Fight For Asia is Fight For Nothing ( this season )

Musim lalu saat semuanya masih “baik – baik saja” saya masih sering menulis tentang kiprah klub – klub Indonesia diajang Asia. Musim lalu Arema di Liga Champions dan Persipura dan Sriwijaya FC di AFC Cup. Arema babak belur sedangkan Persipura sempat maju ke perempatfinal.

Musim ini setelah semua kisruh dan naiknya PSSI yang dinakhodai Djohar Arifin, saya merasa malas untuk menulis lagi tentang perjuangan klub Indonesia. Meskipun Arema tampil di AFC Cup.

Persipura di Liga Champions sempat saya tulis setelah mereka memenangkan gugatan di CAS dan berhak playoff lawan Adelaide United setelah sebelumnya PSSI melarang mereka tampil mewakili Indonesia karena tidak ikut IPL. Persipura kandas di playoff yang berarti meninggalkan Arema IPL sendirian di AFC Cup.

Arema tergabung bersama Ayeyawady United Myanmar, Navibank Saigon Vietnam dan Kelantan FA Malaysia. Lawan – lawan yang diatas kertas seharusnya bisa dilewati dengan mudah jika melihat hasil dari tahun lalu yang ditorehkan Persipura dan Sriwijaya.

Musim 2009 PSMS Medan masih melaju ke babak 16 besar, musim berikutnya Sriwijaya masuk 16 besar sedangkan Persiwa gugur dibabak grup.

Arema IPL kini hampir mengulang apa yang terjadi pada Persiwa Wamena tahun 2010. Persiwa masih bisa dimaklumi karena perdana tampil dikompetisi Asia dan dikepung Muangthong Thailand juga South China Hongkong. Dua klub dari negara yang memang sering menyulitkan klub Indonesia diajang ini.

Namun jika dilihat dari rekam jejak Arema dua musim terakhir, musim 2009-2010 menjadi kampiun LSI, musim selanjutnya runner up, raihan 1 poin dari 4 pertandingan di AFC Cup sangatlah tidak pantas.

Memang Arema IPL ditinggalkan beberapa pilar seperti Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), Benny Wahyudi ( Deltras ), Zulkifli Syukur ( Persib ). Tapi masih bisa dibilang “bermutu” karena masih ada sebagian besar stok pemain lama ( sebelum kepindahan Noh Alam Shah cs ).

Tidak bisa dipungkiri kondisi acak – acakan klub Arema yang sempat terbelah menjadi 3 di IPL “membantu” Arema IPL menuju kehancuran. Adanya Ancora dan Yayasan Arema membawa keterpurukan pada klub kebanggaan Aremania ini.

Jika musim lalu di Liga Champion mereka babak belur dikarenakan adanya tekanan psikologis soal gaji, maka di AFC Cup musim ini tekanan psikologis perpecahan klub yang mengakibatkan hengkangnya pilar – pilar penting Arema IPL merupakan faktor utama kehancuran.

Belum lagi dukungan Aremania yang kini beralih ke Arema yang berkompetisi di ISL semakin membuat Arema bagai tim antah berantah. Bahkan situs 12paz.blogspot.com menyebut Arema IPL sebagai Ancora FC.

Inilah kondisi yang terjadi sejak ancora masuk ke Arema. Ancora masuk melalui kubu M.Nur yang dekat dengan Arifin Panigoro dan Ancora pun masih berkaitan dengan Arifin Panigoro.

Sangat disayangkan klub dengan berbagai torehan prestasi ditingkat nasional ini kini dalam keadaan carut marut. Inilah hasil dari pengambilalihan klub oleh PSSI seperti yang terjadi di Persija walau kasusnya berbeda.

Perjuangan Arema di Asia tahun ini rasanya perjuangan hampa apalagi ditengah kekisruhan sepakbola Indonesia. Untuk siapa dan untuk apa mereka bertanding mungkin sudah tak terlalu penting bagi skuad Arema IPL. Karena jika menang pun bukan tidak mungkin saling klaim pengurus terjadi, bahkan mungkin PSSI akan mengklaim sebagai keberhasilan IPL. Perpecahan menyebabkan semuanya hancur bukan hanya ditingkat nasional tapi pula tingkat klub.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Fight For Asia is Fight For Nothing ( this season )”

  1. sma om, ane juga setelah PSSI kisruh terus ane jadi gak semangat nnton bola Indonesia, apalagi bahasnya,,mnding nnton BPL,ato BBVA dan liga eropa,,andaikata organisasi dari cbang spakbola indonesia bisa tersttruktur maka indonesia juga akan bisa sperti liga2 eropa,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s