Fenomena Indonesian Idol 2nd

Malam minggu, ga ada kegiatan belum bisa tidur pula mendingan meraih keyboard dan menulis. Hal yang ringan saja yang akan saya tulis, dan mungkin tidak terlalu penting – penting banget buat diketahui, cuma pengen aja ditulis, blog punya aku ko.

Kawan mengikuti perkembangan Indonesian Idol 2012? well katanya semalam Kamasean harus diselamatkan juri karena terpental dari panggung spektakuler.

Ini mengingatkan saya kepada komentar salah seorang penyanyi dan pencipta lagu Indonesia bahwa dalam kontes yang berdasarkan poling sms kadang kualitas tidak terlalu diperhitungkan. Penonton akan menilai dari banyak sisi. Misalkan ada tayangan bahwa asal usul kontestan yang mungkin saja mengundang simpati penonton, karena begitu banyak perjuangan hidup yang dilalui oleh si kontestan.

Dengan raihan simpati ini, bisa jadi si kontestan yang walaupun kemajuannya dalam bernyanyi tidak signifikan bahkan kontestan lainnya lebih handal, tetap menjadi pilihan pertama karena simpati penonton.

Dalam beberapa musim pelaksanaan Indonesia Idol sendiri ada sebuah fenomena pasca terpilihnya juara dan berakhirnya panggung spektakuler, jika cermat dan selalu mengikuti perkembangan musik Indonesia, maka kalian pun bisa melihat bahwa juara kedua atau ketiga Indonesia Idol secara umum lebih eksis dibandingkan juara pertama.

Musim pertama memunculkan Joy Tobing sebagai Juara Pertama dan Delon sebagai runner – up ( saya masih ingat ekpresi dingin Delon ketika diumumkan Joy menjadi yang pertama ). Namun kemudian memang gelar Juara Joy dibatalkan karena suatu hal dan diberikan ke Delon dikemudian hari (katanya). Tetapi walaupun begitu kita lihat Delon lebih mapan menjadi selebriti dibandingkan Joy, yang baru muncul ketika ada gosip rumah tangga. ( Biasanya sepakbola ko jadi rumpies geneh, Bae ah ).

Musim kedua ada Mike Mohede sebagai juara pertama dan Judika sebagai runner up. Kenyataan Judika lebih berkarya, Mike timbul sesekali dan tenggelam lama.

Musim ketiga agak sedikit pengecualian. Ihsan menjadi juara ( yang saya pikir karena lebih banyak simpati penonton ), Dirly menjadi runner up. Ihsan tidak terlalu cemerlang dalam karir menyanyi, ia sempat pula merambah dunia layar perak. Dirly pun tidak terlalu istimewa dalam karir menyanyi. Justru juara ketiga, Gea, masih sering terlihat dalam beberapa iklan komersial.

Musim keempat pengecualian juga. Karena Rini, sang juara, lebih eksis dibandingkan Wilson runner up.

Musim kelima Gisselle sang runner up lebih eksis dibandingkan Aris juara pertama. Ini juga disebabkan kasus rumah tangga Aris yang mencoreng namanya.

Musim keenam. Igo dari Ambon menjadi juara mengalahkan Citra. Tapi kawan bisa lihat sendiri Citra sudah mengeluarkan beberapa hits, sedangkan Igo????

Musim ketujuh masih tanda tanya…karena masih berjalan. Sayang andelan gue Rosa udah keluar hikz…

Demikian info tidak terlalu penting ini…selamat malam mingguan!!!

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Fenomena Indonesian Idol 2nd”

  1. hhmmmm… setubuh gan… btw ane jg njagoin rosa, smoga aja dia te2p eksis,, kngen sm suarany yh seksi ntu,, asli seksi g dibuat buat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s