Fight For Asia Matchday 3 : Smile In Kanjuruhan

Arema Indonesia, satu – satunya wakil Indonesia di AFC Champions League seakan memberikan sedikit kesegaran ditengah kekisruhan PSSI. Arema yang pada dua pertandingan sebelumnya selalu kalah, sore tadi menahan imbang Shandong Luneng Cina 1 – 1 di Stadion Kanjuruhan Malang.

Arema boleh dibilang tampil mengejutkan. Tanpa Esteban Guillen yang cedera, Miroslav Janu menurunkan para pemain pelapis dalam laga ketiga Arema di Liga Champion ini. Noh Alam Shah, Roman Chmelo, Roman Golian dan Kurnia Meiga tampak di tribun penonton. Sedangkan Ahmad Bustomi duduk dibangku cadangan, dan M.Ridhuan masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

M.Fakhrudin, yang lama dibangkucadangkan, menjadi pahlawan Arema setelah tendangan penaltinya menit – 90 mengubur mimpi Shandong Luneng untuk membawa pulang 3 poin dari Malang.

Cerita pahlawan juga dimiliki sang kiper Ahmad Kurniawan. Tangkapan yang tak lengket menit – 7 membuat striker Shandong, Manuel de Brito, tinggal menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Beberapa blunder yang nyaris berbuah gol dibuat oleh Ahmad Kurniawan. Bahkan menit – 81 kesalahan antisipasi backpass Ahmad Kurniawan, hampir – hampir menjebol gawang Arema.

Namun selepas itu, Ahmad Kurniawan menepis semua peluang gol Shandong Luneng, tiga diantaranya lewat Manuel de Brito. Menit 93, sesaat sebelum wasit meniup peluit panjang, Ahmad Kurniawan berhasil menjinakkan bola sundulan pemain Shandong yang mengamankan hasil imbang untuk Arema.

Pertandingan sendiri berjalan dalam tempo sedang. Duet penyerang Arema, TA.Musafri dan Yongki Ariwibowo kesulitan mendapatkan peluang. Sementara ditengah Juan Revi terlihat sebagai pemain yang paling sibuk menjadi penghubung antar lini Arema. Walau begitu penguasaan bola antara kedua tim bisa dikatakan seimbang. Shandong pun terlihat tidak begitu leluasa untuk menciptakan peluang.

Hasil ini membuat Arema meraih 1 poin walau masih duduk didasar klasemen Grup G. Shandong ada diperingkat 3 dengan 4 poin. Jeonbuk menjadi pimpinan klasemen disusul Cerezo Osaka. Kedua tim sama – sama mempunyai 6 poin.

Hasil ini juga cukup memuaskan Aremania. Secara umum hasil ini cukup menggembirakan bagi para penggemar sepakbola Indonesia setelah akhir – akhir ini disuguhi adu politik berebut kekuasaan PSSI yang berujung diambil alihnya kasus ini oleh FIFA.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s