PSSI Beri Sanksi “Lunak” Buat Klub

Masalah dualisme kompetisi yang tak mampu diselesaikan oleh PSSI, membuat PSSI menempuh jalan lain dengan memberikan sanksi kepada klub – klub yang tak mau mengikuti Liga Prima Indonesia ( LPI ).

Setelah melarang pemain yang tampil di Liga Super Indonesia ( LSI ) membela timnas yang berujung pada mundurnya Rahmad Darmawan, PSSI menjatuhkan sanksi kepada klub – klub yang berlaga di LSI.

Persib Bandung dijatuhi sanksi yang terberat diantara klub – klub lainnya, karena dianggap telah mengikuti kompetisi LPI dengan menjalani pertandingan pembuka melawan Semen Padang pada 15 Oktober lalu.

Berikut hukuman bagi Persib, berdasarkan Kode Disiplin Pasal 57 ayat 1 dan 2, terkait ketidakhadiran di tempat pertandingan, Juncto Pasal 32 dan Juncto Pasal 23. :

1. Diskualifikasi dari IPL
2. Degradasi ke Divisi Utama pada musim 2012/2013
3. Mengembalikan kontribusi dari PT. LPIS
4. Denda Rp 1 miliar
5. Larangan melakukan transfer pemain dan transfer matching system (TMS) 2011/2012

Sedangkan klub yang lain berdasarkan Kode Disiplin Pasal 57 ayat 1 dan 2, dan Juncto Pasal 32 dan 23 dikenai sanksi :

1. Diskualifikasi dari IPL 2011/2012
2. Degradasi ke Divisi Utama pada musim 2012/2013
3. Denda Rp 500 juta
4. Larangan melakukan transfer pemain dan transfer matching system (TMS) 2011/2012.

PSSI masih memberi kesempatan klub untuk mengajukan banding dalam waktu 3 hari dan memori banding dalam jangka waktu 7 hari.

Tetapi tampaknya sanksi ini belum dihiraukan oleh klub – klub yang berlaga di LSI. Mereka yang dikenai hukuman oleh PSSI tidak menunjukkan kepanikan sama sekali.

Seperti yang dikutip dari situs simamaung.com, Direktur PT.Persib Bandung Bermartabat justru mempertanyakan pengembalian revenue sharing yang disebut oleh PSSI sudah diterima Persib. M.Farhan menyebut PSSI belum memberikan dana apa – apa. Bantuan dari PSSI baru 12 buah bola sepak dan itu siap dikembalikan oleh Persib.

Selain itu juga, PSSI tidak berani untuk mencabut keanggotaan resmi klub – klub LSI di PSSI. Beda halnya dengan PSSI jaman NH yang langsung mencabut keanggotaan Persema, Persibo, PSM yang pindah ke LPI musim lalu.

Terkait kepindahan Persib ke LSI setelah menjalani laga pembuka LPI. Satu hal yang menjadi pertanyaan adalah apakah pertandingan itu bisa dimasukkan dalam kategori pertandingan resmi?? Karena status para pemain Persib Bandung dan Semen Padang baik lokal maupun asing, ketika laga itu, sama sekali belum disahkan oleh PSSI. Sehingga statusnya hanya ujicoba semata. Pertandingan itu sendiri “terpaksa” digelar oleh PSSI untuk menghindari sanksi AFC terkait deadline kompetisi. Plus pada saat laga pembuka tersebut, PT.LPIS sebagai pengelola liga benar – benar belum siap untuk menjalankan kompetisi.

M.Farhan melanjutkan bahwa keputusan PSSI memberikan sanksi adalah keputusan yang sewenang – wenang karena Persib belum pernah diundang oleh Komdis PSSI untuk memberikan penjelasan. Sedangkan dalam SK sanksi dikutip berbicara melawan fakta yang terjadi.

Masih ditunggu reaksi perlawanan klub – klub LSI terkait sanksi yang diterima, karena mereka pindah ke LSI pun dengan alasan rasional dan memang LPI penuh dengan kebijakan – kebijakan politis ketimbang membangun kompetisi yang baik dan benar.

sumber : http://www.simamaung.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

2 thoughts on “PSSI Beri Sanksi “Lunak” Buat Klub”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s