Sriwijaya FC ISL Champion 2011/2012

Hanya kalah 3 kali, 4 kali imbang, dan 23 kemenangan akhirnya menasbihkan Sriwijaya FC menjadi kampiun Indonesian Super League musim 2011/2012 meski masih menyisakan 4 pertandingan sisa.

Lawan terdekat mereka Persipura baru mengumpulkan 62 poin dari 31 kali bertanding. Meski di tiga pertandingan sisa Persipura bisa membabat habis lawan – lawannya yang berarti 9 poin, tetap Sriwijaya tidak akan tergoyahkan di peringkat pertama dengan 72 poin dari 30 kali bertanding.

Rasanya tak ada yang menyangka seorang Kas Hartadi yang musim lalu masih menjadi asisten Ivan Kolev di Sriwijaya mampu membawa Laskar Wong Kito kepada pencapaian terbaiknya. Kas Hartadi dibantu oleh asisten merangkap pemain, Keith Jerome Kayamba Gumbs, dalam meramu skuadnya.

Pola permainan yang dikembangkan duet KA-KA ini memang membuat lawan – lawan Sriwijaya kerepotan meladeni Muhammad Ridwan Cs musim ini. Pola umpan – umpan pendek dibarengi dengan kedisiplinan menjaga kedalaman pertahanan. Jumlah 26 gol yang bersarang digawang Ferry Rotinsulu adalah yang paling terkecil diantara semua kontestan ISL.

Kas terbantu dengan kekompakan pemain yang sudah terbangun sejak era Ivan Kolev. Mengingat Sriwijaya FC termasuk tim yang jarang melakukan perombakan besar – besaran dalam 2 musim terakhir.

Hadirnya Siswanto, Hilton Moreira, Risky Novriansyah, Jamie Coyne, Nova Arianto, Rifky Mokodompit merupakan pelengkap yang semakin membuat tim menjadi tangguh.

Satu figur lagi yang rasanya tidak bisa dilepaskan dari kesuksesan Sriwijaya musim ini adalah Keith Jerome Kayamba Gumbs. Pemain Saint Kitt & Neviss ini bagai tak pernah kehabisan napas meski usianya kini sudah menginjak 39 tahun. Pemain yang bergabung dengan Sriwijaya FC dari tahun 2007 ini juga merupakan pemain paling produktif soal urusan mencetak gol. Sampai saat ini ia masih memuncaki daftar topskor ISL dengan 22 gol. Total dari semua penampilannya sejak berkostum Sriwijaya Keith Kayamba Gumbs sudah mencetak 92 gol bagi Sriwijaya.

Gelar ini rasanya juga berarti banyak bagi seorang Ponaryo Astaman, Kapten Sriwijaya. Karena inilah gelar juara Liga pertamanya sejak bermain di Liga Indonesia.

Sriwijaya memang berhak atas gelar juara musim ini. Penampilan yang baik disetiap pertandingan menepis isu miring dari kelompok seberang yang mengatakan Sriwijaya dibantu menjadi juara. Isu seperti ini mirip seperti Arema tatkala menjadi juara pada musim 2009/2010. Arema dua musim lalu dan Sriwijaya musim ini tidak ada yang meragukan ketajaman dan kesolidan mereka musim ini.

Selamat bagi Sriwijaya FC semoga saja menjelang dibentuknya liga “rekonsiliasi” Sriwijaya tetap bisa mendapatkan kehormatan untuk tampil mewakili Indonesia di ajang kompetisi Asia.

sumber : Republika.co.id
wikipedia.org
liga-indonesia.co.id

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s