Catatan Perjalanan Red

Sampai hari ini, 4 hari setelah motor kesayanganku diambil Maling sialan!! masih gondok rasanya. Ikhlas memang ikhlas, saya anggap itu adalah musibah. Musibah mempunyai berbagai hikmah. Selain penguji diri juga adalah pengingat diri.

Yang pasti kini masih sering mengingat – ingat kenangan yang telah dilalui bersama motor itu. Sejak punya motor itu, saya agak “sombong” kalau mau jalan keluar kota hehe. 4 tahun bolak balik menggunakan bis untuk pergi ke bandung, saya ucapkan “goodbye” kepada bis setelah punya motor.

Ingin bertualang, merasakan perjalanan dengan roda dua membuat saya malas naik bis. Selain itu menggunakan motor lebih irit hehe, dan juga sesampainya dikota tujuan bisa bebas kemana pergi tanpa perlu naik turun angkot.

Perjalanan pertama luar kota saya adalah Bogor. Kota Hujan menjadi petualangan roda dua pertama saya. Saat itu sekitar Agustus 2007, saya lupa tanggalnya. Saya benar – benar blank jalur ke arah Bogor, tapi saya beranikan diri untuk pergi kesana. Berangkat dari rumah pukul 10.00 WIB, melalui jalur macet cibadak – cicurug – ciawi diantara kepungan truk, saya pun akhirnya sampai di Bogor pukul 12.00.

Sempat kesasar karena salah belok ketika sudah sampai di Bogor jadi warna tersendiri perjalanan ini. Memang di Bogor pun hanya sampai Masjid Raya dan makan siang di Mcd.

Singkat cerita, perjalanan ke Bogor adalah perjalanan “beat the fear” karena pertama kali jalan ke luar kota dengan kendaraan sendiri. Pokonya Bogor memiliki kesan tersendiri bagi diri saya. Sangatlah berkesan.

Perjalanan juga yang saya ingat adalah ketika pertama kali ke Bandung dengan Red, motor saya. Saat itu untuk menghadiri pernikahan teman kuliah tahun 2008 sekitar bulan Mei dan April kalau tidak salah.

Yang saya ingat pula adalah perjalanan ke Bandung April 2010 juga untuk menghadiri pernikahan teman. Diperjalanan ini beberapa kali saya sempat hampir terjatuh. Ban belakang yang tipis membuat beberapa kali motor bergoyang ketika saya injak rem. Beruntung saya tidak jatuh.

Terhitung empat kali saya hampir jatuh. Di daerah Cianjur, saya menekan dan menginjak rem sampai habis karena mobil didepan saya ngerem mendadak. Bagian belakang motor sudah membanting ke kanan dan kiri, Alhamdulillah motor bisa direm dan terhindar dari kecelakaan.

Motor saya biasanya jika direm mendadak, maka bagian belakangnya akan membanting ke kanan dan ke kiri secara cepat. Beberapa kali dalam perjalanan dalam kota pun saya sempat mengalami, tetapi semuanya alhamdulillah masih diberikan keselamatan.

Bantingan kedua, adalah saat di Bandung. Pulang dari undangan di Jl.Soekarno Hatta, saya pulang ke arah pasteur untuk menuju Cimahi. Saat itu hujan deras dan saya pun memutuskan untuk rehat, mengusir kantuk dengan minum kopi di kafe yang terletak disebelah RS.Borromeus. Saat akan mencari parkir, motor tiba – tiba mengerem dan ban belakang sampai menggesek keras dengan jalan.

Perjalanan pulang ke Sukabumi adalah yang paling diingat. Pertama saat menuruni jalur Padalarang yang berkelok – kelok. Dua kali saya hampir kehilangan kendali atas motor. Motor pun hampir melintas melewati garis batas jalan memotong ke jalur berlawanan saat di belokan. Beruntung saat itu jalanan sepi, kalau tidak sudah habis.

Kedua, dalam perjalanan pulang saya harus menembus hujan deras dari Bandung sampai Sukabumi. Helm yang saya pakai kacanya berwarna gelap. Air hujan yang menempel dikaca helm tidak turun ke bawah. Awalnya saya bisa melapnya dengan tangan, namun lama kelamaan tangan pun basah dan me-lap kaca pun menjadi percuma.

Akhirnya saya buka kaca, sialnya saya lupa saya memakai kacamata minus. Air hujan langsung mampir ke kacamata dan repotlah. Kacamata cadangan saya keluarkan, namun hujan yang tidak berhenti membuat saya kesulitan melihat jalan karena pandangan terhalang butir air.

Beberapa kali saya “blank” tidak bisa melihat jalan. Red pun saya jalankan lambat. Alhamdulillah selamat sampai tujuan.

Desember 2010 menjadi catatan terakhir perjalanan lintas kota RED. Perjalanan ini adalah jarak yang paling jauh saya tempuh. Saya pergi ke Cikampek menghadiri pernikahan teman.

Mengambil rute Purwakarta – Cikampek, perjalanan ini juga yang paling membuat pantat saya pegal hehehe. Saya tidak tahu jalan ke Purwakarta. Tapi saya memberanikan diri karena ingin bereuni dengan kawan – kawan. Juga karena saya rindu akan sebuah perjalanan dengan motor kesayangan saya. Red, seakan – akan selalu mengajak saya bertualang untuk menggilas jalanan, merasakan kebebasan.

Berangkat jam 05.30 WIB, saya tiba kembali dirumah dengan 2 orang teman saya jam 23.00 WIB. Melelahkan tetapi mengasyikkan. Menembus jalanan berkelok Purwakarta, menembus hutan karet, diguyur hujan dari Purwakarta sampai Sukabumi, sangatlah mengasyikkan.

Red Paling depan. Bersama Teman2 di Komplek Industri Tjikampek

Sayang saya sudah tidak akan bisa mengulang perjalanan itu. Mimpi saya bertualang sampai ke Yogyakarta pun tak akan pernah terwujud. Dalam setiap perjalanan, yang dibutuhkan hanya saya dan Red. Saya tidak ikut komunitas motor manapun, karena saya lebih suka menjadi “lone rider”.

Kenangan – kenangan perjalanan yang memenuhi kepala saya setiap hari. Mungkin Red saat ini sudah dipreteli dan entah bagaimana rimbanya. Kadang – kadang saya ingin menempelkan senjata AK-47 ke maling sialan itu dan membolongi kepalanya cukup dengan satu tarikan picu. Namun saya pun tidak tahu siapa pencurinya.

Inilah takdir perpisahan saya dengan motor kesayangan saya.

Red kini adalah tinggal kenangan abadi dalam hati saya.

My friend, all the memories of you, all the road that we traveled, all the rain that we got through, all the dust and mud that we felt, The freedom that we shared. They always stay in my heart. Red you’re my best Friend, the wild side of me.

R.I.P Red

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s