Junot Anomaly – Si Kucing Bantal –

Siang ini secara tak terduga menerima sebuah kiriman foto dari seorang teman. Foto yang mengejutkan. Tahan pikiran negatif, memang ini pose – posenya menggoda, setidaknya bagi kucing apalagi kucing garong yang 3 kali puasa 3 kali lebaran tak pulang – pulang.

Foto kucing peliharaannya dengan judul “keanehan”. Entah alasan apa foto kucing yang diberi nama Junot ini dikirimkan. Secara gua ga suka kucing. Musuhan malah.

Ini karena * tiba – tiba suasana hening, lamunan membawa ke masa lalu * saat aku masih SD. Bermain riang gembira dirumah salah seorang teman. Penuh canda tawa. Tetapi kemudian tawa menjadi siksa. Setelah temanku menempelkan bayi kucing dipundakku. Kucing yang masih berumur harian ataupun mingguan. Ehm jijik abis. Mereka bilang kucing itu lucu. Aku tidak sependapat. Gila…gila…segila – gilanya. Mereka mengingatkanku pada film “gremlin” monster berbulu mirip kucing yang bisa berubah jadi jahat karya Steven Spielberg.

gremlin berubah jadi monster

Sejak saat itu, aku tak suka makhluk berbulu bernama kucing. Mereka ada dimana – mana dan kerap mengganggu. Pernah aku kehilangan selera makan dan tak menghabiskan makananku di warteg gara – gara seekor kucing naik ke salah satu bangku didekatku.

Walaupun akhir – akhir ini permusuhan itu mereda, tapi untuk berbaikan rasanya masih tidak mungkin.

Ga suka kucing tapi diblog ini pernah kutulis true story tentang seekor kucing bernama miske, bahkan sampai dibikin sekuel. Tidak ini bukan tentang kebaikan kucing layaknya anjing HACHIKO. Justru miske adalah teror yang pernah menyerang masyarakat disini.

Kini Junot, kucing dari kota kembang, yang akan ditulis. Bukan tingkah lakunya, karena secara pribadi kita belum pernah bertemu dan berbincang ( ya iyalah emangnya gua pawang ular ). Hanya dari foto – fotonya, yakin ini kucing ada “keanehan”.

Junot dari namanya saja udah “terlalu keren” untuk seekor kucing. Kucing yang sampai saat ini belum diketahui data – data pribadinya, karena tak tercantum dalam Kartu Keluarga manapun. Mungkin belum kena sensus.

Setelah melihat dari foto – foto yang dikirimkan, gua coba menganalisis Junot dari segi nama. Maka serta merta kuketik Reg ( spasi ) Jeneng dan sms pun terkirim. Balasan pun akhirnya datang, dan terkuaklah bahwa nama Junot memang tidak cocok kerja di air. Persis seperti analisisku.

Lalu kenapa Junot senang berpose aneh seperti ini :

Mirip dipantai booooo posenya!!!!!…..apakah Junot pernah menjadi model sebelumnya didunia kucing dan menjajal manwalk( cat version of catwalk ). Entahlah.

Apakah dia meniru gerak manusia? mungkin sering lihat majalah – majalah mode atau lihat pemilik bergaya didepan kamera, dan kemudian itu semua terekam diotak junot dan dia menirukan setiap gayanya, seperti ;

Analisisku mentok di jeneng tadi, karena latar belakang Junot tak diketahui. Catatan pernah mengikuti klub modelling pun tak pernah ada. Misterius.

Tapi satu yang pasti, Junot memang sadar kamera. Sesuai dengan pesan si pemilik di foto yang dikirimkan : “Bgtu dpanggil dia nengok ngadep kamera. Stay calm aja gt. Dasar kucing bantal. Banci tampil. Hahaha.”

Dunia kucing sulit dipahami!!!!

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s