CAS : Persipura Boleh Daftar Liga Champion Asia

Keikutsertaan wakil Indonesia di ajang Liga Champions Asia lambat laun menemui titik terang. Sebelumnya PSSI tidak mendaftarkan Persipura ke Liga Champions Asia setelah Persipura tidak mengikuti LPI, liga bentukan PSSI. Bahkan PSSI sempat juga berniat untuk mendaftarkan Jakarta FC yang berlaga di LPI sebagai pengganti Persipura.

Tentunya Persipura yang memilih berlaga di Liga Super Indonesia berang dengan keputusan ini. Disisi lain, PSSI pun hampir melakukan kesalahan dengan niat untuk mengajukan Jakarta FC sebagai pengganti Persipura padahal Jakarta FC masih digugat Persija karena menggunakan nama “Persija” di LPI.

Langkah Persipura untuk melawan keputusan PSSI ini akhirnya berujung kepada CAS ( Court Arbitration of Sport ). Persipura melaporkan PSSI ke CAS yang melarang mereka untuk mengikuti Liga Champion Asia karena tidak berlaga di LPI. Sementara alasan PSSI yang dibeberkan ke publik adalah AFC yang melarang Persipura.

CAS melalui keputusan sela memenangkan Persipura dan membolehkan Persipura untuk mendaftarkan diri mengikuti kompetisi klub juara – juara liga se- Asia tersebut. Bahkan dalam keputusan sela CAS mewajibkan PSSI agar membayar denda Rp.10 – 11 miliar kepada Persipura. Sementara keputusan tetap akan dikeluarkan oleh CAS pada 10 Februari nanti.

PSSI yang seperti kebakaran jenggot akhirnya mendaftarkan Persipura ke Liga Champion, seperti yang diungkapkan Sekjen PSSI, Tri Goestoro. Bahkan para pejabat PSSI melakukan aksi “cuci tangan” dengan mengatakan bahwa PSSI tidak pernah menghambat Persipura tetapi AFC lah yang menghambat klub asal Provinsi Papua tersebut.

Namun kembali PSSI membuat kontroversi dengan pernyataan bahwa Persipura akan didaftarkan ke Liga Champion jika “hijrah” dari LSI ke LPI. PSSI pun melalui Deputi Legal, Finantha Yudy, mengatakan bahwa pihak Adelaide United yang seharusnya berlaga di playoff Liga Champion Asia melawan Persipura kecewa dengan keputusan CAS.

CAS sendiri mempersilahkan PSSI, AFC, Adelaide United untuk menyatakan sikap masing – masing sebelum dikeluarkannya keputusan tetap pada 10 Pebruari.

PSSI masih berjuang untuk menjegal langkah Persipura tampil di Liga Champion. Karena jika Persipura tampil di Liga Champion Asia, maka secara tidak langsung PSSI mengakui klub yang berlaga di LSI, kompetisi yang mereka haramkan. Disisi lain PSSI lupa akan tingkah mereka yang menyebabkan klub – klub eks LSI tetap di LSI tak mau berkompetisi di LPI. Padahal inilah kesempatan PSSI untuk mengkoreksi diri.

sumber : www.bintangpapua.com
www.jurnalmetro.com
www.inilah.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s