Sayangi Ginjal ( Perjuangan seorang ayah )

Hari ini penuh dengan ketegangan dan ketidakpastian kawan. Hari ini pasti libur nasional namun seperti biasanya hari Rabu saya harus mengantar ayah untuk cuci darah. Ya semenjak ayah divonis fungsi ginjalnya hanya 3 % ( Pemeriksaan Nuklir ) dan serangkaian diet yang hanya menunda waktu akhirnya dipicu oleh minuman herbal kaleng, ayah mau tak mau harus menjalani perawatan hemodialisa alias cuci darah sejak pertengahan tahun 2010.

Pemilu presiden 2009 menjadi hari yang tak terlupakan. Karena pada saat setelah menunaikan hak warga negara untuk mencoblos, ayah mengeluh bahwa pinggang dan kakinya sering kram. Hasil pemeriksaan dokter melalui USG di Sukabumi, kota tempat kami tinggal, dinyatakan bahwa ada semacam daging jadi, ah saya lupa istilahnya, yang harus dioperasi dan dibuang. Namun sang dokter menyarankan untuk pergi ke Bandung karena disana ada Profesor ahli ginjal, sedangkan dikota kami tak ada spesialis ginjal.

Hasil pemeriksaan di Bandung menyimpulkan bahwa ginjal ayah memang sudah tidak berfungsi optimal bahkan jauh dari standar. Hanya 3 %. Tapi sebelum melakukan cuci darah ayah disarankan untuk menjalani serangkaian diet ketat. Diet yang dimaksudkan untuk menurunkan kadar Kreatinin dan Ureum dalam tubuh. Diet ini tidak hanya menyiksa namun juga menyurutkan berat tubuh ayah yang semula hampir 80 Kg menjadi 70 Kg. Selain itu ayah dilarang main tenis lagi karena olahraga menimbulkan keringat sedangkan pasien gagal ginjal tidak boleh berkeringat. Yang paling menyiksa adalah minum pun tidak boleh banyak,
puasa pun tidak boleh.

Ureum adalah hasil akhir metabolisme protein. Berasal dari asam amino yang telah dipindah amonianya di dalam hati dan mencapai ginjal, dan diekskresikan rata-rata 30 gram sehari. Kadar ureum darah yang normal adalah 20 mg – 40 mg setiap 100 ccm darah, tetapi hal ini tergantung dari jumlah normal protein yang di makan dan fungsi hati dalam pembentukan ureum.

Kreatinin merupakan produk sisa dari perombakan kreatin fosfat yang terjadi di otot. Kreatinin adalah zat racun dalam darah, terdapat pada seseorang yang ginjalnya sudah tidak berfungsi dengan normal. Kadar kreatinin pada pria max 1,6.

Ginjal adalah organ tubuh yang memiliki banyak pembuluh darah dan berbentuk seperti kacang. Di dalam tubuh kita terdapat sepasang ginjal yang memiliki fungsi yang sangat penting antara lain:

1. Sebagai sistem filter dan membuang sampah dari tubuh
2. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
3. Memproduksi hormon yang mengatur tekanan darah
4. Memproduksi hormon yang Erythropoietin yang membantu pembuatan sel darah merah
5. Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kesehatan tulang

Betapa hebat ciptaan Allah SWT. Ginjal ini hanya seukuran kacang namun memiliki fungsi vital. Alat pencuci darah ciptaan manusia pun tidak bisa menandinginya. Dari ukuran saja ginjal sebesar kacang sedangkan mesin cuci darah seukuran lemari excel.

Sedangkan pada kondisi ayah, ginjalnya sudah tidak berfungsi optimal. Sehingga semua cairan dan zat yang tidak diperlukan tubuh yang berasal dari makanan yang harusnya dibuang melalui kencing dan BAB justru berputar dalam tubuh. Ayah pun sering turun Hemoglobin nya sehingga saat ini kami akrab dengan transfusi darah. Hal yang paling kentara terlihat jika sudah waktunya cuci darah adalah tubuh ayah menggembung bagai balon karena banyaknya cairan dalam tubuh. Ketika sudah cuci darah maka tubuhnya akan kembali sediakala.

Pertama kali ayah menjalani cuci darah adalah di RS.Hasan Sadikin Bandung, dokter spesialis yang memvonis bahwa tidak bisa tidak cuci darah harus dilakukan karena kadar Ureum sudah mencapai 200 dan Kreatinin mencapai 19, walau begitu ayah masih diberi kekuatan. Pemicunya adalah minuman herbal yang dijual bebas. Dokter berkata bahwa biasanya pada kadar Ureum dan Kreatinin yang demikian tinggi melebihi batas normal seseorang bisa koma, tapi ayah masih sadar. Hanya lemas, gampang tertidur karena kesadaran mulai tertutup dan lidahnya sudah tak enak untuk merasa.

Menjalani perawatan selama 6 hari dengan 2 kali cuci darah, Alhamdulillah bisa membuat ayah normal kembali, setidaknya segar. Namun ternyata bagi pasien gagal ginjal, cuci darah bukanlah obat tapi bisa dibilang cara pasien untuk membuang semua cairan yang tidak bisa dikeluarkan secara biasa dari dalam tubuh karena kerusakan ginjal. Istilahnya cara untuk kencing, karena yang gagal ginjal sudah tidak kencing lagi.

Awalnya kami masih mempertahankan cuci darah setiap 2 minggu sekali di Hasan Sadikin, walau bukan kondisi ideal. Sejak lebaran 2010 dan setelah kami meminta rekomendasi dokter, kami meneruskan cuci darah di Sukabumi. Lebih irit biaya dan tenaga.

Kenapa lebih irit biaya? Karena sekali cuci darah uang 700 – 800 ribu harus kami keluarkan. Di Sukabumi pun kini biaya cuci darah sudah mencapai 600 ribu rupiah. Perawatan cuci darah memang mahal, tak ada yang murah. Belum lagi obat – obatan untuk pasien. Pengalaman sesama keluarga pasien gagal ginjal, jika satu hari uang 500 ribu tidak dipegang, rasanya dag dig dug khawatir dalam hati.

Bahkan banyak pasien yang terpaksa mengatur jadwal sendiri. Misalnya harusnya 2 kali dalam 1 minggu menjadi 1 kali saja karena berat diongkos, walau mereka harus menanggung rasa sakit yang sangat. Bukan bohong jika seseorang yang dulunya kaya bisa langsung jatuh miskin karena biaya perawatan hemodialisa ini.

Ayah kini harus menjalani perawatan cuci darah 2 kali dalam 1 minggu. Hari Rabu dan Sabtu menjadi jadwal tetap. Sebuah masa yang berat. Pasien selain harus menanggung rasa sakit, juga harus diet dan mengatur minum. Belum lagi gatal – gatal sekujur tubuh( karena racun dalam tubuh), kram, pegal, mual, lemas, sakit dipersendian tubuh, sesak napas harus selalu dirasakan ayah. Bahkan tidur pun tak bisa. Bisa dibilang jam biologis yang mengharuskan manusia beristirahat pada malam hari, pada pasien gagal ginjal terganggu. Rasa ngantuk memang ada, tetapi ayah akan selalu terjaga sampai jam 3 subuh. Semua pasien gagal ginjal akan menderita insomnia.

Penderitaan ayah ditambah harus selalu menjaga tingkat Hemoglobin darah. Kesulitannya adalah hemoglobin yang dibatas normal didapat dari asupan yang bergizi, sedangkan banyak sekali yang dipantang dalam diet ayah termasuk buah – buahan.

Untuk mempertahankan hemoglobin di angka 9 maka dipakai obat suntikan, jika tidak kami harus mencari darah. Sedangkan di PMI tidak selalu tersedia. Golongan darah ayah adalah AB. Di keluarga hanya kakak yang sama dan tidak bisa mendonorkan karena mempunyai bayi.

Fungsi ginjal salah satunya mengatur kadar cairan dalam tubuh. Ini pula yang menjadi masalah lainnya. Cairan yang tidak terkendali dan tidak bisa dikeluarkan dari tubuh lewat kencing berputar – putar dalam tubuh. Akhir tahun 2010, ayah menjalani operasi penyedotan cairan yang rembes ke bilik jantung menyebabkan jantung tergenang air dan pompaannya tak maksimal yang berujung pada sesak napas. Dada ayah disayat sepanjang 7 – 10 cm untuk membuka jalan menyedot cairan.

Selama menjalani perawatan gagal ginjal ini, kami selalu harus waspada karena kondisi ayah sering naik turun. Ada kala dia sehat, mampu bekerja. Namun tak jarang terpuruk lemas.

Seringkali ayah yang telah lelah menahan segala sakit ini putus asa. Seringkali beliau tampak marah karena sudah malas untuk cuci darah, tapi terus kami paksa karena itu jalan satu – satunya untuk membantu ayah.

Bukanlah rahasia diantara sesama pasien cuci darah. Jika seorang pasien tidak hadir pada saat jadwalnya cuci darah maka hanya ada 2 kemungkinan : dirawat atau sudah meninggal dunia.

Pengobatan – pengobatan alternatif yang berbasis herbal kami tolak. Pemicu ayahku cuci darah adalah minuman herbal. Berdasarkan pengalaman pula yang banyak kami dengar dari keluarga pasien lainnya, pengobatan herbal justru memperparah kondisi pasien. Ada yang asalnya bisa jalan, setelah pengobatan herbal tak berdaya.

Oh ya, pemicu gagal ginjal itu banyak kawan. Ada yang dari diabetes, darah tinggi dan lainnya. Ayahku didiagnosa dari darah tinggi karena memang mempunyai penyakit itu sejak lama. Namun beliau juga mengakui kebiasaannya selama bekerja ( ayah sekarang pensiun ) meminum jamu godok dikantor adalah salah satu penyebab apa yang terjadi hari ini. Pun karena beliau orang lapangan, minuman ringan, minuman energi sering diminumnya.

Kawan betapa berbahayanya efek minuman ringan dan minuman energi yang sering diiklankan dimana – mana. Walau para produsen memasang label “aman untuk ginjal” namun itu tetaplah berbahaya. Aku terkejut ketika melihat dua orang anak usia sekolah, yang satu SMA dan yang satu SMP, menjadi pasien cuci darah.

Dari informasi perawat ternyata keduanya adalah peminum setia minuman energi. Umur masih muda, belasan namun mereka harus sudah menjalani cuci darah.

Ketika saya menulis ini, jeritan ayah dari kamar terdengar begitu jelas. Jeritan menahan rasa sakit. Kini masalahnya baru lagi. Tensi ayah tiba – tiba drop. Opname selama 15 hari tidak membawa hasil apa – apa. Bahkan tadi sore, tensi ayah sudah tidak terdeteksi. Badannya lemas, tenaganya habis, bahkan kami papah pun ketika berjalan, seringkali ayah akan terjatuh.

Kami lelah, ayah lebih lelah. Kami harus selalu bisa membangkitkan semangat ayah yang sering turun ke titik nadir. Tadi siang dia berkata ” saya ingin sembuh ” memang hanya itulah yang sering kami pinta dalam do’a kami, tak ada yang lain selain kesembuhan ayah yang sangat kami cintai.

Kini ayah sangat kurus, berat badannya hanya 53 – 55 Kg. Tak tersisa kegagahannya dimasa sehat, bahkan tak jarang teman – teman sesama pensiunan tak mengenali ayah karena penampilannya sangat berbeda akibat berat badan yang turun drastis.

Esok menjadi tanda tanya bagi kami. Walau selalu begitu setiap hari. Namun esok kami harus bisa mengambil keputusan apakah ayah dirawat atau tidak. Kami pun harus siap – siap segala macam yang diperlukan untuk perawatan yang tidak kecil biayanya.

Hanya keinginan untuk melihat ayah sembuh yang terus mendorong kami. Walau saya pernah mendengar seorang dokter berkata “perawatan cuci darah itu seumur hidup”. Tapi kami harap keajaiban tetap datang.

…..Sembuhkanlah beliau Ya Allah…..

photo : http://www.myorkutglitter.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

108 thoughts on “Sayangi Ginjal ( Perjuangan seorang ayah )”

  1. yang tabah, kuat, mendoakan dan selalu memberikan semangat kawan. Mudah2an keajaiban datang bagi ayah kawan. Amin

  2. ass. permisi ms/mb/sdr-i,sy ingin sekali mengetahui bgmn cara anda menghadapi sikond bpk dimasa masa tersulit krn posisi itu sdg sy alami. sy mhn tips agar bs terus berpikir positif selain berpasrah kpdNya. jujur,sy menitikkan airmata ketika membaca ini. krn sy sdg bersedih atas bpk sy jg. mhn maaf jika kurang berkenan. terimakasih. wassallam

  3. waalaikumsalam Mbak Nuning. Kalau ditanya bagaimana menghadapi semua itu, hanya satu jawaban yang bisa saya beri, tetap berdoa, dan semangat. Jangan pernah memperlihatkan kelelahan kita dihadapanya..ayah kita lebih kelelahan, lebih menderita.

    Saya sering berharap ketika itu keajaiban akan datang walau ini hal yang mustahil. Namun dari situ timbul semangat ingin melihat ayah sembuh. Jangan lupa untuk selalu membesarkan hati bapak, memberikan semangat apalagi ketika semangat ayah sedang drop.

    Sesungguhnya kalo ditanya cara, saya pun bingung hanya hal – hal diatas itu yang sering saya lakukan. Saya rasa tiada yang akan memberikan kita kekuatan selain cinta kasih terhadap ayah dan kerinduan untuk melihatnya sembuh. Insyaallah dimulai dari situ anda akan selalu siap menghadapi hari esok.
    semoga ayah Mbak Nuning diberikan kesembuhan…amin

  4. Mas…semoga ayah anda cepat sembuh. Dulu (13 th yg lalu) kakak laki-laki saya jg mengalami hal yg sama di usianya 31 th, kamipun merasakan apa yg Mas rasakan sekarang. Sedih dan terluka sekali melihat penderitaannya. bila teringat hal ini, kami masih sedih sekali.
    Saat ini ada kerabat yg menderita batu ginjal, tapi kami tidak tahu harus berkonsultasi ke dokter mana (di Bandung). saya membaca di tulisan Mas, ada profesor ahli ginjal di Bandung. Kalo boleh tahu, siapa nama profesornya? dan dimana tempat prakteknya di Bandung? Trimakasih atas informasinya Mas.

  5. di jalan gurame mbak Intan…ada apotik disitu…ayah dan anak dua2nya ahli ginjal…namanya Prof.Sulaeman, DR. Rudi, ada yang lain di bandung Prof.Rulli…katanya di rumah sakit Habibie. Khusus ginjal. ada Juga Prof. Enday tapi saya kurang tahu alamatnya di bandung, hanya katanya di rumah sakit Santosa.

    Mudah2an keluarga Mbak Intan lekas sembuh,…amin…

    1. Dr. Rahmat Sulaeman. Maaf koreksi. Smg ayah² kalian diberikan kesembuhan dan anak² nya (keluarga) diberi kesabaran

  6. mas, kejadiannya sama dengan ayah saya, dimana dimulai tensi tinggi dan badan panas hampir dua minggu, sdh ke dokter umum cuma dikasih obat penurun tensi, pas hampir dua minggu saya dikabari kakak kondisi bpk susah jalan, saya tengok bpk dan saya panggilkan dokter kenalan, dan diagnosanya ada kelainan di saluran kemih, dan saat itu bapak langsung ambil sesuatu yg disimpannya, dan ternyata adalah batu ginjal dan ctatan tgl keluarnya, kami kaget semua. Ternyata bapak memendam sendiri sakitnya. Saran dokter untuk di usg dan cek kadar ureum di RS margono purwokrto.
    Besoknya tgl 29 okt 2011 priksa usg ke RSMS dan hasilnya tampak baik tetapi kreatinin tinggi,shg bpk harus diopname, hari kedua kesadarannya mulai hilang krena panas tinggi,ternyata bapak juga sdg kena tipes. Saat itu bapak sudah berpesan kepada kakak untuk menjaga ibu dan rukun semua. Dan kami coba ingatkan bapak untuk kuat dan ikhlas atas cobaan ini. Hari ke 5 harus cuci darah krena kadar kreatinin tdk kunjung turun,elanjutnya setiap senin dan kamis harus cuci darah. 9 hari dirawat bapak kami dibolehkaan pulang walau kondisi masih lemas dan haru cuci darah 2 kali seminggu. Mudah2an kita yang masih sehat selalu diberikan kesehatan, dan yang sedang sakit diberikan kesembuhan oleh Allah swt. Amin.

    1. kalao almarhum bapa saya ga ada batu ginjalnya…tetapi memang ginjalnya sudah rusak mas…semoga bapak mas diberikan kesembuhan..amin ya rabbal alamin

  7. kemarin saya mendapati kenyataan kreatin ayah saya tinggi dan dokter menyuruh cuci darah, dan kami sekeluarga masih ragu. masih mengulur waktu dan berharap selalu ada jalan lain. tapi saya sepakat utk tidak akan memberikan minuman herbal apapun krn takut gak kuat dicerna tubuh.

    adakah saran untuk saya?

    1. kalau dari pengalaman..ketika dokter sudah menyuruh untuk melakukan cuci darah maka itulah jalan terakhir untuk melakukan pengobatan. Kami ingat Juni 2009, ayah kami divonis harus cuci darah ketika kreatin sudah mencapai, kalo ga salah, 19. Dokter bahkan melarang untuk pulang dan harus segera masuk ke RS.Hasan Sadikin. Pun kita berharap pada saat itu ada alternatif selain cuci darah. Namun tidak ada yang lain ternyata. Jika ayahnya Mbak sudah disuruh untuk cuci darah, maka menurut saya segera lakukan…Jika tidak, kreatin dan ureum yang terus2 tinggi, bisa menyebabkan koma.

      apa ayah mbak masih buang air kecil?

      1. Ya Allah semoga Ayah mbak diberi kesembuhan… Sama dengan ayah saya mbak ayah saya jg kreatin nya tinggi dan sudah ada yang nyarankan cuci darah… Ya AllAH Sembuhkanlah ayah kami.. Berilah kesehatan Slalu…aamiin…… Allahummagfirli wali-walidayya warhamhuma kama robbayanisohiro..aamiin

    1. trimakasih mba’ yoe.. Namun ALLAH sudah menentukan kehendak-Nya…juli 2011 perjuangan ayah tuntas..ALLAH SWT memanggilnya pulang untuk selamanya

    1. saya kurang tahu,soalnya itu soal medis mba’..hanya pada kasus ayah saya dan juga kebanyakan pasien di fasilitas cuci darah yang kebetulan bareng2,,,hampir semuanya ga kencing lagi..kalopun kencing selama 1 hari ga lebih dari 1 sendok ( kalo ditakar )..mungkin juga anaknya mba’ kondisi ginjalnya tidak sperti Alm.ayah saya yang sudah dibawah 50 %

  8. gak kok mas, anak saya juga kondisi ginjalnya dibawah 50%, saya juga bingung dengan kondisi anak saya, padahal ureum, kreatinin tinggi’ sampai saat ini saya penasaran slalu masih mencari pengobatan alternatif, karena kencingnya masih banyak, menurut perawat gak apa2 minum (tidak dibatasi), saya suka sedih pas kalo mau cuci darah yang disuntik suntik melulu, duh….rasanya ngenez banget kasihan melihatnya, semangat kuliah anak saya sangat tinggi sementara kondisinya yang kurang mendukung, tapi saya tetap alhamdulillah anak saya bisa menjalaninya, “sambil ikhtiar saya slalu menunggu kejutan keajaiban kesembuhan dari ALLAH untuk anakku, agar anakku tidak cuci darah lagi Amiin…..ya ALLAH YRA

    1. oh gitu mba…apa mungkin karena usia ya? tapi ini hanya dugaan saja…ayah saya ketika kena gagal ginjal sudah masuk usia 59 tahun…awalnya dari apa mba sampai anak mba harus cuci darah? kita sebagai keluarga dari pasien cuci darah selalu berharap dan penuh doa datangnya kesembuhan..semoga anaknya mba enny bisa lekas sembuh..amin ya rabbal alamin

  9. Mas…
    Tante saya mengalami hal yang sama seperti alm.ayahmu
    Bahkan selain riwayat hipertensi dia memiliki riwayat penyakit jantung

  10. tidak tau mo ngomong apa,,yg jelas sakit sangat mahal harganya…dan di dunia tidak ada yg benar2 gratis (ini mungkin hanya impian kita)

  11. saya posting link ini di FB saya,bentuk keprihatinan saya pada penderita ginjal. melihat dari penderitaan guru karate saya….

  12. semoga Allah memberikan kesembuhan untuk ayah ya.. dan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan hati dalam merawat beliau..

  13. Subhanalloh…mdhan2an alloh memberikan pahala yg bnyk utkmu kawan,krn sdh sangat berbakti kpd orang tua,dan mdh2an sakit ayahmu bs mnjadi penggugur dosa2nya.sy mau tanya ayahmu pernah coba dibekam?sy dengar sangat efektif utk membantu gagal ginjal.

  14. Selamat malam mas Ricki, mau tanya dibekam itu apa ya ? Saya sangat prihatin dengan penderita sakit ginjal maupun keluarganya. Suami sayapun menderita sakit ginjal yang menurut dokter fungsinya tinggal 20%. Dia pernah terkena stroke ringan 5 tahun yang lalu. Apakah penderita gagal ginjal suka mengalami kram otot ? Mohon sharing infonya. Terima kasih. GBU.

    1. dibekam itu bukannya teknik mengeluarkan darah kotor,, dengan cara ditusuk pakai jarum?

      Iya mba Kristina memang sering mengalami kram otot. Almarhum ayah saya keluhan awalnya bermula dari kram dan pegal. Kalo saya ingat yang sering kram ketika ayah saya sudah divonis gagal ginjal paling banyak terasa pada area kaki

      20 % masih lebih baik daripada almarhum ayah saya dulu yang hanya 4 %…apa disuruh diet mba oleh dokter?

  15. seolah senasib sepenanggungan hal itu juga saya alami karena ibu saya juga mengalami gagal ginjal, namun permasalahannya ibu saya males untuk cuci darah katanya sangat tersiksa, mohon bisa sharing untuk menghadapi permasalahan ini, trims

    1. ya memang almarhum ayah saya sempat malas2an juga mas…tapi solusinya kita dorong, beri semangat terus..toh tanpa cuci darah justru akan lebih menderita…tanpa cuci darah pasien akan lebih kesakitan dan tersiksa

      tak jarang kita harus sedikit agak “keras” dalam menyemangati..dan sedikit “memaksa” tapi itulah yang harus dilakukan supaya amarhum ayah kami bsa terbebas dari rasa sakit

  16. Sayah adalah seorang ayah dari 4 orang anak, sayah mengalami gagal ginjal yang sekarang sedang terus berikhtiar untuk mencoba mencari kesembuhan, dan sayah sudah berpasrah diri seandainya ikhtiar saya gagal, sayah sudah siap menghadap sang Khaliq………….

  17. kisah ini jg dialami oleh orangtua teman saya.. Ibu teman saya mengalami gagal ginjal.. dokter mengatakan kalo kreatinnya udah mencapai 10.. yg saya tdk habis pikir info tsb tidak sampai ke teman saya tersebut dan ibunya.. yg tau hanya tante teman saya itu. kemarin lusa sudah keluar dari rumah sakit.. tetapi kemarin kembali masuk rumah sakit lagi untuk cuci darah karena merasakan sakit yg luar biasa sekali.. untuk hal ini saya sgt prihatin skali untuk orang2 yg harus cuci darah entah tiap hari atau beberapa kali… mungkin aku tdk merasakan spt teman saya. intinya bagi penderita dan keluarga penderita tetaplah semangat, dan tetap berdoa.. Tidak ada yg mustahil bagi Tuhan…

  18. Assalamu’alaikum wr wb
    Saya sudah melihat hasil lab ayah saya yang juga terserang gagal ginjal secara mendadak, ketika dokter memberikan obat jantung dan antibiotik, dari situ ayah saya tidak sadarkan diri dan akhirnya divonis menderita gagal ginjal, saya tidak habis fikir apakah ini akibat obat yang diberikan dokter terakhir kali.
    sekarang saya menunggu penjelasan dokter, waktu pertama kali kreatinx 10, sekarang sudah 1,7 dan ureumnya tinggi sekitar 90, namun kami bersikeras untuk tidak melalukan cuci darah ke ayah saya karena kemajuan pada ayah saya. jujur mendengar beberapa kasus cuci darah tidak akan bisa dihentikan, dan pasien yang melakukan cuci darah akan sangat tersiksa, sebagai anak saya takut untuk melihat itu semua, namun disatu sisi pengobatan cuci darah ini yang mampu membuat ayah saya menjadi segar kembali. kami sebagai anak sudah menyerahkan kepada Allah SWT, dan sudah melakukan Ikhtiar.
    saya minta doax untuk kesehatan ayah saya dan kita semua.
    amin
    semoga Allah selalu melindungi kita, dan yakin bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik

    1. aamin…dari pengalaman saya..ketika vonis cuci darah sudah diberikan, tak ada jalan lain. Kami waktu itu menampik segala pengobatan alternatif ( herbal ) karena ketidak yakinan tingkat keberhasilannya. Jalani apa yang mba’ diah sekeluarga yakini ( dalam hal pengobatan ). Yakinlah selalu ada kesembuhan

  19. tambah satu lagi anggota yang kena gagal ginjal.
    babeku…..
    sering mengeluh sakit perut dan terlihat masih membengkak.
    dan itu membuat saya berfikir. pasiti kadar UC nya naik (ureum dan creatinin)
    apa besok saya bawa ke dokter untuk check up.
    atau saya bawa pas jadwal check up dua hari lagi?
    maish binggung. karena kalau di HD lagi aku kasian.
    Klaten, 24 November 2012.
    tanggal vonis, klaten 07 november 2012

  20. Ada yang pernah coba minum propolis, jelly gamat gold-G, extra manggis (XamThone plus)??
    bagai mana reaksinya ya bagi penderita gagal ginjal?
    saya baca artikelnya ada yang sembuh berkat jelly gamat gold-G (extra tripang) dan dua produk lainya itu.
    bagaimana kawan?

      1. Coba buka blog/situs naturo therapy, konsultasi online dengan dokter khusus masalah gagal ginjal. Metodenya modern tapi dengan obat alami.

  21. Salut mas, saya juga mengalami gagal ginjal sejak nov 2009 saat usia 31 th hingga sekarang hrs hd 2 kali seminggu di yogyakarta. Tapi disamping hd saya juga menggunakan herbal dari madu asli (royal jelly dan propolis tablet) byk kemajuan tp air kencing blm tambah. Dan saya hunting di internet akhirnya saya dlm seminggu ini menggunakan obat dari Naturo therapy via online yang bertempat di semarang. Jika anda ingin mendapatkan informasinya silahkan buka webnya. Saya berharap bisa sembuh dari sakit ini karena cobaan ini harus dilalui dengan sabar dan berusaha, saya yakin Allah tidak pernah meninggalkan saya.

  22. Memang kita lagi diuji oleh Allah, Kesabaran, dan memotivasi itulah yang bisa kita lakukan. saat ini ibundaku juga mengalami HD yang bulan kemarin 5 hari sekali, bulan Februari ini 1 minggu sekali, Alhamdulillah kita jalani saja, Insyaallah Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita Amin.

  23. baru saja saya bernapas lega,mlihat hasil lab,yg 4 thn slalu minum obat dokter,br sbulan nyoba herbal hasilnya,sama sperti minum obat dokter,sbaiknya di teruskan herbal aja pa kembali ke medis ya…..

  24. ayah saya jg sdg sakit ginjal, d vonis hrs cuci darah sejak setahun yg lalu tp ayah bersikeras untuk pengobatan alternatif di rs holisic purwakarta. tp berat bdn ayah saya semakin turun. smula 80 menjadi 58 kilo krn diet makanan yg sangat ketat termasuk buah2 an. mohon doa untuk kesembuhan beliau

  25. Ayah saya juga penderita gagaL ginjaL stadium akhir…
    HD sminggu 2kali
    Minum obat2an tiap hari
    Dan suntik hormon agar hemoglobinnya ttp stabil
    Untungnya d bali utk cuci darah n obat2an tiap bulannya tdk d pungut biaya sma skali
    Hanya suntikan hormon n suntikan zat besi yg haruz d bayar….

  26. saya juga pasien gagal ginjal, kita terima saja yang terjadi Allah pasti memberikan hikmah dibalik cobaan ini, tetap semangat,tetap berdoa ,hanya itu hal yang bisa dilakukan seorang pasien gagal ginjal…..

  27. Bapak saya juga terkena komplikasi..Pertama -tama karena diabetes yang tinggi hampir 400 an akhirnya merusalk ginjal dan jantungnya . langsung Bapak Dirawat di ruang ICU selama 1 minggu dan di haruskan cuci darah seminggu 2 kali karena sudah gagal ginjal …dari Situ bapak mengalami perubahan tubuh menjadi lemas , mual , minta kumur 2 terus, memang sangat menyiksa dan tidak boleh minum air putih ( hanya sedikit sekali ) padahal bapak hobi minum air putih, yang hanya bisa dilakukan hanya Doa dari orang -orang terkasih dan tersayang, Bapak di hajar ma obat-obatan kimia dan obat pengencer darah apalagi suntikan -suntikan yang begitu banyaknya ..setelah 1 mingu berselang , akhirnya Bapak pindah kamar dari ICU ke Kamar biasa..perkiraan Bapak udah agak mendingan tetapi setelah 3 hari berselang Bapak akhirnya Menghembuskan nafas nya …pada saat itu hanya aku dan ibu yang mendampinginya di saat terakhir sakaratul maut.. Ya Allah Apa ini ..dan saya begitu takut yang bisa kami lakukan hanya doa dan menangis ..Buat teman -teman yang punya Orang tua Gagal ginjal ataupun komplikasi tetap semangat dan Berdoa berharap adanya keajaiban..Yang terpenting Usaha dan Doa setelah itu pasrahkan Ama Allah.,.

  28. Smua cerita a sampe z sama persis dg cerita bpk sy & sepertiny memang slalu bgtu alur cerita pndrita GGK.. Sampai detik ini, 8tahun bpk msh setia mjd pasien HD dg kndisi naik turun.. Skr kndisi beliau sdang drop dg kreatin 32, ureum 350 dn asam urat 12, hb 7.. Pdhal kndisi trburuk dulu kreatin cuma 26.. Mhn doa smga beliau dberi ksembuhan..

  29. teman2 semua ayah saya juga penderita gagal ginjal dg kreatin 14 namun dokter menyarankan cuci darah……kami pun saat ini hany bs berdoa ….apakah obat herbal naruto benar2 bisa menyembuh kan?

      1. saya 54 thn, menjalani cuci darah seminggu dua kali sejak okt 2012, sdh mencoba berbafai obat herbal dan atau rebusan macam2 daun daunan, namun tidak ada hasilnya sm sekali, benar, nrs cek n ricek , jgn sampe menambah beban ginjal

  30. salam kenal semua…..saya boy penderita sakit ginjal awal creatin 18/ureum 350 dan sudah 6 kali cuci darah/ HD tetapi belum tahu fungsi ginjal berapa persen. terakhir hd bisa creatin 4/ureum90…..tetapi dalam 5 hari cek darah menjadi creatin 9/ureum 147.

    kalo boleh tahu mengecek kemampuan Ginjal dengan kedokteran Nuklir di BAndung (rs. hasan sadikin) pengalamannya
    apakah aman/waktu/saki/berapa biayat dll……..

    terima kasih atas blog yang sangat membantu ini.

    1. ayah saya 2 kali diperiksa nuklir…setau saya sih aman2 saja…mengenai rasa sakit..saya lupa ga bertanya kepada almarhum. Cek di website RS.Hasan Sadikin jadi prosesnya adalah kita disuntik dengan cairan yang dideteksi dengan sinar gamma dari luar tubuh….biayanya lupa2 ingat , sekitar diatas 500 ribu, tapi dicek lagi saja.

      semoga boyke diberikan kesembuhan

  31. Mas, maaf numpang tanya,
    Saat ini mertua sy sedang dirawat dgn kasus yg sama.
    Skrng HB nya turun dan dokter baru akan melakukan transfusi pada waktu jadwal cuci darah berikutnya (setiap 3 hari).
    Apakah memang pd pasien gagal ginjal tidak bisa ditransfusi secara langsung ya?
    Makasih mas…

    1. kalo pengalaman sih memang seperti itu mba lydia…pernah ayah saya menerima transfusi langsung terpisah dengan cuci darah…hanya mungkin (mnurut pendapat saya ) lebih praktis dan mudah jika digabungkan dengan cuci darah…diluar faktor – faktor yang bisa mmpengaruhi proses transfusi

  32. Makasih mas..
    Kasihan mama mertua sy bingung sedangkan kami tinggal di luar kota.
    Papa mertua dirawat di jakarta.
    Memang mertua saya suka minum soft drink, jamu2 dan juga ada riwayat diabetes.
    Skr masih belajar untuk tahan minum krn rembes ke paru2nya, sdh nggak terhitung berapa liter yg disedot.
    Saya br ngerti kalau kram itu tanda2 gagal ginjal padahal mertua sdh 4thn terakhir suka ngeluh kram dan hampir 3 hari sekali minta bibik urut untuk massage kakinya..

    1. iya terutama kram dibagian kaki…ya memang suka ada yang rembes ke paru2 juga..waktu ayah saya dsedot cairan yang rembes ke jantung…ke paru2 juga ada….mudah2n diberi kekuatan dan kesabaran untuk keluarga Mba Lydia

  33. Ya Allah mudah2an ayah anda diberi kesembuhan. Saya pun berharap suami saya juga akan mendapat keajaiban dan mendapat kesembuhan dari Allah SWT, suami saya juga adalah pasien cuci darah secara rutin 2 kali seminggu, apa yang anda tulis persis dengan apa yang saya rasakan, bedanya adalah ayah anda yang mengalami sedangkan saya adalah suami tercinta….
    Semoga ada keajaiban dan beliau2 mendapat kesembuhan, Amin.., Amin…, Amin.., Ya Robbal Alamin

  34. Anda tdk sendiri kawan..keluarga kamipun mengalami hal yg sama. Mdh2an ada kemurahan Allah untk menyembuhkan orang tua kita amiin..ya Allah..berikanlah kesembuhan untuk ibuku.

  35. saya mengerti apa yang anda dan keluarga rasakan, karena ayah sayapun juga harus melakukan cuci darah 2 kali dalam seminggu, dan terdapat cairan di paru parunya, bahkan dokter spesialis yang merawatnya pun sudah mewanti wanti kami agar bersiap siap menerima hal yang tidak diinginkan, karena melihat penyakit ayah saya yang sudah teramat berat, semoga allah menunjukan sedikit kebesarannya dan memberikan kesehatan seperti sedia kala amiin

    1. Teman2 tolong sarannya, creatinin ayah saya 4 & ureum 120 (hsl pemeriksaan hari ini); ada diabet dan darah tinggi (2 minggu terakhir tensi nya tidak stabil). Mungkin dikarenakan sering minum obat tsb, UC jadi tinggi. Apakah harus HD? Di angka UC brp, biasanya harus HD?
      Apakah BPJS menjamin HD?
      Terimakasih sebelumnya

      1. mengenai soal itu rasanya mas bisa lngsung berkonsultasi kepada dokter agar lebih tepat jawabannya. sedangkan mengenai BPJS, dari beberapa berita seperti di Surabaya, Ya ternyata BPJS menjamin perawatan HD, tetapi masih simpang siur mas informasinya, lebih baik mas tanya langsung ke kantor BPJS terdekat

      2. saya menjalani HD sejak 2 thn lalu, menggunakan BPJS, tdk bayar sama sekali, yang memutuskan hrs HD atau tidak biasanya adalah dokter spesialis penyakit dalam/ internis konsultan Ginjal. nilai ureum dan CC akan dihitung /ada perhitungannya, sehingga akan diketahui, secara kasar, tinggal brp persen kemampuan ginjal seseorang.

      3. BPJS menjamin HD mas, adik saya juga pake BPJS hanya saja untuk obat tambahannya misalnya recormon atau meticobal dll biasanya biaya sendiri mas, tapi itupun kalo kita mau pake obat itu.

  36. Assalamualaikum, teman2 jangan pernah putus asa dari rohmatnya Alloh, Setiap Cobaan yang diberikan kepada hambaNya pasti ada hikmahnya, Vonis Cuci darah adalah suatu kenyataan hidup yang sangat berat, tapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Alloh, Saya adalaa seorang terapis Herbal, dan beberapa pasien saya adalah pasien cuci darah, Ada banyak obat herbal yang sifatnya adalah membebani ginjal sehingga pada saat dikonsumsi maka penderita ginjal akan bertambah parah, namun ada herbal khusus yang diformulasikan dari komposisi khusus untuk memperbaiki kwalitas darah menjadi lebih baik, dan berfungsi untuk mencuci semua organ dalam tubuh, dan saya sudah membuktikannya untuk pasien-pasien cuci darah yang saya tangani, dengan rutin menkonsumsi herbal khusus cuci darah maka secara perlahan tapi pasti akan menurunkan kadar kreatinin dan ureum, sampai pada angka normal, namun selama minum herbal kusus cuci darah ini pasien pasien masih menjalani cuci darah sampai hasil lab manyatakan kadar ureum dan kreatin menunjuk pada angka normal, Senang bisa berbagi info dengan teman2, Semoga Alloh memberikan kesehatan yang barokah kepada kita dan orang2 yang kita cintai ..aamiiin,

    1. Saya pertengahab bulan Juli tahun 2013 kemaren di vonis gagal ginjal kronis stadium 5. Padahal umur saya baru 17 tahun, awal sakit pas saya periksa ke klinik katanya maag saya kambuh (saya punya maag) dan usu saya ada yang luka, dikasih obat dari klinik. Selama seminggu sakit saya ga ada perubahan, malah tambah parah setiap abis makan + minum obat saya muntah2 sampe ga bisa jalan dan pake kursi roda. Akhirnya saya dibawa ke rumah sakit, tes darah, USG, segala macem udah diperiksa. Dan akhirnya dokter bilang kondisi saya sangat ngedrop, harus segera di opname dan cuci darah. Selama seminggu saya dirawat di rumah sakit dan udah 2 kali cuci darah. Setelah pulang dokter menyarankan untuk cuci darah 2 kali dalam seminggu, namun karena saya masih sekolah di SMK mama saya minta sama perawat untuk satu kali saja cuci darahnya dalam seminggu, dan Alhamdulillah diperbolehkan. Terapi yang saya jalan saat itu hanya cuci darah, minum air doa, minum jus kulit semangka, minum air rebusan daun manggis,dan akar rumput fatimah. Alhamdulillah mukzizat dari Allah memang nyata, saya dinyatakan sembuh total oleh dokter dan tidak perlu lagi cuci darah serta meminum obat yang diberikan. Saya menjalani cuci dara selama 2 bulan, dan sampai sekarang tidak ada keluhan yang saya rasakan. Saya sangat bersyukur masih di berikan kesempatan sama Allah, saat ini saya sudah berumur 18 tahun mas :) semoga mas keluarga selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi segala ujian serta alm. Ayah mas di tempatkan disisi Allah :) terus semangat mass

  37. Ikt bela sungkawa atas meninggal’nya ayah’nya. Smoga beliau d ampuni dr smua dosa2nya dan skrg sdh bhagia dsisiNYA aamiin.. Bpk sy jg kna ggal gnjal. Msih kencing sprti biasa ktnya. Bpk sy jg prnh cuci darah. Skrang sdh pkai CAPD alias cuci darah mandiiri yg bs d lakukan d rumah. Skrng jg seminggu skalii akupuntur.

  38. Syafakallah Semoga Alloh menyembuhkan penyakitnya.
    La ba’sa tahoorun inshaa-Allah, Tidak mengapa, sakitnya akan menghapus dosa-dosanya. Asal semua dijalani dengan sabar. Tulisan yang bagus buat mengingatkan pembaca dan saya pribadi akan menjaga kesehatan. Semoga Alloh membalasnya dengan pahala yang besar dan kesembuhan buat yang sedang diuji dengan penyakit.
    “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa (kematian) dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
    (Q.S. AL-Baqarah 155).
    Tidak semua orang diberi kenikmatan untuk mendapatkan pahala yang besar dari berbakti kepada kedua orang tua, bahkan banyak dari kita yang masih memiliki kedua orang tua kita sehat tapi justru lalai kepada keduanya sehingga tidak mendapatkan pahala yang besar bahkan malah mendapatkan dosa besar karena durhaka terhadap orang tua, Nauzubillah Minzalik.
    Semoga nasihat ini bermanfaat buat saya pribadi dan keluarga serta penulis dan pembaca, dan menjadi penyemangat buat orang-orang yang sedang diuji agar selalu optimis dan sabar atas semua takdir-Nya. Amin
    Barakalohu Fikum

  39. Adik laki2 saya juga mengalami gagal ginjal, usianya 28 tahun dan sejak agustus 2013 lalu dia sudah menjalani cuci darah. Tanggal 30 Agustus lalu, dia masih bisa jalan dan masih mau bicara, tetapi tanggal 31 nya dia sudah ga bisa apa2 lagi. Jadwalnya untuk HD adalah hari Senin dan Kamis. Ketika hari Senin dia akan menjalani HD, perawat menyarankan agar dia dirawat dan harus transfusi darah karena HB nya 5. Proses HD dihentikan dan diapun dirawat selama 3 hari. Sejak itu dia seperti orang yang tidak sadar, pup & pipis di celana, ga kenal siapa2 lagi, tidak ada tenaga sama sekali hanya bisa menggerakkan tangannya, dia bahkan tidak ingat apa2 sama sekali, dan yang lebih parah lagi setiap dia pup atau pipis, dia akan bermain2 dengan pup dan pipisnya sehingga seluruh tubuh & jg tempat tidurnya kotor. Tanggal 8 September lalu setelah dia selesai HD, keluarga membawanya konsultasi dengan Dokter spesialis ginjal di RS Islam Cempaka Putih. Sungguh diluar dugaan kami, selama konsultasi dengan Dokter, dia bisa menjawab semua pertanyaan dengan benar. Dan setelah selesai konsultasi dengan Dokter dia sudah ada tenaga untuk berjalan walaupun masih harus tetap dipapah. Dokter mengatakan bahwa jiwanya sedang terganggu karena penyakit yang dideritanya. Dia merasa seperti tidak berguna lagi, kecewa, marah, sedih, semua bercampur dalam pikirannya. Sejak itu berangsur-angsur dia sudah lebih baik. Keluarga sangat bersyukur sekarang dia sudah bisa mengangkat tubuhnya sendiri, sudah mau bicara bahkan hari ini sebelum berangkat HD, dia sudah bercanda.

    Teman2 semua, bapak dan ibu yang punya keluarga yang menderita penyakit ginjal, jangan pernah putus asa untuk tetap berdoa dan berharap dan jangan pernah mengeluh apalagi di depan pasien walaupun kita lelah merawatnya.

    “Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan dengan Cinta Kasih”

    1. Bpk saya jg sakit gagal ginjal kronis..seminggu yg lalu dia tdk sadar diri kita lsg bw ke ugd rs terdekat..yg memang cukup mahal tapi mau bagaimana kami semua takut terjadi apa2 dgn bpk…kata dokter bakteri diperutnya sdh mencapai 27rb…karena jumlah makanan yg msk dan yg dikeluarkan tdk seimbang..dr bakteri tersebut membuat pasien tdk sadar..bp dirawat di icu 5 hari…keadaannya sekarang sdh mendingan tapi msh lemas kakinya dan msh belum bs duduk…smoga kita slalu dikasih kesabaran..istigfar …allah tau yg terbaik buat umatnya..amin

  40. Pingback: xnxx
  41. Mas saya baru baca blog ini, kalau boleh tau bagian kedokteran nuklir di rshs apakah weekend juga buka? Atau hanya pada weekdays saja? Saya dr luar bandung mau memeriksakan bapak saya ke sana. Sedih rasanya baca blog mas soalnya lebih kurang mirip seperti yg bapak saya rasakan :'((

  42. Terimakasih. Tulisannya sangat menyentuh.

    Saya hanya ingin menambah informasi dan berbagi kabar baik bagi pasien gagal ginjal. Tetangga saya sembuh setelah minum herbal fermentasi kulit manggis: Zymo selama 4 bulan, tentunya dengan diet ketat. Kreatinin dan ureum turun jauh (lihat foto hasil lab), sekarang bisa beraktivitas seperti biasanya (memasak lumpia).
    Untuk informasi selengkapnya, silakan kunjungi :
    zymoherbalfermentation.wordpress.com

    Terimakasih.

  43. Ibu saya 65th dokter bilang fungsi ginjal sudah kena 53% tp dokter masih memberi saran untuk diet dan perawatan blm sampai ke cuci darah semoga saja tidak karena kami dan keluarga sangat takut. Mohon sarannya apa saja yang bisa kami lakukan dan apakah ada kesempatan sembuh? Apakah bs d bantu obat herbal?

    1. lakukan diet secara ketat, disiplin mengikuti anjuran dokter. berhasil tidaknya diet (menurut pengalaman) akan sangat berpengaruh pada kondisi ginjal. hal yang tersulit adalah konsisten dengan pola diet, satu kewajaran jika bosan dengan menu makanan yang itu2 saja dan tidak bebas. Ketika diet berhasil, biasanya hasil lab akan membaik, ini harus disyukuri tetapi juga waspada. kebanyakan ( termasuk alm.ayah) karena menganggap sudah membaik “agak” meninggalkan pola diet yang ternyata secara cepat membuat kondisi ginjal semakin buruk.

  44. Huwalowww mas, Turut berduka cita buat ayahnya ya. Papa saya hari ini tanggal 4 Ags 2015 baru saja test nuklir untuk fungsi ginjalnya di RSHS. Tetapi sudah HD 2 kali dalam 2 minggu ini. pas baca blog ini berasa banget ga sendiri ya… Karena sangat berat. Benar kata mas. Saya ga sanggup. Papa pun pasti lebih ga sanggup. Sampai hari ini saya ga pernah mau berdoa “kasih yang terbaik buat papa”, Karena yang saya mau “kasih Sembuh buat papa”….

  45. Mama sy komplikasi kanker stg 4,ginjal ad maslah(kreatinin 7,8 ureum 200 lbh) infeksi berat,skrg hampir koma dokter menyarankan cuci darah,jg tdk menyarankan,krn riwayat peny. Mama,,,mohon sharing teman-teman,trimakasih

    1. Silahkan bagi teman2 yg punya pengalaman untuk membantu mas hasan..situasi yg dialami mas hasan rasanya smua diserahkan kepada pasien…namun ttp dokter harus menjadi yg memutuskan perawatan terbaik..semoga kondisi ibu mas hasan membaik..aamiin

  46. Selamat malam. Saya mau sharing.bapak saya tepatnya tahun lalu dokter memutuskan untuk mengangkat ginjal yang sebelah kanan. Etelah diangkat dan melakukan tes lab kembali kreatin bapak saya 1,49 diatas abang normal sedangkan ureumnya 39 . kreatin dan ureum itu bisa turun ga ya ? Dab pola diet yang seperti apa yang harus dilakukan. Tolong bantuannyaterima kasih

    1. silahkan untuk yang berhasil sembuh..share pengalaman dengan toni. Memang sulit untuk sembuh jika kerusakan ginjal sudah terjadi, dengar – dengar hanya transplantasi ginjal saja yang bisa.

  47. Nene saya juga penderita gagal ginjal kronis…sudah menjalani cuci darah selama 7 tahun… Tadinya kondisinya aman-aman saja… Tp sekarang tekanan darahnya sering ngedrop di bawah 100…jd setiap cuci darah saya harus waspada pada kondisi beliau…takut tiba2 drop saat proses cuci darah… Semangat terus ya untuk pasien hemodialisa yg lain…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s