Pra Piala Dunia 2014 : Hasil Positif Indonesia

Hasil positif dibukukan timnas Indonesia saat melakoni partai pra Piala Dunia 2014 Leg 1 melawan Turkmenistan di Stadion Olympic Ashgabat ( 23/ 07 ).

Indonesia yang bertandang dengan kondisi tak sempurna, karena pergantian pelatih dan kondisi pemain tak prima, mampu memaksakan hasil imbang 1 – 1 meski lapangan Stadion Olympic Ashgabat tidak layak untuk dipakai.

Mengawali pertandingan, pelatih anyar Indonesia Wim Rijsbergen menurunkan skuad yang sedikit berbeda dengan racikan Alfred Riedl. Ricardo Salampessy yang musim ini jarang bermain di Persipura karena cedera menjadi pilihan utama mendampingi M.Robby. Dibawah mistar, Ferry Rotinsulu menjadi pilihan utama.

Sementara di depan, Boaz kembali menjadi pilihan. Setelah pada masa Alfred Riedl, Boaz diskorsing karena tidak memenuhi panggilan timnas. Namun saat ini kehadirannya dianggap pelatih timnas bisa menjadi “malaikat penolong” sehingga walaupun terlambat bergabung dengan skuad timnas Boaz tetap ditunggu.

Turkmenistan dan Indonesia sulit mengembangkan permainan karena buruknya kondisi lapangan. “The Green Man” Turkmenistan berhasil menjebol gawang Indonesia pada menit – 10 lewat tendangan bebas Vyacheslav Krendelev yang salah diantisipasi oleh Ferry Rontinsulu.

Indonesia yang hanya sesekali menyerang akhirnya mampu menyeimbangkan kedudukan lewat sepakan M.Ilham memanfaatkan bola liar didepan gawang Turkmenistan menit – 25.

Pertandingan berjalan seimbang pada babak kedua. Indonesia sempat mendominasi pada awal – awal babak kedua. Turkmenistan harus menerima nasib salah satu pemainnya mendapat kartu merah pada menit – 10.

Walau hanya melawan 10 orang Indonesia gagal memanfaatkan situasi ini. Bahkan di 10 menit akhir pertandingan Indonesia kesulitan melancarkan serangan.

Hasil imbang 1 – 1 ini menjadi keuntungan bagi Indonesia yang akan giliran menjadi tuan rumah pada leg 2 Kamis depan, 28 Juli 2011. Indonesia pun tetap harus waspada dengan Turkmenistan. Karena sebagian besar penghuni skuad Turkmenistan adalah para pemain yang pernah mengalahkan timnas U -23 di Stadion Jakabaring Palembang. Ditunjang dengan kondisi lapangan yang lebih layak di Indonesia.

Pelatih timnas Wim Rijsbergen perlu berkaca pada hasil tersebut. Timnas U-23 kala itu dikalahkan 1 – 3. Turkmenistan pun tampil dengan ciri khas tim Eropa timur, fisik dan kecepatan. Sedangkan saat timnas U-23 bertandang ke Turkmenistan, timnas hanya kalah 0 – 1. Bisa jadi problem tetap sama, yaitu soal kondisi lapangan.

Indonesia tetap harus fokus dan waspada. Disisi lain, hasil ini sedikit memberikan napas lega bagi Ketua Umum PSSI, Djohar Husin, yang secara kontroversial memecat Alfred Riedl.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Pra Piala Dunia 2014 : Hasil Positif Indonesia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s