Derby D’Indonesia

Baru saja selesai menonton partai Liverpool vs Manchester United yang bertajuk North West Derby, pikiran saya langsung tertuju kepada partai derby klasik Indonesia yang akan dilangsungkan besok ( 29/01 ) di Stadion si Jalak Harupat Bandung antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Super League 2011/2012.

Sangat menarik untuk melihat partai ini. Rivalitas kedua tim telah berlangsung lama, apalagi semenjak kelahiran dua kelompok fans fanatik The Jak ( Persija ) dan Viking ( Persib Bandung ).

Tak jarang saking ketatnya partai ini, izin keamanan menggelar pertandingan selalu menjadi salah satu kendala ( walau belum sampai menyebabkan batalnya pertandingan ) digelarnya partai klasik ini. Perselisihan antara The Jak dan Viking yang seakan menemui jalan buntu dimeja perdamaian menambah tensi pertandingan. Bahkan kedua kubu “bersekutu” dengan dua kelompok suporter lain yang bersebrangan. Viking berkawan Bonek, sedangkan The Jak berteman Aremania.

Dari beberapa referensi partai Persib vs Persija sebetulnya tidak mempunyai akar persaingan yang ketat. Persib lebih mempunyai sejarah tatkala bertemu PSMS dan Persebaya. Tetapi gesekan antar suporter yang bermula pada tahun 2000 saat Liga Indonesia ke 6 berlangsung membuat partai ini panas dan kemudian digelari Derby D’Indonesia.

Persib vs Persija ISL 2010/2011

Dalam lapangan, baik Persib dan Persija sama – sama mempunyai nama besar dalam kancah persepakbolaan nasional. Selalu saja ada dari dua kedua klub para pemain yang menjadi punggawa tim nasional. Persib disebut tim bintang begitu pun Persija.

Uniknya walau pertemuan kedua klub selalu panas, tapi hawa “dingin” ditunjukkan oleh para pemain kedua klub yang sering berganti kostum biru menjadi oranye atau oranye menjadi biru. Tidak seperti El Classico antara Real Madrid dan Barcelona yang ketika salah seorang pemain pindah ke kubu lawan langsung dicap “anak haram” oleh para suporter, justru para pemain bebas berganti kostum meski musim sebelumnya datang sebagai musuh.

Musim ini Persib banyak mendatangkan eks Persija sebut saja Tony Sucipto, Aliyudin, dan M.Ilham. Di musim – musim sebelumnya tercatat beberapa pemain sempat singgah di kubu Oranye dan Biru seperti Charis Yulianto, Antonio Claudio, Budi Sudarsono, Baihakki Khaizan, Erik Setiawan, Budiman Yunus, Harry Salisbury. Sepertinya rivalitas tidak terlalu berarti bagi para pemain di era sekarang ini. Pun para pemain tidak datang semuanya datang dari akademi atau klub – klub anggota Persib maupun Persija. Jadi akar persaingan tidak selalu ada dari sisi pemain.

Walau begitu jika peluit sudah dibunyikan maka para pemain dari kedua klub akan menampilkan yang terbaik untuk memenangkan hati para suporter masing – masing. Gesekan antar suporter merambah kepada permainan selama 90 menit dilapangan. Beberapa kali pertandingan Persib dan Persija sempat dihentikan. Bahkan seringkali kerusuhan terjadi setelah pertandingan berakhir seperti terjadi pada tahun 2008.

Dari head to head sejak dimulainya Liga Indonesia Persija lebih unggul dari Persib. Sejak Ligina I sudah terjadi 28 pertemuan dan Persib hanya bisa memenangkan 4 pertandingan pada tahun 1995, 1996, 2007 dan 2009. 9 pertandingan berakhir imbang dan 15 pertandingan lainnya dimenangkan oleh Persija.

Besok menjadi penentuan apakah rekor 4 kemenangan Persib akan menjadi bertambah mengingat musim ini beberapa punggawa Persija musim lalu bernaung di Persib? Semuanya kembali kepada kejelian pelatih Drago Mamic ( Persib ) dan Iwan Setiawan ( Persija ). Kedua klub tengah menapaki trend positif. Persib terakhir mengalahkan PSPS dan Persija mengandaskan Pelita Jaya.

Dalam peringkat klasemen Persib berada di ke -5 dengan 4 kali kemenangan, 3 kali imbang, dan 2 kali kalah. Sedangkan Persija ada diperingkat ke -9 dengan 4 kali menang, 1 kali imbang dan 1 kali kalah.

Sisi pertahanan Persib menjadi perhatian bagi pertandingan esok karena tercatat 12 gol sudah bersarang di gawang Jandry Pitoy sedangkan Persija baru kemasukan 2 gol. Sedangkan produktivitas gol kedua klub sama – sama tajam. Persib sudah menjaringkan 13 gol dan Persija 12 gol.

Pastinya laga ini akan menjadi sebuah laga yang seru dan sarat emosi seperti yang sudah – sudah. Mungkin bagi Persija motivasi mereka bertambah setelah kasus pembajakan nama mereka oleh Jakarta FC yang berlaga di IPL. Namun pertandingan tak akan berjalan mudah bagi Macan Kemayoran, karena Maung Bandung menjanjikan akan tampil habis – habisan demi gengsi dan demi suporter fanatik mereka.

Dalam hati, tetap saya ingin Persib yang Menang !!!!!

sumber : http://www.persibholic.com
http://www.robayhuruhari.blogspot.com
http://www.kaskus.us

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Derby D’Indonesia”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s