AFF Suzuki Cup : Filipina Antisipasi Permainan Indonesia

Satu hari menjelang pertandingan semifinal AFF Suzuki Cup antara Filipina vs Indonesia, Filipina sudah menyiapkan pola permainan yang cocok untuk meredam Indonesia.

Seperti yang dikatakan striker Filipina, Phil Younghusband, Indonesia bisa sukses dalam tiga laga Grup A Piala AFF karena bisa memanfaatkan setiap kesalahan lawan.

Filipina akan berusaha meminimalisir kesalahan pada pertandingan nanti. Phil menyebutkan timnya punya modal kekompakan dan kedisiplinan. Dua hal ini yang menyulitkan lawan – lawan Filipina di Grup B dan menjadikan Filipina sebagai tim dengan pertahanan terbaik dengan hanya kebobolan satu gol dari tiga pertandingan.

Gaya permainan Filipina adalah bertahan dan melakukan serangan balik. Pelatih Vietnam, Henrique Calisto, sempat kesal ketika Vietnam dikalahkan Filipina. Kekesalan Calisto karena Filipina bermain defensif dan menempatkan 8 – 9 pemain dipertahanan.

Sementara pelatih Filipina, Simon Mcenemy, mengaku kecewa dengan keputusan AFF yang menilai stadion Pana-ad di di Bacolod City Filipina tidak mendukung untuk menyelenggarakan partai semifinal karena kapasitas penonton hanya mempunyai 15.500 tempat duduk tapi mampu menampung 20.000 penonton berdiri. Selain itu AFF juga menilai penerangan distadion tersebut tidak memenuhi standar AFF.

Kekecewaan Simon ditujukan kepada perjuangan tim Filipina yang berusaha keras mencetak sejarah namun setelah lolos ke semifinal tidak bisa tampil didepan pendukungnya sendiri. Namun pelaksaan dua leg semifinal di Indonesia menurut Simon memberikan tekanan berat bagi Indonesia untuk mampu menang atas Filipina didepan publik sendiri. Tekanan ini pula diakui oleh pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Dua hari sebelumnya Presiden SBY mengunjungi latihan timnas Indonesia dan berbincang – bincang dengan para punggawa timnas. SBY mengatakan agar skuad timnas mampu melepaskan tekanan dan memberikan penampilan terbaik bagi kejayaan Indonesia. SBY pun berjanji akan menonton langsung pertandingan semifinal hari Kamis, 16 Desember 2010, di Stadion Gelora Bung Karno.

Sementara Firman Utina seperti diberitakan affsuzukicup.com mengatakan bahwa tahun ini bisa jadi milik Indonesia. Indonesia melihat peluang terbuka lebar setelah dua musuh bebuyutan, Singapura dan Thailand kandas di fase grup.

Selain itu campuran pemain muda – tua di skuad timnas ternyata berdampak positif. Peran striker naturalisasi pun terbukti sangat vital bagi Indonesia. Firman juga menilai Alfred Riedl sebagai pelatih mampu membawa Indonesia ke puncak kesuksesan. Riedl dalam penilaian Firman sangat disiplin dan mampu mengoreksi setiap kesalahan para pemain.

Hari ini juga akan digelar partai semifinal antara Malaysia vs Vietnam di stadion Bukit Jalil Malaysia.

sumber : http://www.vivanews.com , http://www.affsuzukicup.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s