Investigasi FIFA Bisa Jadi Jalan Pembuka

Buntut kekalahan Indonesia atas Bahrain dengan 10 gol ternyata masih panjang. FIFA yang menyadari bahwa sangatlah mengundang tanya Indonesia digebuk sedemikian babak belur oleh Bahrain yang selama ini kalaupun menang atas Indonesia hanya berselisih dua gol. Bahkan Indonesia sendiri pernah menang atas Bahrain dalam Piala Asia 2007 yang digelar di SUGBK melalui gol Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas.

Kecurigaan FIFA terkait fakta bahwa Bahrain butuh sembilan gol untuk lolos ke babak selanjutnya dan Indonesia menurunkan tim yang berbeda dengan 5 pertandingan sebelumnya yang notabene lebih lemah dari sebelumnya.

PSSI memanfaatkan momen ini untuk semakin menguatkan dugaan mereka adanya permainan wasit yang menguntungkan Bahrain. Hal ini salah satunya diungkap oleh Ketua Umum Djohar Arifin yang merasa Indonesia dikerjai wasit.

Bahkan dalam salah satu media, dimuat pernyataan Djohar Arifin yang menyebutkan bahwa pemain – pemain muda yang dikirim ke Bahrain adalah karena pemain – pemain lama sudah terkontaminasi mafia. Meski kemudian Djohar sendiri membantah pernyataan itu dan menganggap dirinya difitnah.

Entah soal pemain lama itu mafia adalah pengalihan isu dari tekanan kekalahan 0 – 10, namun bagi saya kekalahan 0 – 10 yang berujung pada investigasi FIFA mudah – mudahan saja akan menjadi satu pintu pembuka bagi FIFA untuk melihat kondisi nyata sepakbola dalam negeri.

PSSI yang bersikeras bahwa FIFA melarang pemain – pemain ISL untuk membela timnas nyatanya ditampar oleh kenyataan ketika Safee Sali dipanggil dan diturunkan timnas Malaysia dalam laga persahabatan lawan Filipina (29/02). Safee Sali bergabung bersama Pelita Jaya dikompetisi ISL.

Jika Safee masih dipanggil timnas Malaysia dan ternyata tidak ada akibat apa – apa padanya atau Federasi Sepakbola Malaysia, lalu ada apa dengan PSSI yang bersikeras bahwa FIFA telah melarang mereka menggunakan pemain ISL?

Pun kenyataan bahwa PSSI membohongi FIFA bahwa yang klub – klub kompetisi IPL adalah klub – klub Liga Super Indonesia supaya pemain – pemain timnas yang baru bisa bermain lawan Bahrain, mungkin saja bisa terkuak lewat investigasi FIFA.

Inilah surat PSSI kepada FIFA terkait klub IPL yang saya dapat dari forum You Need Me :

Melalu investigasi FIFA ini, mudah – mudahan FIFA bisa mengetahui bahwa kompetisi IPL bukanlah diikuti klub – klub ISL. Hanya ada dua eks ISL yang bermain disana yaitu Semen Padang dan Persijap Jepara. Klub – klub seperti Persema, Persibo, Persebaya 1927 tidaklah pantas berada dipentas teratas jika melihat rekam jejak mereka musim lalu. Pun mesti diingat kompetisi IPL selalu diakukan PSSI sebagai kompetisi profesional dan para pesertanya pun berdasar kepada verifikasi AFC.

Namun verifikasi AFC yang mana? Karena verifikasi AFC telah dilakukan sedari Nurdin Halid masih bercokol sebagai Ketua Umum. Namun fakta sejak dulu adalah verifikasi AFC tidak pernah membubarkan kompetisi ataupun menambah peserta kompetisi.

Apapun yang nanti terungkap lewat investigasi FIFA tidak akan cukup untuk menghapus rasa malu Indonesia dipentas internasional yang dipermak habis – habisan oleh Bahrain. Seandainya empat penalti itu dihilangkan Indonesia tetap kalah 8 – 0 karena gol – gol Bahrain yang lain dicetak lewat open play.

29 Februari akan selalu diingat sebagai hari berkabung sepakbola nasional ketika harga diri bangsa runtuh akibat keegoisan insan – insan yang kini bertarung dalam mengurus sepakbola nasional.

So saya berharap investigasi FIFA akan menjadi sebuah gerbang pembuka bagi FIFA untuk melihat kehancuran sepakbola nasional karena ketamakan dan keegoisan segelintir orang. Berharap FIFA pun berbuat sesuatu demi damainya atmosfer sepakbola nasional.

sumber : www.hajsmy.us

www. detik.com

www.sportsillustrated.cnn.com

forum YOU NEED ME

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Investigasi FIFA Bisa Jadi Jalan Pembuka”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s