Will Love Follow You?

There is an old saying ” Love will follow” or “love will grow as the time goes”. Some facts prove both are true, but some facts show that a bonding without “earlier” love is nothing.

www.sayingimages.info

Saya teringat obrolan dikantor dengan salah seorang kawan, inisialnya “moal dibejaan” ( karena yang bersangkutan minta dirahasiakan hihihi ) tentang keinginannya tahun ini memenuhi target menikah. Sesuatu yang Sangat mulia. Alasannya “umum” yaitu sudah kerja, sudah besar, terus mau ngapain lagi? pacar sudah punya. Sama – sama kerja pula. Lalu mau apa lagi? ( alasan umum )

Lantas satu fakta membuktikan bahwa dia belum terlalu mengenal pasangannya karena baru jadian dalam waktu yang ga lama. Dia berkata kemarin ” kan cinta mah nuturkeun a? ayeuna mah nikah aja dulu “ Benarkah demikian?

Saya hanya merespon ” iya kalo cinta itu mau mengikuti, kalau tidak bagaimana?” Jawaban ini saya ini bukan untuk merendahkan semangatnya, toh niatnya untuk segera melaksanakan ibadah nikah sangat mulia, namun karena itu sifatnya “open discussion” maka terlontarlah teori saya ini.

Dia hanya menjawab dengan tertawa lebaaaaarrrrrrrrrrrrrr.

Bukan apa – apa teori saya ini dilandaskan kepada pemikiran sendiri bahwa sebuah ikatan pernikahan harus diawali dengan modal cinta dahulu. Cinta yang kuat bukan cinta yang baru sebagai kuncup.

Saya berpikir jika seseorang berpegangan pada landasan “cinta akan menyusul belakangan” well, dalam pernikahan bahkan dua pasangan yang telah jatuh cinta sebelumnya pun, mesti berusaha keras apalagi pasangan yang baru menebar benih cinta. Belum jadi pohon, belum jadi kecambah. Baru rasa suka, tetapi suka bukanlah cinta.

Perkenalan sebelum menikah dan menikah adalah dua hal yang berbeda. Saya selalu ingat guyonan Alm Kang Ibing di radio bahwa ketika dua sejoli sedang berpacaran keduanya adalah “penipu”. Keduanya berusaha menutupi kelemahan masing – masing. Keduanya berusaha tampil sempurna didepan pasangan masing – masing. Bahkan mungkin keduanya saling menjadi “orang lain”.

Ketika menikah maka apa yang selama ini ditutupi akan terbuka. Namun dengan modal cinta, kasih sayang, pengertian yang terbangun sebelumnya ini akan bisa diatasi betapapun menyebalkan, betapapun mengesalkan.

Memang, selama ini fakta – fakta tentang “cinta akan tumbuh seiring waktu” itu banyak. Bahkan ada yang baru berkenalan hanya 3 hari langsung melamar. Ini lebih kepada bahwa keyakinan diri tentang seseorang yang ditemui adalah selama ini yang diinginkan.

Namun semuanya perlu keyakinan yang kuat, perlu keteguhan sikap dan niat.

Fakta juga menunjukkan bahwa ketika sudah saatnya datang, maka tak perlu waktu lama untuk mengatakan “dia adalah jodoh saya”. Pun lamanya waktu perkenalan sebelum menikah tidak menjamin seseorang akan begitu paham karakter pasangannya.

Tetapi kembali semuanya perlu keyakinan yang sangat kuat, perlu pengertian yang lebih, perlu keteguhan mental yang rasa – rasanya melebihi dua pasangan yang sebelumnya telah mengenal satu sama lain.

Well anyway beda kepala beda pemikiran beda keinginan. Bagi kawan saya or siapa aja yang memutuskan untuk menikah cepat – cepat dan memegang prinsip “cinta akan datang sendirinya”, doa saya untuk kebahagiaan kalian.

Karena cinta bukanlah sesuatu yang bersifat “mutlak”. Dalam artian prinsip seseorang akan cinta sangat berbeda dan begitu pula cara cinta datang ke kehidupan mereka. Begitu banyak teori cinta, teori pasangan kita baca namun belum tentu semua cocok dengan apa yang kita hadapi dan jalani. Cinta itu dari hati. Setiap orang mempunyai hati yang berbeda. Karena hati menurut saya ada ataupun merupakan jiwa, zat tak nampak yang ada dalam tubuh manusia.

Cinta itu adalah sesuatu yang tak kasat mata namun ada. Cinta itu tak kelihatan tetapi akan selalu terlihat lewat ucapan dan tindakan.

So will love follow then ? only you who know the answer, all the efforts you do after marriage will decide either love come or not!!!

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s