kapan indonesia masuk piala dunia?

saya ingat candaan seorang teman katanya

indonesia ga akan masuk piala dunia, keburu kiamat!!!

kemudian ada gurauan lagi

indonesia kalah itu sudah biasa, indonesia menang mungkin lagi untung aja

setiap kali gua denger perkataan kaya gitu, cuma bisa senyum – senyum aja, ga bisa apa – apa toh faktanya, kesebelasan Indonesia belum bisa berbuat apa – apa soal prestasi. walau didalam hati ada kesel juga, ya namanya fans setia hehehe.

jika melihat ke masa lalu sebetulnya indonesia pernah masuk ke piala dunia pada piala dunia 1938, tapi waktu itu masih bernama Hindia – Belanda ( West Ducth – Indies ).

prestasi kesebelasan kita pada tahun lampau sekitar tahun 70 dan 80 an ( lampau bro…udah bertaun2, untung belum masuk itungan abad ) sangatlah membanggakan, kita pernah masuk ke olimpiade australia 1956, yang saya ingat saat itu kipernya M.Saelan, soalnya pernah lihat wawancaranya di tv.

Indonesia dikenal macan Asia sepakbola, berbagai klub asing dari eropa dan brasil sering datang ke Indonesia buat uji coba. pemain – pemain kita pun banyak yang berbakat, banyak yang dilirik klub – klub luar negeri.

pokonya dikawasan asia kita adalah negara yang diperhitungkan sekaligus ditakuti, jepang aja bisa kita kalahkan.

tapi makin kesini, kok malah makin mundur, justru Jepang yang dulunya ada dibawah kita, bisa berkali – kali tampil di piala dunia. lah kita kapan?
sampe sekarang masih berkutat difase grup pra kualifikasi, ga pernah lolos tuh.

apa sih yang sebenarnya yang salah sama kesebelasan kita?

banyak alasan, pembinaan yang tidak berjenjang dan terencana baik, kualitas kompetisi dalam negeri belum bisa menghasilkan kesebelasan nasional yang tangguh, pembinaan negara lain lebih maju, dan lain – lain lah pokonya.

beberapa waktu yang lalu, saya membaca sebuah blog pasca kekalahan indonesia vs oman, disitu dijelaskan bahwa kita tidak punya ciri permainan yang khas. bener juga sih, negara yang punya budaya sepakbola yang kuat pasti punya gaya bermain masing – masing, brasil dengan samba, belanda dengan total football, inggris dengan kick and rush, italia dengan catenaccio, kalo liat di asia, banyak negara di asia meniru gaya permainan tim – tim tadi, tapi dipadukan dengan ciri khas negara masing – masing. Jepang dengan umpan – umpan cepat, Korea Selatan dengan kecepatan.

kesebelasan kita, selama yang aku lihat nih, beberapa waktu yang lalu dari mulai kualifikasi piala dunia 2010 lawan Syria, sampe kualifikasi piala asia kemarin, justru kebingungan dengan gaya bermain, singkatnya tak ada gaya permainan yang khas. bagaimana memulai serangan, bagaimana bertahan, bagaimana organisasi permainan, semuanya tampak seadanya, bahkan cenderung hanya mengandalkan teknik pemain tok!!!..tak ada gaya bermain yang khas.

padahal kalo diliat klub – klub indonesia punya banyak gaya bermain yang khas, psms dengan rap – rap, persipura dengan speed & power, persib dengan umpan – umpan pendek dari kaki ke kaki. inilah yang seharusnya bisa disimpulkan, diambil persamaannya, dan diterapkan sebagai gaya bermain khas kesebelasan indonesia.

butuh seorang pelatih jenius, yang bisa menggabungkan dan menemukan ciri permainan khas indonesia.

balik lagi ke pertanyaan diatas, kapan kita bisa melihat para pemain indonesia, menggenggam garuda didada mereka, menyanyikan Indonesia Raya, mengawali pertandingan piala dunia?

pertanyaan yang sukar dijawab bahkan oleh para pelaku sepakbola sendiri. yang paling nyata sekarang, adalah membenahi semua hal untuk peningkatan kualitas sepakbola kita.

kegagalan indonesia pada piala asia tahun depan, adalah tamparan yang nyata. ditambah lagi oleh aksi kesadaran yang dilakukan oleh Hendry Mulyadi, pendukung setia Indonesia, yang menerobos masuk pada saat pertandingan Indonesia vs Oman, dan mencoba membobol gawang Oman, salut buatnya, dialah pahlawan, pahlawan kesadaran bagi semua insan sepakbola.

usaha PSSI yang sekarang berniat menjadikan indonesia tuan rumah piala dunia 2022, masih belum tentu berhasil. toh pemerintah pun setengah hati mendukungnya, karena dari segi pembiayaan sangatlah mahal, dengan berbagai infrastruktur yang harus dibangun.

saya setuju dengan pendapat berprestasilah dulu, buatlah rakyat indonesia bangga dulu dengan prestasi, jangan ingin masuk ke piala dunia, dengan menjadi tuan rumah. karena kalau seperti itu, masalah krusial, yaitu buruknya kualitas kesebelasan indonesia tak akan teratasi.

pasca kegagalan indonesia,kita masih menunggu apa langkah PSSI selanjutnya, untuk memperbaiki berbagai masalah persepakbolaan.

pesan saya kepada PSSI, jawablah itu dulu, hasilkan dulu prestasi, buatlah para pendukung setia kesebelasan Indonesia, berbangga setelah sekian lama kecewa.

kami nanti langkahmu PSSI!!, Indonesia kami akan selalu mendukungmu dengan jiwa dan raga!!!
MAJU SEPAKBOLA INDONESIA!!!

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s