Berdamailah ( Meski Sesaat )

http://www.mainmakanminum.blogspot.com

AFF Cup 2012 tinggal berbilang hari. Persiapan Indonesia masih tanda tanya. Indonesia masih dihinggapi masalah dualisme organisasi yang merembet kepada dualisme timnas. Sampai kini persiapan tim asuhan Nil Maizar jauh dari menggembirakan baik dari segi teknis permainan maupun segi sumber daya manusia.

KPSI yang membentuk tim dengan pelatih Alfred Riedl melakukan ujicoba Sabtu kemarin melawan Arema dan Gresik United. Hasilnya masih jauh dari harapan. Meski saat ini tim KPSI akan melakukan ujicoba ke Australia namun Joko Driyono mengatakan peluang tim ini untuk mewakili Indonesia di AFF sangat kecil.

Persoalan timnas ini sudah diisyaratkan oleh AFC agar ditangani oleh Komite Bersama. Hanya saja PSSI masih belum mau memberikan kendali timnas ke tangan Komite Bersama.

Inilah yang menjadi “penghalang” bagi kubu KPSI untuk mengizinkan pemain – pemain yang tergabung di klub – klub peserta Liga Super bergabung dengan tim Nil Maizar.

Tantangan untuk melakukan latih tanding dari KPSI kepada PSSI pun ditampik oleh PSSI. Meski dengan tajuk mencari pemain terbaik, PSSI tidak suka dengan ide ini.

Tinggal hitungan hari. Sedangkan kondisi timnas masih hancur – hancuran. Apa yang akan kita harapkan di AFF Cup tahun ini. Rasanya untuk kembali menjadi finalis akan sangat berat.

Kedua kubu masih keras kepala dengan persepsi masing – masing. Harapan akan luluhnya kekerasan hati mereka nampaknya masih menunggu waktu yang lama.

Seharusnya kedua kubu mawas diri dan bisa mengesampingkan dulu perselisihan. PSSI mau menelaah kembali penanganan timnas oleh Komite Bersama dan KPSI mengizinkan klub – klub liga super mengirimkan pemain yang dipanggil Nil Maizar.

Jika PSSI masih berkeras tak mau menyerahkan timnas ke dalam pengendalian Komite Bersama pun, akan lebih indah, lebih bijaksana, lebih dewasa rasanya jika KPSI mau merelakan pemain – pemain bergabung dengan timnas PSSI.

Toh jika berbicara menang, sejauh ini KPSI telah “mengungguli” PSSI. AFC mengakui keberadaan KPSI dengan merangkul ke dalam komite bersama, AFC mengakui keberadaan Liga Super sebagai kompetisi resmi, dan 4 anggota exco harus dikembalikan kepada posisinya semula ( meskipun sampai saat ini PSSI masih mengganjal 4 orang ini untuk kembali ke komite eksekutif PSSI ).

Ini masalah nama baik Indonesia. Rasanya hancurnya PSSI tak perlu ditambah dengan kehancuran nama timnas Indonesia. Walau kini sudah hancur dengan peringkat 200 FIFA.

PSSI butuh bantuan KPSI dalam soal timnas. Bantuan yang dimaksud adalah pemain – pemain yang berkualitas. Meskipun tidak akan menjamin kemenangan, tapi setidaknya mempunyai pemain yang lebih berkualitas dibandingkan dengan yang ada di timnas sekarang akan lebih menentramkan.

Tim KPSI pun tidak jelas juntrungannya. Karena hancur – hancuran pun PSSI akan bersikukuh mempertahankan timnya. Fakta lain suka tidak suka tim bentukan PSSI-lah yang diakui FIFA dan AFC.

Kemenangan sejati rasanya bukan hanya menggulingkan Djohar Arifin dari kursi PSSI 1. Kemenangan sejati adalah mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat Indonesia, menggairahkan kembali semangat masyarakat Indonesia, mendengar kembali sorak sorai pendukung timnas, melihat kembali air mata yang menetes karena bangga kala “Indonesia Raya” dikumandangkan. Inilah yang hilang dari timnas saat ini.

Ini bisa KPSI lakukan. Ini bisa PSSI lakukan. Ego kedua kubu sangatlah sia – sia dalam situasi yang mendesak seperti sekarang. Indonesia sudah ditunggu dimedan perang, bagaimana mau memberikan perlawanan hebat jika kondisi carut marut seperti ini.

Siapa tahu perdamaian sejati akan terjadi dari AFF Cup. Sekali lagi kedua kubu tidak perlu keras kepala, karena masing – masing saling membutuhkan.

Sudahlah untuk sementara bersatu dahulu demi Indonesia.

sumber gambar : www.mainmakanminum.blogspot.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s