Indonesia Diujung Sanksi

Palangkaraya gaduh. Ibukota Kalimantan Tengah yang sedianya menjadi kongres “kebersamaan” antara PSSI – KPSI, nyatanya berjalan hanya dengan PSSI saja.

Ini terjadi setelah PSSI keukeuh tidak memverifikasi peserta Kongres Luar Biasa 9 Juli 2011 yang kebanyakan bernaung dibawah KPSI. PSSI hanya menyertakan peserta kongres tahunan PSSI yang diselenggarakan di Palangkaraya bulan Maret 2012.

Menkokesra, Agung Laksono, yang kini menjabat Plt. Menpora menegaskan bahwa pemerintah tidak merekomendasikan kongres PSSI yang digelar hari ini, 10 Desember 2012, karena pemerintah menilai PSSI melanggar MOU yang disepakati antar PSSI – KPSI – AFC.

Dalam MOU tersebut disepakati bahwa PSSI – KPSI melalui Join Comittee harus kembali mengakui 4 anggota executive comittee yang dipecat karena berseberangan pemikiran dengan PSSI. Keputusan AFC yang ditandatangani oleh Djohar Arifin ini, nyatanya tidak juga dijalankan oleh PSSI. Bahkan PSSI membuat “rintangan” dengan mengharuskan 4 anggota executive comittee tersebut membuat surat permohonan maaf dan surat tidak mengulangi perbuatan. Padahal dalam MOU 4 anggota exco diterima kembali tanpa syarat.

Sampai akhirnya perselisihan ini membuat kerja AFC dengan membentuk Join Comittee sia – sia. Bahkan FIFA sudah menebar ancaman jika deadline perdamaian pada 10 Desember ini tidak terpenuhi, maka FIFA tak segan memberikan sanksi. Mengucilkan Indonesia sementara dari persepakbolaan internasional.

PSSI yang tetap bertahan, balik menantang lewat Sekjen Halim Mahfud dengan pernyataan lebih baik Indonesia dikenai sanksi FIFA.

Meski dikabarkan bahwa KPSI bersama pemilik suara pada kongres luar biasa Solo pada tahun 2011 siap terbang ke Palangkaraya jika PSSI mengakui mereka, namun KPSI dan rombongannya bersiap pula seandainya PSSI memang tidak mengakui mereka maka mereka akan mengadakan kongres sendiri di Jakarta.

Tambah gaduh ketika Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menyegel ruangan tempat kongres PSSI di Hotel Aquarius. Polisi pun tidak mengizinkan kongres digelar bahkan siap membubarkan jika PSSI ngotot untuk menyelenggarakan kongres. Hal ini menambah noda persepakbolaan Indonesia karena dikabarkan utusan FIFA & AFC telah hadir dihotel tempat kongres. Mereka hadir karena memang sedianya inilah kongres gabungan PSSI – KPSI sebelum PSSI membelot.

Rasanya kegaduhan ini masih akan terus berlangsung. Kata damai masih jauh dari harapan. Sedangkan FIFA akan bersidang di Tokyo pada 14 Desember mendatang yang salah satu agendanya membahas nasib Indonesia.

Mungkin memang PSSI menghendaki sanksi FIFA. Tapi jikapun dikenai sanksi, masalah selanjutnya adalah kapan sanksi itu dicabut. Pencabutan sanksi akan berpulang kepada itikad baik kedua pihak yang bertengkar untuk segera berdamai. Jika perang ini masih akan lama terjadi, maka Indonesia pun akan tambah lama dikenai sanksi.

Satu hal yang menjadi ironi adalah para peserta kongres luar biasa Solo 2011 adalah para pemilik suara yang mengantarkan Djohar Arifin dan rombongannya naik menjadi pengurus PSSI. Mereka yang pada akhirnya dikecewakan oleh PSSI karena merombak kompetisi, melanggar keputusan kongres Bali, berpindah haluan dan membentuk KPSI.

Inilah api yang disulut sendiri oleh Djohar Arifin cs dan kemudian mereka mencoba memadamkan sendiri, sayangnya mereka lupa cara memadamkan api. Pengprov – pengprov yang tidak sepemikiran dengan PSSI, dikloning oleh PSSI. Inilah solusi cerdas PSSI ditengah pengkhianatan terhadap para pemilik suara.

Nasib Indonesia kini diujung tanduk. Mendung kian gelap dilangit Indonesia, saat para pencari kekuasaan itu berperang.

Sungguh malang nasib Garuda.

sumber :

http://www.goal.com
http://www.bolanet.com
http://www.antaranews.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “Indonesia Diujung Sanksi”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s