Life is Credit XiXi

Tanpa ngutang, hidup sepi tantangan. Inilah kalimat penggembira hati para pegawai macam kami, manakala harus kembali mengantarkan SK dan rombongannya sebagai jaminan ke bank. Istilahnya disekolahkan atau dititipkan, daripada dirumah entar ga ketahuan kemakan rayap hehehe.

Kenapa mesti ngutang? jawabannya cuma satu, tuntutan hidup yang membutuhkan uang cash banyak tersedia, terkadang hanya pada satu tuntutan. Ada yang butuh untuk menyekolahkan anak, bikin rumah, modal kawin, sekolah S2, butuh kendaraan dan segala kebutuhan primer lainnya. Rasanya tidak ada kebutuhan sekunder, semuanya primer.

Tersebutlah satu bank yang menjadi mitra bagi kami. Tempat kami menitipkan SK bahkan kadang – kadang ketika menjelang pensiun kami baru berjumpa kembali dengan SK kami hehe, saking seringnya kami memperbaharui pinjaman. Istilahnya “nendang lagi” untuk memperbaharui pinjaman.

Bank ini yang menjadi mitra kami akhir – akhir ini menurunkan suku bunganya sampai 8,888 %. Kami mesti bilang “WOW” untuk yang satu ini. Karena sebelumnya suku bunga lebih dari 18.44 % !! Flat !!!. Bayangkan saja dengan suku bunga yang baru, kalau diitung dengan jumlah pinjaman gue sekarang cicilannya selisih seratus ribuan!!!. Selisih sebesar itu cukup berarti bagi kita xixixi.

Karena selisih itu pula banyak diantara “golongan” kami yang berpindah bank. Rupanya bank – bank lain menawarkan kredit pada golongan kami lebih rendah dari bank yang selama ini menjadi mitra kami.

Mungkin ( baru sebatas mungkin ) bank yang sudah jadi sahabat kami ini, mulai mengkalkulasi ulang suku bunganya untuk mencegah kami berpindah hati ke bank lain. Bukan rahasia, jika kami memang menjadi salah satu sumber utama pemasukan bank itu ( katanya !!! ).

Yah inilah, resiko menjadi “kami”. Ketika harus bergelut dengan ngutang dan ngutang hehe. Satu keyakinan kami bahwa Tuhan akan selalu memberikan rezeki meskipun banyak cicilan yang mesti dibayar. Ini memang terbukti.

Tetapi tetap saja, kami harus pandai – pandai berhitung – hitung, jangan sampai tiap tanggal 1 malah minus. Karena para pemberi pinjaman tidak akan memikirkan hal ini, oleh karena itu kita yang mesti punya ” rem ” dalam diri. Karena godaan dari meminjam adalah mempunyai uang cash banyak tapi dibalik itu “berhemat” bertahun – tahun hahaha.

Maukah anda menjadi kami?? hehe. Tapi bagi yang baru mau lulus kuliah, satu pesan saya lebih baik mencari pekerjaan dengan gaji besar. Maksudnya agar ngutangnya bisa lebih besar hahaha. Toh Kredit – perkreditan sudah menjadi suatu yang umum sekarang bukan hanya milik “kami”.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s