AFF Suzuki Cup : Indonesia Juara Tanpa Mahkota

Judul diatas bukanlah penggembira hati yang bersedih. Hanya sebuah fakta bagi timnas Indonesia, 4 kali masuk final Piala AFF yang dulu bernama Piala Tiger, 4 kali pula Indonesia harus menjadi runner – up. Malam ini kembali timnas gagal untuk mempersembahkan Trofi AFF pertama bagi Indonesia.

Malaysia akhirnya sukses membawa trofi untuk pertama kali, walau kalah 2 – 1 oleh Indonesia namun Malaysia masih unggul selisih gol 4 – 2 atas Indonesia.

Indonesia langsung menggebrak sejak awal pertandingan. Sadar harus mengejar defisit 3 gol, para pemain langsung agresif sejak menit awal. Arif Suyono yang menggantikan peran Okto Maniani terlihat mampu merepotkan pertahanan Malaysia.

Indonesia mendapat kesempatan emas, setelah heading Arif Suyono dihadang oleh tangan Sabree, bek Malaysia pada menit – 18. Firman Utina yang bertindak sebagai algojo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya mampu ditangkap Khairul Amri.

Malaysia sempat beberapa kali merepotkan pertahanan Indonesia. Selang dua menit dari penalti Indonesia. Asahari membuat Markus “terbang” menyelamatkan bola. Kecepatan para penyerang Malaysia masih mampu merepotkan pertahanan Indonesia.

Gempuran Indonesia terus berlanjut sampai akhir babak pertama. Beberapa kali kemelut didepan gawang Malaysia gagal berbuah gol. Selain itu kiper Malaysia, Khairul Amri tampil cekatan dalam mengamankan setiap peluang. Babak I usai skor masih 0 – 0.

Babak kedua dimulai, Indonesia tidak menurunkan tempo permainan. Namun justru Malaysia mampu mencuri gol pada menit – 54 lewat Mohd.Safee. Safee menuntaskan umpan Idlan dari sayap kanan pertahanan Indonesia. Berlari menyilang diantara Hamka Hamzah dan Zulkifli Syukur, Safee menerima bola umpan silang Idlan dan langsung menghujamkan bola ke pojok kanan gawang Markus.

Indonesia tersengat. Alfred Riedl langsung memasukkan Bambang Pamungkas mengganti Irfan Bachdim dan Eka Ramdani mengganti Firman Utina. Indonesia mencoba terus menyerang. Cepatnya permainan Indonesia membuat Arif Suyono mengalami cedera dan terpaksa diganti Tony Sucipto. M.Nasuha yang tampil impresif selama pertandingan didorong mengganti peran Arif.

Menit – 73 gol yang dinanti pun datang. Determinasi Ahmad Bustomi yang memang tampil bagus selama pertandingan mampu menciptakan peluang yang berbuah gol setelah M.Nasuha memanfaatkan bola liar hasil tendangan Bustomi yang diblok Khairul Amri. Indonesia vs Malaysia 1 – 1.

Indonesia semakin bersemangat. M.Ridwan yang tidak terlalu impresif malam ini justru yang memberikan gol kemenangan Indonesia. Menit – 85 Ridwan mampu mengecoh dua bek Malaysia sebelum melepaskan tembakan dari ujung kotak penalti. Bola membentur pemain bertahan Malaysia dan gol pun tercipta.

Sayangnya sampai peluit akhir dibunyikan skor tidak berubah tetap 2 – 1 untuk Indonesia. Indonesia kalah selisih gol dan harus merelakan gelar juara Piala AFF 2010 ke tangan Malaysia.

Gelar top skor direbut Mohd.Safee. ( Malaysia ) dengan 5 gol. Sedangkan Firman Utina terpilih sebagai pemain terbaik. Tim Fair play jatuh kepada Filipina yang tampil mengejutkan diturnamen kali ini.

Kecewa memang dirasakan oleh suporter Indonesia. Bagaimana tidak, Indonesia tampil bagus dalam turnamen ini. Dari babak penyisihan sampai semifinal Indonesia selalu menang.

Kemenangan yang paling bersejarah adalah saat mengandaskan Thailand 2 – 1 di pertandingan terakhir grup A. Indonesia pun tampil berbeda dengan mental bertanding yang meningkat. Indonesia tercatat 3 kali ketinggalan terlebih dahulu oleh tim lawan namun akhirnya mampu meraih kemenangan. Pertandingan pertama grup A, Malaysia mencetak gol terlebih dahulu namun akhirnya Indonesia menang 5 – 1. Saat melawan Thailand, Indonesia kebobola terlebih dahulu tetapi mampu menang 2 – 1. Terakhir malam ini Indonesia dibuat menahan napas setelah Malaysia mencetak gol duluan, tetapi Indonesia mampu berbalik menang 2 – 1. Sayang kita belum sukses diturnamen kali ini.

Rekor bermain Indonesia di AFF 2010 adalah 6 kali menang 1 kalah adalah yang terbaik diantara semua kontestan. Memasukkan 18 Gol, kemasukan 6 gol. Bandingkan dengan sang juara Malaysia, 3 menang, 2 imbang, 2 kalah. Thailand yang disebut raja ASEAN mencatat 2 imbang, 1 kalah.

Singapura hanya meraih 1 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kali kalah. Vietnam sang juara bertahan, mencatat 2 menang, 2 kalah, 1 imbang.

Tapi memang takdir belum memihak kita walau catatan kita sempurna.

Indonesia selalu disebut sebagai tim hebat, mempunyai banyak pemain berbakat. Di kawasan ASEAN kita termasuk tim yang bagus sejak dahulu. Bahkan untuk level ASIA kita pun selalu tak dipandang sebelah mata alias diperhitungkan.

Hanya satu yang hilang, gelar juara. Terakhir Indonesia meraih medali emas Sea Games 1991. Tapi melihat malam ini, rasa optimisme muncul. Penampilan dan permainan meningkat. Mental pun meningkat. Sea Games 2011 sudah didepan mata dan semoga medali emas berhasil diraih Indonesia.

WALAU MALAM INI GAGAL. GARUDA TETAP DIDADAKU, MERAH PUTIH JATI DIRIKU. Maju terus Indonesia, kami akan selalu setia mendukungmu.

Bagi para pemain timnas Indonesia Piala AFF. Aku bangga kepada kalian !!!! Terimakasih atas perjuangan kalian. Kami akan selalu mendukungmu.

—– INDONESIA JAYA —-

sumber foto : http://www.kepakgaruda.wordpress.com , http://www.kompas.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s