Mengenang 90an

Hanya meneruskan apa yang didapet dari sebuah forum di internet soal gaya – gaya yang ngetrend tahun 90an. Tahun 90an adalah jaman gue SD, SMP, dan SMA.

Masih inget awal masuk SD kelas 1 dan 2, dimana pecahan uang Rp.25 sangatlah berarti. Masih bisa dipake jajan permen. Ongkos angkot pun masih bisa bayar Gocap ( Rp.50,- ). Lama ongkos naek jadi Rp.100, 300 rupiah, 500, sampe sekarang 2 rebu, menyesuaikan kenaikan BBM, dengan motto yang tetap sama, jauh – dekat harganya sama. Mending jauh sekalian daripada deket rugi hehe. Satu yang beda, kalo dulu masih jaman – jamannya angkot pake kenek, sekarang udah jarang banget atau ga ada sama sekali.

Jajanan nya pun masih murah – murah. Beberapa jajanan favorit diantaranya Anak Mas dan Ginza. Coklat Ayam Jago masuk daftar rekomendasi.

Anak Mas udah ga ada, sama nasibnya kaya Ginza dan Coklat Ayam Jago. Yang masih eksis sampe sekarang paling coki – coki, nano – nano, permen kopiko, dan beberapa jajanan lainnya.

Anak Mas itu mi kering yang diremes – remes dulu dan diaduk dengan bumbunya sebelum makan. Paling dulu harganya cuma Rp.200. Kalo Ginza itu Cepek ( Rp.100 ).

Gue inget masuk kelas 4 SD, Tamiya mewabah. Mobil- mobilan yang menggunakan batre dan dinamo sebagai penggerak sangat populer tahun 90-an. Gue dulu punya tamiya model Grasshopper sedangkan adek gue dibeliin yang warnanya hitam ( lupa nama modelnya ). Sampe pernah gue dibuatin trek tamiya dari triplek yang kurang sukses karena Tamiya malah jalannya ga mulus, bempernya sering nyelip ke pembatas trek.

Kepopuleran Tamiya ditambah dengan film kartun Jepang yang tayang di TVRI tentang balapan Tamiya. Tamiya ini memang bikin kecanduan soalnya mudah untuk memodifikasi dari Dinamo, bodi, seluruh bagian Tamiya bisa dimodif. Bahkan ada yang bikin kejuaraan nasionalnya segala.

Soal mainan, dulu banyak banget mainan, dari yang tradisional sampe elektronik. Kalo yang elektronik ada gamewatch ( baca : gimbot ). Biasanya 1 mesin gamewatch hanya punya 1 permainan dan ga bisa diupgrade ga kaya PSP jaman sekarang. Kemudian muncul gamewatch Tetris yang beken banget. Kalo Tetris ini biasanya permainannya ada beberapa jenis dalam 1 mesin. Kalo mesin game yang pake TV paling Nintendo 8 bit, Sega 16 bit dan Super Nintendo ( Snes ).

Permainan elektronik pada tahun 90an belum terlalu mengalihkan perhatian anak – anak dari permainan tradisional dan permainan – permainan diruang terbuka. Kaya bebentengan, Galasin, Petak Umpet dll. Ga kaya jaman sekarang dimana anak – anak lebih suka nongkrong di rental PS bahkan Warnet.

Kalo soal film kartun anak – anak dulu ga terlalu didominasi sama Jepang seperti sekarang. Dulu di TVRI ada Centurion, Silver Hawk, He-Man, Police Academy, Teenage Mutant Ninja Turtles, Robocop, dan beberapa judul lainnya.

Silverhawks

Kemudian muncullah RCTI. Dengan membawa tambahan hiburan bagi anak – anak seperti Doraemon ( sampe sekarang ), Ksatria Baja Hitam ( Favorit Gue ), Saint Seiya ( Favorit juga ). Belum lagi film kaya Knight Rider ( Si Kit Mobil yang bisa ngomong ), Airwolf, Macgyver, Hulk, dan Batman ( yang kalo mukul keluar gambar Pow…Bang ).

Seiring munculnya TV swasta lain, maka makin bertambah hiburannya. Sinetron jaman dulu masih berkualitas dibanding sekarang. Sengsara Membawa Nikmat, Bukan Pinang Dibelah Dua, Jendela Rumah Kita, Doel Anak Sekolahan, dll.

Masih soal acara TV. Kuis – kuis dulu banyak banget, di TVRI ada Siapa Dia yang dipandu Aom Kusman dan Berpacu Dalam Melodi yang dipandu Koes Hendratmo. Di tipi – tipi swasta ada kuis tak tik boom, Jari – Jari ( Jareeeee – Jareeeeee ), Piramida, dan juga Kuis Apa Ini Apa Itu.

Kalo ke soal gaya berpakaian tahun 90an, kalo dari bawah alias kaki musim – musimnya sepatu docmart ( Sepatu Model Tentara ). Begitu ngetrendnya sepatu ini sehingga banyaklah docmart generik ( alias bikinan lokal ) hehehe. Tahun 90an juga sendal gunung banyak dipakai. Biasanya yang paling umum merk Neckerman atau Carvil.

Baju yang musim tahun 90an, diantaranya adalah Alien Wardrobe. Baju dan celana yang keluaran Alien Wardrobe lengkap dengan simbol khasnya kepala lonjong Alien.

Mirip - Mirip Kaya Gini

Ada satu model gelang yang terkenal waktu Gue SMP yaitu gelang yang digantungi resleting Alpina. Resleting ini dicopotin dari tas, bahkan ada yang ampe nyolong segala biar bisa bikin gelang model kayak gini. Kalo ga ada Alpina boleh juga resleting dari tas Exsport atau tas lainnya, yang penting resleting itu beda dari resleting biasa, dan keren keliatannya.

Musik Ska meledak pada tahun 90an. Muncul grup di Indonesia seperti Tipe – X, Noin Bullets yang membawakan aliran musik asal Jamaika ini. Selain itu aliran musik Britpop ( British Pop ) dari Inggris masuk ke Indonesia, salah satu grup britpop yang terkenal adalah Oasis.

Itu adalah beberapa hal yang meledak, menjamur selama tahun 90an. Menjadi penanda sebuah era, menjadi bagian kehidupan anak – anak yang lahir tahun 80an, kemudian menjalani masa – masa sekolah pada tahun 90an ( Termasuk si saya!! ).

Indah rasanya mengenang ini semua. Karena bisa membuat kita, yang mengalami, tertawa mengingat – ingat lagi tahun 90an. Beberapa hal dari tahun 90an masih bisa dijumpai sekarang, tapi banyak pula yang sudah hilang. Sesuai dengan hukum alam ada yang datang ada yang pergi.

Namun semua yang masih ada ataupun hilang semuanya menjadi sebuah kenangan, menyatu dalam sebuah proses perkembangan dan pertumbuhan anak – anak tahun 90an yang tahun 2000an ini sudah berada pada masa transisi antara muda dan beranjak dewasa ( bukan tua hehehe ).

Mengenang 90an, mengenang masa sekolah, mengenang masa bermain, mengenang masa kecil, mengenang ketika semua hal terasa lebih mudah dibandingkan saat sekarang.

– dari berbagai sumber –

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

7 thoughts on “Mengenang 90an”

  1. he..he..he,..ya da kejadian lucu waktu kecil,.waktu itu jajan ma temen duwet aku 50 rupiah begitu juga temenku. berubung yg jual g da kembalian, jadi sepakat duwet 50 rupiah buat dibagi berdua. Tapi penjuale ngasih uang itu ke temen biar temenku yg bagi gt. tapi temenku g mau bagi dy blg itu kembalian cm buat dia ja orang penjuale ngasih ke aku (temennku) kok…Duh aku jadi berabe ..hi..hii lucu

  2. Anak mas & coklat jago masih ada, koq :)
    kalau aku skrg lg ngumpulin mainan & alat tulis 90an, tp kadang nyesal juga, koq mainan2ku dulu gak kurawat baik2…
    Kalau jajanan 90an, aku juga berencana buka toko makanan yg juga jual jajanan& minuman yg sdh langka :) kalau mau hunting, bs koq nemukan

    1. sip…josephine…mainan2 ku juga udah banyak dibuang..coklat jago masih ada,…cuma anak mas aku belum nemuin..apa jarang jajan ya hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s