Indonesian Super League 2010/2011 The Summary IV

The summary IV Liga Super Indonesia 2010/2011, saya ingin berbicara tentang pemain, meski tak punya data lengkap atau statistik. Namun seperti yang sudah disinggung sebelumnya, performa striker – striker dalam negeri mengalami penurunan. Boaz memang jadi top skor dengan 22 gol, namun didaftar top skor dua digit dia hanya ditemani Bambang Pamungkas 12 gol.

Walau demikian musim ini banyak striker muda yang naik panggung. Satu bintang muda yang belum saya sebut dalam The Summary III adalah Ferdinand Sinaga.

Pemain muda ini mengalahkan pamor Alan Arronggear yang pada pra musim saya prediksi menjadi bintang muda, namun prediksi tersebut meleset justru Ferdinand Sinaga yang menjadi andalan tim besutan Suharno, Persiwa Wamena. Penampilan Ferdinand tidak disangsikan lagi dalam membantu penampilan tim secara keseluruhan. Insting “membunuh” nya sudah kelihatan tinggal dipertajam. 10 gol dicetak oleh mantan pemain PPSM Magelang, Pelita Jaya dan Persikab kelahiran 1988 ini.

Berbicara soal penampilan pemain, disektor penjaga gawang, nama – nama seperti I Made Wirawan ( Persiba ), Danang Wihatmoko ( Persijap ), Markus ( Persib ), musim ini mengalami penurunan terbalik dengan penampilan mereka musim lalu.

Yang menarik justru konsistensi para veteran, Hendro Kartiko ( Persija ) membuat dia selalu mengisi pos kiper Persija walau Jendry Pitoy didatangkan di putaran II. Veteran lainnya I Komang Putra di Persela menggusur Choirul Huda yang lebih muda.

Memang penampilan kiper akan sangat terbantu oleh pertahanan, namun disisi lain semuanya tergantung kepada kesigapan dan konsistensi permainan seorang penjaga gawang. Ferry Rotinsulu ( Sriwijaya FC ) dan Yoo Jae Hoon ( Persipura ), Kurnia Meiga ( Arema ) konsisten.

Sementara penampilan kiper – kiper lainnya masih naik turun seiring performa klub seperti Edi Kurnia ( Bontang FC ), Fance Hariyanto ( PSPS ), Usman Pribadi ( Deltras ), Wawan Darmawan ( Persisam ), I Made Wiradana ( Pelita Jaya ), dan yang lainnya masih belum memperlihatkan penampilan memuaskan. Bahkan tak jarang beberapa nama kiper utama sering diganti oleh cadangan mereka.

Disektor belakang dominasi dan memang pilihan para pelatih terhadap pemain asing sulit dihilangkan. Bahkan tak jarang satu tim mempunyai duet asing dipertahanan seperti Thierry Gathuessi- Claudiano Alves ( Sriwijaya ), Eric Bayemi – Precious Emereajeaye ( Persija ), Chris Doig – Troy Heartfield ( Pelita ), Sasa Zecevic – Tomoyuki Sakai ( Persiwa ), Victor Igbonefo – Bio Pauline ( Persipura ) membuat bek – bek lokal harus berebut tempat sisa.

Hal ini juga menyempitkan peluang bek – bek muda yang harus berjuang dua kali selain berebut dengan senior mereka seperti Rachmat Latif & Gunawan Dwicahyo ( Sriwijaya FC ), Yudi Khoerudin ( Persib Bandung ) dan banyak lainnya.

Bek – bek senior seperti Maman Abdurahman – Nova Arianto ( Persib ), Charis Yulianto ( Persela ), Supardi – M.Ridwan – Mahyadi Panggabean ( Sriwijaya FC ), Zulkifli Syukur ( Arema ), Sugiantoro – Anang Ma’ruf ( Deltras ) masih dipercaya oleh para pelatih mereka. Disektor ini jarang ada bintang muda baru.

Sementara ditengah walau banyak pemain asing yang juga mengisi sektor ini namun banyak juga pemain dalam negeri yang mampu mempertahankan tempat mereka distarting eleven.

Di gelandang bertahan nama Ahmad Bustomi ( Arema ), Hariono ( Persib ) kerap menampilkan permainan baik. Nama Anggo Yulian ( Persijap ), Akbar Rasyid ( Persisam ), Dirga Lasut ( Sriwijaya ) juga mampu mencuat menjadi pilihan utama diklub masing – masing. Sementara veteran Elie Aiboy masih menunjukkan tajinya di Semen Padang. Disektor gelandang serang banyak nama bermunculan seperti Ahmad Sembiring Usman ( Persisam ), Vendry Mofu ( Semen Padang ), Ferdinand Sinaga ( Persiwa ). Sementara pemain – pemain dalam negeri lainnya masih mampu menjaga dominasi disektor ini. Jika bicara sektor tengah maka Indonesia cukup tenang karena banyak stok di pos ini.

Ujung tombak memunculkan beberapa bintang baru seperti yang sudah dibahas dalam the Summary III. Menariknya disektor ini memunculkan supersub. Lukas Mandowen ( Persipura ), Suheri Daud ( Semen Padang ), Eki Nurhakim ( Persiba ) sering dipasang ketika tim mereka mengalami kebuntuan dalam urusan mencetak gol.

Jika berbicara soal investasi pemain maka beberapa tim mengalami kegagalan dalam hal investasi. Baihakki Khaizan – Shahril Ishak – Pablo Frances ( Persib ), Park Jung Hwan ( Sriwijaya ), Pavel Solomin ( Persisam ), Guti Riberio – Young Sung Min ( Persijap ), Tomoyuki Sakai – Shibakoya Yuichi ( Pelita ), Jason de Jong ( Persiba ) kehadiran mereka tidak membantu performa tim. Tetapi seperti yang sudah biasa terjadi, pemain asing yang gagal itu ada yang diambil oleh klub lain di putaran II seperti duet Jepang dari Pelita yang mendarat di Persiwa.

Sementara good investment dibidang pemain asing dilakukan Persipura lewat pembelian Zah Rahan – Yoo Jae Hoon, M.Safee di Pelita Jaya, Miljan Radovic – Abanda Herman – Matsunaga Shohei di Persib, Agu Casmir – Greg Nwokolo – oliver Makor – Precious – Eric Bayemi di Persija, Khairul Amri di Persiba, Gustavo Lopez di Persela benar – benar mampu mengangkat peforma tim.

The summary IV LSI 2010/2011, dominasi pemain asing masih terasa. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan dan condongnya para pelatih terhadap para pemain asing. Meski penampilan pemain – pemain dalam negeri mampu memberikan keyakinan, tetapi hal ini belum mampu mengubah mindset untuk memberikan ruang lebih banyak kepada pemain dalam negeri apalagi para pemain muda.

Bicara soal gol terindah. Maka gol terindah adalah yang dicetak Habel Satya ( Persiwa Wamena ) ke gawang Persib pada 24 Maret 2011. Gol itu dicetak dari lapangan tengah.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s