SALAM 10 – 0 ( surat dari FIFA )

Salam 10-0. Salam ini menjadi salam pembuka yang akhir – akhir ini sering didengar. Berawal dari kekalahan memalukan Indonesia di tangan Bahrain, salam ini merupakan sindiran kepada PSSI.

Image diatas merupakan surat FIFA yang meminta Indonesia untuk menurunkan para pemain timnas yang sebelumnya telah bermain dalam 5 laga grup E kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Para pemain sebelumnya seperti Bambang Pamungkas, Christian Gonzales, M.Ridwan dan lainnya.

FIFA seperti tertera dalam surat diatas ingin nilai – nilai Sportif dan Fair PLay dalam 2 laga terakhir Grup E terjaga. Mengingat Qatar dan Bahrain mengincar posisi runner up grup maka prinsip fair play dan sportifitas mesti benar – benar dipenuhi baik oleh Indonesia, Iran, Qatar dan Bahrain.

Demi terjaganya kedua nilai luhur yang selalu dijunjung dalam setiap pertandingan sepakbola, FIFA melarang Indonesia untuk menyeleksi dan menurunkan pemain – pemain yang baru pada laga kontra Bahrain 29 Februari yang lalu.

Kenyataannya Indonesia melalui surat tanggapan tetap memboyong para pemain baru ke Manama Bahrain. Para pemain seperti Samsidar, Henki Ardilles, Taufiq dan lainnya diturunkan untuk melakoni laga akhir. Hasilnya seperti yang kita ketahui 10 gol bersarang digawang Andi Muhammad Guntur.

Sebuah kekalahan yang berefek banyak. Rakyat marah, mental pemain drop, FIFA akan menginvestigasi pertandingan, bahkan Presiden SBY sampai menanggapi kasus ini dengan kata “prihatin”.

Bagaimana dengan PSSI? jurus pembelaan mereka berawal dengan mengeluarkan kecurigaan wasit tidak becus. Namun disadari atau tidak, sekalipun wasit becus memimpin pertandingan dalam persepsi mereka, Indonesia dipastikan kalah telak.

Tak cukup dengan itu Ketum PSSI, Prof.Djohar Arifin, mengeluarkan statement yang kemudian dia bantah soal para pemain lama timnas sudah terkontaminasi mafia dan ini yang menjadi alasan timnas “baru” yang diturunkan.

Salah satu jurus terbaru adalah pemboikotan PSSI terhadap stasiun televisi ANTV dan TVONE yang dianggap menyebar kebohongan kepada publik soal PSSI.

Entah jurus apalagi yang akan dikeluarkan oleh PSSI meski hati rakyat, harga diri bangsa sudah tergadai. Memang kekisruhan pengurus merupakan salah satu faktor muramnya persepakbolaan nasional. Tetapi semestinya orang – orang yang sekarang menjabat di PSSI mempunyai kehendak untuk melakukan perbaikan, tidak mengedepankan ego dan keras kepala.

Apakah ini revolusi sepakbola para kaum revolusioner yang kini ada di PSSI?

sumber : forum YOU NEED ME
www.detik.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

3 thoughts on “SALAM 10 – 0 ( surat dari FIFA )”

    1. trus yg bagus dilihat dari mana?? bagus dari hongkong??
      kalah 10-0 koq dibilang bagus, blm lagi kalah 2-0 dari brunai…
      justru karena Djohar cs, kompetisi liga di indo pecah dan jadi kacau balau…
      rangking dunia turun dan harga diri bangsa ancur di tangan Djohar cs…
      coba kmu pikir pake otak, jangan pake dengkul ya……….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s