Fight For Asia Matchday 4 ( AFC Cup ) : Mistakes that Brought Sadness

Perjalanan dua tim indonesia di AFC Cup Matchday 4 ( 26/04 ) berakhir dengan cerita sedih. Sriwijaya Fc ditekuk tuan rumah, Song Lam Nghe An, 4 gol tanpa balas. 1 jam kemudian Persipura membawa hasil 1 – 4 dari kandang Chonburi FC Thailand.

Kedua tim, seperti yang diakui dua pelatih, Jacksen F Tiago dan Ivan Kolev, membuat terlalu banyak kesalahan.

Sriwijaya FC bermasalah di lini tengah dan belakang. Duet Ponaryo – Dirga Lasut gagal menjaga penguasaan lini tengah. Barisan bek Sriwijaya tampak mudah ditembus, ditambah ketiadaan Claudiano Alves.

Ian Kabes – Gerard Pangkali, juga gagal mematahkan serangan – serangan Chonburi. Hadirnya Trdesak Chaiman, Chonburi FC, menghadirkan masalah tambahan bagi Persipura. Lini belakang yang dijaga Igbonefo – Bio Pauline – Ortizan Salossa tidak mampu menghentikan kelincahan para penyerang Chonburi FC.

Song Lam Nghe An dan Chonburi sama – sama memanfaatkan lebar lapangan. Mereka memecah perhatian pertahanan Sriwijaya dan Persipura dengan memindahkan bola secara cepat dari sisi kiri ke sisi kanan dan sebaliknya.

Sriwijaya dan Persipura dipaksa bermain melebar dan menciptakan banyak celah bagi lawan untuk menusuk disaat lengah.

Sriwijaya ketinggalan 2 gol saat babak pertama usai lewat dua tandukan bola muntahan Ngale Jiemon Thierry pada menit 22 dan 33. Persipura ketinggalan 3 gol dibabak pertama. Sure Sukha pada menit 16, Pipob menit 35 dan Trdesak Chaiman lewat penalti menit 42.

Babak kedua menghadirkan cerita yang sama, Sriwijaya harus kembali kebobolan lewat Diego Fagan menit 57 dan Kavin Bryan menit 60. Persipura kembali kebobolan usai Ortizan Solossa dikartu merahkan wasit melalui Pipob menit 72. Walau Bio Pauline bisa mencetak gol pada menit 74 untuk Persipura, namun tak lebih sebagai gol penggembira.

Chonburi vs Persipura

Dua lawan tim Indonesia kemarin mampu belajar dari kekalahan mereka sebelumnya. Terlihat ketika barisan penyerang Sriwijaya dan Persipura memegang bola maka pertahanan menjadi rapat dan seringkali mereka menjaga dengan 2 – 3 pemain. Zah Rahan, Boaz Solossa, Titus Bonai Keith Gumbs, Budi Sudarsono, Okto Maniani dan Arif Suyono kewalahan menghadapi ketatnya pertahanan Chonburi FC dan Song Lam Nghe An.

Dengan hasil ini, Sriwijaya kehilangan posisi puncak karena tergeser TSW Pegasus. Persipura pun tergeser Chonburi FC. Dua pertandingan sisa, Sriwijaya menghadapi TSW Pegasus dan VB Sports sedangkan Persipura menghadapi East Bengal dan South China, masih memberikan peluang besar bagi Laskar Wong Kito dan Mutiara Hitam.

Keep Fighting Lads !!!!

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Fight For Asia Matchday 4 ( AFC Cup ) : Mistakes that Brought Sadness”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s