Arema vs ISL All Stars : 4 – 5

Penutupan kompetisi sepakbola Djarum ISL musim 2009/2010 ditandai dengan pertandingan eksebisi antara sang Juara ISL, Arema Indonesia melawan tim ISL All Star, yang merupakan kumpulan pemain bintang yang dipilih para penggemar sepakbola se – Indonesia melalui poling sms. Penutupan ini digelar di stadion Kanjuruhan Kab. Malang dan disiarkan ANTV pukul 19.00 WIB malam ini.

Dalam pertandingan, yang juga diisi dengan acara penyerahan trophy juara dan trophy penghargaan lainnya, kedua tim berusaha menampilkan yang terbaik. Saya patut mengacungi jempol kepada kedua tim meski laga berstatus eksebisi tetapi kedua tim menampilkan permainan atraktif dan saling balas gol.

Baru saja pertandingan memasuki menit ke – 13, ISL All star sudah berhasil memberondong gawang Arema 2 gol lewat aksi striker Korea Selatan, Park Jung Hwan menit – 10 dan tendangan spektakuler topskor ISL musim ini, Aldo Baretto pada menit ke – 13.

Tak mau dipermalukan dalam pesta “wisuda” ini, Arema bangkit lewat solo run yang diakhiri tendangan keras, Roman Chmelo, dari sayap kanan pertahanan ISL All Star pada menit ke – 22. Noh Alam Shah pada menit – 26, membawa kedudukan menjadi seri setelah memanfaatkan buruknya koordinasi lini belakang ISL All Star dan menundukkan Markus Horison lewat tendangan terukurnya.

Namun sebelum babak pertama berakhir, Park Jung Hwan, kembali membobol gawang Kurnia Meiga, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik ISL, pada menit – 38. Kedudukan pun menjadi 2 – 3 untuk keunggulan ISL All Star.

Sebelum kick off babak kedua dimulai, diumumkan terlebih dahulu bahwa wasit Oki Dwi Putra yang memimpin laga ini dipilih sebagai wasit terbaik ISL 2009/2010. Sedangkan panpel Arema Indonesia meraih penghargaan panpel terbaik ISL 2009/2010.

Babak kedua berjalan dua menit, gawang Arema kembali kebobolan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti Aldo Baretto setelah menerima sodoran Christian “el loco” Gonzalez. 2 – 4 untuk tim ISL.

Tertinggal 2 gol membuat Arema kembali tersengat. Hasilnya Roman Chmelo berhasil mengecoh Markus lewat tendangan dari sayap kiri yang langsung menghujam ke gawang ISL All Star pada menit – 57. Menit ke – 59, Dendi Santoso, membuat gol ke – 4 Arema setelah menundukkan Ferry Rotinsulu lewat tendangan first time setelah menerima umpang lambung Zulkifli.

Arema yang mulai menguasai jalannya pertandingan kembali kecolongan setelah Zah Rahan Krangar dengan cerdik menchop bola untuk memberikan umpan kepada Christian Gonzalez yang berlari dari belakang dan berhasil menundukkan Kurnia Meiga lewat sontekannya pada menit – 71.

Sampai babak kedua berakhir skor tidak berubah untuk kemenangan ISL All Star 4 – 5.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s