepilih yang bener2 baik dan benar.

7. KOTOR, POSTER2 LO NGOTORIN PEMANDANGAN GW, BAIKNYA TURUNIN SEBELUM LO NGOTORIN NEGARA GW.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

5 thoughts on “caleg…kau mencuri hatiku….”

  1. Kutan diwewengkon salira aya nu kitu..? Alhamdulilah diwewengkon sim kuring mah seueur. Kedahna mah nalipak maneh atuh nya caleg nu teu puguh kasang tukangna bari jeung ancur-ancuran mah, pisakumahaeun make kudu hayang jadi wawakil rakyat, mending wawakil diri pribadina bae. Tapi kitu tea mah meureun ieu nu disebut hak azasi tea. Beu…..! Edas…!

  2. Mamang aja sebagai orang awaw masyarakat sukabumi, bingung dimana-mana pada maragpag poto caleg. Mereka semuanya ingin dipilih oleh mamang. Mamang bingung mesti pilih siapa. Akhirnya mamang punya pamadegan, siapa saja yang ngasih mamang paling gede, itu yang akan mamang coblos. Mamang mah perlu makan….!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s