AFF Suzuki Cup : Indonesia Terus Melaju

Babak semifinal leg pertama AFF Suzuki Cup yang mempertemukan Filipina vs Indonesia, diakhiri dengan agregat 0 – 1 untuk keunggulan Indonesia. Pertandingan yang baru saja usai dilaksanakan ditonton langsung oleh lebih dari 80 ribu suporter Indonesia. Presiden Indonesia beserta Istri pun menyempatkan hadir langsung ke Gelora Bung Karno.

Federasi Sepakbola Filipina ( PFF ) yang memilih Indonesia sebagai home base mereka ditengarai memiliki kepentingan bisnis dibalik keputusan menggelar kedua leg semifinal di Indonesia. Presiden PFF, Jose Martinez, akan segera diganti oleh presiden terpilih, Mariano Araneta Jr. Pemilihan Indonesia menurut kabar disebabkan Federasi Sepakbola Filipina akan mendapatkan share penjualan tiket lebih besar dibandingkan menggelar pertandingan semifinal di Vietnam. Keputusan Martinez yang mengundang kecaman Mariano Renata, namun AFF mengikuti keinginan Martinez, karena Mariano Renata belum dilantik.

Dilapangan skuad Filipina memulai pertandingan dengan bermain bertahan. 3 kali Gonzalez dan Irfan Bahcdim secara bergantian terkena offside menandai permainan menyerang Indonesia.

Kecepatan Okto disayap kiri benar – benar dieksplorasi. Antonio Del Rosario, bek kanan Filipina, dipaksa berjibaku meredam kecepatan lari Okto. Indonesia hampir menjebol gawang Filipina jika saja Neil Etheridge tidak sigap menghadang bola tendangan Gonzalez hasil umpan dari sayap kiri.

Filipina membalas lewat aksi Phil Younghusband. Dua kali tendangan berbahayanya dari luar kotak penalti bisa diredam oleh Markus, penjaga gawang Indonesia. Phil Younghusband mampu membuat repot pertahanan Indonesia.

Indonesia yang menurut beberapa pengamat dan pelatih klub ISL agar memainkan pola passing pendek dan cepat, ternyata lebih suka memainkan bola langsung kepada Gonzalez dan Irfan Bachdim. Hanya beberapa kali pola passing pendek terjadi didepan kotak penalti lawan.

Namun sebuah umpan panjang Firman Utina ke arah Gonzalez yang menunggu dikotak penalti Filipina yang akhirnya membawa Indonesia unggul dimenit – 31. Umpan panjang Firman salah diantisipasi Neil Etheridge yang bertabrakan dengan Ray Anthony Jonsson. Gonzalez yang tepat berada dibelakang di Jonsson tak menyia – nyiakan peluang tersebut. Dengan tandukan tajamnya bobollah gawang Filipina.

Filipina mulai keluar menyerang. Para pemain bertahan Filipina mulai overlap membantu penyerangan. Pada akhir babak pertama, bek kiri Indonesia, M.Nasuha terpaksa menjalani perawatan setelah berbenturan kepala dengan Del Rosario. Babak pertama usai Indonesia unggul 1 – 0.

Babak kedua dimulai, Indonesia masih mendominasi jalannya pertandingan. Sementara Filipina mengharapkan kreatifitas kakak – beradik Younghusband. Filipina mulai berani meninggalkan gaya bertahan mereka dan menyerang.

Situasi ini direspon Alfred Riedl dengan memasukkan Bambang Pamungkas mengganti Irfan Bachdim yang belum bisa mengulang performa baiknya dan juga menggantikan Okto Maniani dengan Arif Suyono.

Kerjasama Gonzalez dan Bambang Pamungkas lebih hidup dan memberikan ancaman kepada pertahanan Filipina. Namun pertahanan Filipina yang dikomandoi oleh Borromeo sangat alot untuk ditembus.

Menit – 70 Filipina hampir menyamakan kedudukan. Blunder Markus Haris Maulana dalam menjemput bola dimanfaatkan oleh Phil Younghusband dengan bicycle kick. Beruntung Zulkifli Syukur mampu menghalau bola tepat digaris gawang. Indonesia selamat.

Memasuki menit – 75, Indonesia lebih sering memainkan bola dipertahanan sendiri, memperlambat tempo permainan. Dua gol Filipina saat melawan Singapura dan Vietnam terjadi di menit – menit akhir babak II. Hal inilah yang nampaknya diantisipasi oleh pelatih Indonesia, Alfred Riedl.

Bahkan sepanjang pertandingan, ketika menyerang Indonesia meninggalkan tiga orang bek dan satu gelandang bertahan digaris tengah lapangan. Kecepatan serangan balik Filipina berhasil diredam dengan pola ini. Hanya M.Nasuha, bek yang aktif menyerang. Kegigihan M.Nasuha membuatnya kram dan harus diganti Beny Wahyudi menjelang pertandingan usai.

Hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Indonesia tetap unggul 1 – 0. Hasil yang menggembirakan bagi puluhan ribu suporter Indonesia. Penentuan akan terjadi pada hari Minggu, 19 Desember 2010, ketika Indonesia akan kembali bertemu Filipina pada leg 2 semifinal.

foto : http://www.vivanews.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s