Congratulation Persipura !!!

Jika ada penghargaan bagi klub yang paling menakutkan dipentas Liga Super Indonesia ( LSI ), maka Persipura Jayapura layak menyandang gelar tersebut. Permainan indah dan enak ditonton mengandalkan kecepatan, passing – passing terukur, permainan one two plus pertahanan yang kuat, klub asal Papua ini memang menjadi ancaman serius bagi lawan – lawannya.

Diracik oleh eks bomber Persebaya Surabaya, Jacksen F Tiago, klub ini juga konsisten untuk menampilkan pemain – pemain muda hasil binaan mereka. Musim ini ada Yohannis Tjoe, Lukas Mandowen, Steven Hendambo dan nama lainnya. Hanya ada dua tambahan amunisi asing, Zah Rahan Krangar ( Eks Sriwijaya FC ) dan Yoo Jae Hon ( Korea Selatan ). Sebagian besar pemain masih muka lama, seperti Boaz Solossa, Gerard Pangkali, Immanuel Wanggai, Victor Igbonefo, dan Pierre Bio Paulin. Sedangkan amunisi local untuk musim 2010/2011 Jacksen merekrut Hamka Hamzah ( Eks Persisam ), Titus Bonai ( eks Persiram Raja Ampat ), Rahmat Riva’I ( eks Persitara ).

Banyaknya bakat – bakat alami sepakbola di Papua dimanfaatkan betul oleh Jacksen sehingga dia jarang merombak besar – besaran timnya. Dalam tiga tahun terakhir dalam bursa transfer Jacksen hanya melakukan tambal sulam jika memang diperlukan.

Dengan modal skuad yang sudah lama bermain bersama, ditambah beberapa amunisi baru, Jacksen memoles timnya bermodalkan kekompakan dan kreatifitas permainan yang membuat lawan harus benar – benar mengerahkan seluruh kemampuan untuk membendung permainan mutiara hitam.

Musim ini adalah pengukuhan eksistensi Persipura dikancah sepakbola nasional. Pertandingan LSI musim 2010 / 2011 masih tersisa 3 pertandingan lagi, namun Persipura sudah “sah” sebagai juara LSI berkat kemenangan 2 – 1 atas Persisam Samarinda ( 08/06 ) yang langsung mengunci posisi pertama klasemen walau apapun yang terjadi di 3 pertandingan sisa. Ini juga sekaligus aksi balas dendam setelah musim kemarin mereka hanya puas diposisi runner up ketika gelar juara disabet Arema Malang.

Rasanya pengakuan keindahan permainan Persipura bukan hanya datang dari fans fanatic mereka. Jika ditanya ke berbagai supporter klub LSI, saya yakin jawabannya akan sama, mengakui kehebatan Persipura. Sebagai bobotoh saya masih ingat ketika mereka dijamu Persib Bandung di Stadion si Jalak Harupat 27 Maret lalu. Pada pertandingan yang berakhir 2 – 2 tersebut, saya merasa puas karena disuguhi sebuah permainan berkualitas anak – anak Papua walau sempat tertinggal 2 – 0 terlebih dahulu. Bagaimana saya dibuat menahan napas melihat mutiara hitam perlahan tapi pasti melalui serangan konstan mengejar skor, beruntung waktu keburu habis, jika tidak rasanya Persib akan kalah dikandang sendiri.

Walau tak sama, saya ingin menyematkan sebutan el Barca Indonesia bagi Persipura. Bukan karena virus lebay, tetapi melihat dominasi permainan Persipura dari kaki ke kaki setiap kali bertanding membuat bola ketika berada disisi mereka akan mengalir deras sulit ditahan mirip Barcelona. Satu lagi faktor penyebutan tersebut karena mereka selalu mengorbitkan pemain – pemain muda binaan mereka, layaknya La Masia Barcelona.

Persipura menamatkan musim ini dengan poin 55. Dibawahnya Arema menyusul dengan poin 46 dengan sisa 2 pertandingan. Hasil poin maksimal yang bisa diraih Arema adalah 52, masih tak mampu mengejar Persipura.

25 pertandingan, Persipura menjadi tim paling agresif sekaligus tim dengan pertahanan terbaik dengan memasukkan 59 gol sedangkan kemasukan hanya 20 gol.

Boaz Solossa, berpeluang memberikan gelar topskor karena masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 20 gol. Musim ini Boaz sendirian sebagai striker lokal yang mampu mencetak 20 gol dan masuk daftar striker haus gol. Musim lalu masih ada M.Isnaini ( PSPS/ 13 gol ) yang mendampingi Boaz di daftar tersebut.

Capaian gelar yang mengagumkan mengingat musim ini “jendral” Eduard Ivakdalam tidak lagi di Persipura. Gerard Pangkali dan Immanuel Wanggai mampu menggantikan peran sang Jendral.

Persipura juga menjadi tim yang konsisten bertarung dipapan atas. Tahun 2009 mereka menjadi kampiun, 2010 dikudeta Arema, dan 2011 kembali mereka rebut.

Namun musim ini, jauh dari selesai untuk Persipura. Mereka masih membawa harapan para pendukung sepakbola Indonesia untuk menjadi juara di AFC Cup. Mereka mencatat sejarah sebagai tim Indonesia pertama yang lolos ke perempatfinal AFC Cup. Bulan September 2011 mereka akan berusaha mewujudkan harapan tersebut.

Rasanya kemenangan tahun ini pun menjadi istimewa bagi Persipura, karena mereka bisa “pulang kampung” ke Stadion Mandala Jayapura setelah rampung direnovasi untuk memenuhi standar AFC.

Jadi pesta yang digelar dijalan – jalan Jayapura sampai pukul 02.00 WITA rasanya memang harus digelar mengingat Persipura yang begitu superior dikompetisi lokal dan Asia.

Selamat Persipura..Keep Shining !!!

sumber : Liga-Indonesia.co.id

vivanews.com

agussatyaww.blogspot.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Congratulation Persipura !!!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s