Kalau Jujur, Nurdin Pun Tak Akan Lolos Verifikasi

Gagalnya George dan Arifin masuk bursa calon ketua umum disesalkan banyak pihak terutama para pengusung dua tokoh itu. Adanya surat dari FIFA tentang sanksi bagi LPI, saya rasa menjadi pengganjal Arifin Panigoro dan George Toisutta maju menjadi calon ketua umum.

Tetapi kalau mau jujur – jujuran, Nurdin Halid pun seharusnya tidak boleh lolos verifikasi karena dia memiliki “cacat” dan hal ini melanggar statuta FIFA yang selalu disebut – sebut oleh para petinggi PSSI.

Dalam statuta FIFA Artikel 32 poin 4 tentang syarat anggota komite eksekutif disebutkan :


“The members of the executive shall be no older than …..( Age to be completed by the association) and no younger than……(age to be completed by association ). They shall have already been active in football, must not have been previously guilty of a criminal offence and have residency within the territory of X”

Terjemahannya kurang lebih seperti ini :

Anggota eksekutif harus berumur antara ( usia ditentukan oleh asosiasi ). Mereka telah sebelumnya aktif dalam sepakbola dan tidak boleh sebelumnya terbukti bersalah dalam kasus kriminal, dan berdomisili di wilayah X ( wilayah asosiasi itu berada ).

Statuta ini diadopsi oleh PSSI sesuai dengan statuta FIFA artikel 13 poin 1 tentang kewajiban anggota yang berbunyi :


to comply fully with the Statutes, regulation, directives, and decisions of FIFA Bodies at any time as well as the decisions of the court of Arbitration for Sport ( CAS ) passed on appeal on the basis of art.62 par.1 of the FIFA Statutes.

Hal serupa juga ada pada artikel 10 poin 4 (a) tentang pendaftaran menjadi anggota FIFA bahwa anggota FIFA memiliki kewajiban “to comply fully” atau ” menuruti / taat sepenuhnya” terhadap Statuta FIFA

Sedangkan dalam statuta PSSI pasal 35 ayat 4 tentang syarat anggota komite eksekutif disebutkan :

Anggota Komite Eksekutif harus berusia lebih dari 30 ( tigapuluh ) tahun. Mereka harus telah aktif disepakbola sekurang – kurangnya 5 (lima) tahun dan harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal pada saat kongres serta berdomisili di wilayah Indonesia.

Ada pergeseran disini tentang status seorang anggota komite eksekutif terkait kasus kriminal. Kata Previously dalam artikel 32 poin 4 statuta FIFA yang bermakna sebelumnya / pernah , digeser oleh PSSI menjadi ” tidak sedang “.

Jika jujur – jujuran maka PSSI sudah melanggar statuta FIFA yang mewajibkan seluruh anggota taat pada Statuta yang telah ditetapkan. Kata “Previously” digeser maknanya, karena Nurdin Halid pernah mendekam di penjara karena kasus pidana ketika sedang menjabat sebagai ketua umum PSSI. Oleh karena itu pula, seharusnya Nurdin Halid, tidak lolos verifikasi calon ketua umum, karena statusnya melanggar statuta FIFA.

Bukankah aturan dari FIFA yang harus didahulukan baru kemudian aturan asosiasi sepakbola terkait dalam menentukan sebuah keputusan. Jika Laws of the Game berinduk pada FIFA tanpa modifikasi, kenapa Statuta PSSI yang mengadaptasi statuta FIFA berubah. Nurdin Halid adalah orang yang diuntungkan.

Entah negosiasi apa yang dilakukan oleh PSSI terhadap FIFA, karena kemudian statuta PSSI ini diberi predikat TERPUJI oleh FIFA padahal ada modifikasi yang merubah esensi statuta.

Jika mau jujur, Nurdin Halid seharusnya juga sejak divonis penjara harus menanggalkan jabatannya. Bukan mencalonkan lagi seperti sekarang.

link statuta FIFA DISINI

SUMBER : WWW.FIFA.COM
Tabloid Bola

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s