Sekilas Bilirubin

Hari – hari belakangan ini agak melelahkan. Bolak – balik rumah sakit ( alhamdulillah sudah pulang bayi dalam keadaan sehat ) plus pikiran, rasanya orang tua yang perdana mempunyai anak akan merasakannya. Bahkan sempat ada ketegangan karena anak masih harus stay dirumah sakit gara – gara bilirubin 12,38. Normalnya hanya 12, namun karena golongan darah anak mengikuti saya, maka dokter menyarankan untuk disinar selama 1 hari 1 malam.

Bilirubin sendiri adalah ( pengertian dari http://www.yayasan spiritia.or.id)

[blockquote]Bilirubin adalah produk utama dari penguraian sel darah merah yang tua. Bilirubin disaring dari darah oleh hati, dan dikeluarkan pada cairan empedu. Sebagaimana hati menjadi semakin rusak, bilirubin total akan meningkat. Sebagian dari bilirubin total termetabolisme, dan bagian ini disebut sebagai bilirubin langsung. Bila bagian ini meningkat, penyebab biasanya di luar hati. Bila bilirubin langsung adalah rendah sementara bilirubin total tinggi, hal ini menunjukkan kerusakan pada hati atau pada saluran cairan empedu dalam hati.

Bilirubin mengandung bahan pewarna, yang memberi warna pada kotoran. Bila tingkatnya sangat tinggi, kulit dan mata dapat menjadi kuning, yang mengakibatkan gejala ikterus.[/blockquote]

Inilah yang menyebabkan bayi menjadi kuning ( ikterus ). Kadar bilirubin yang normal pada bayi yang baru lahir adalah 0 – 12. Pada bayi yang baru lahir fungsi hatinya belum sempurna sehingga kadang ada penumpukan bilirubin. Sementara ketika bayi dalam kandungan hati sang ibu yang mengerjakan penguraian bilirubin ini.

Ikterus ini sendiri diklasifikasikan menjadi dua kategori :

[blockquote]Ikterus Fisiologis (ringan)

Timbul kuning pada umur >24 jam sampai 14 hari segera periksakan ke dokter.

Ikterus Patologis (berat)

Timbul kuning pada hari pertama (<24 jam) setelah lahir, atau
Kuning ditemukan pada umur lebih dari 14 hari, atau
Kuning sampai telapak tangan / telapak kaki, atau
Tinja berwarna pucat

Jika tidak segera ditangani, kadar bilirubin terus meningkat sehingga dapat meracuni otak, terjadinya kerusakan saraf yang dapat menyebabkan cacat seperti tuli, pertumbuhan terhambat atau kelumpuhan otak besar atau bahkan dapat menyebabkan kematian. Jika mengalami salah satu gejala tersebut di atas segera periksakan bayi anda ke dokter. [/blockquote]

Biasanya dokter akan menyarankan si bayi untuk disinar dan minum banyak ASI untuk menurunkan kadar bilirubin. Bayi dijemur dibawah matahari pun diyakini bisa menurunkan kadar bilirubin yang juga dimiliki oleh manusia dewasa.

Jangan kaget jika bayi anda banyak BAB karena itulah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan bilirubin.

semoga bermanfaat

sumber : http://www.yayasanspritia.or.id
http://www.bidanku.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s