Welcome ISL 2012/2013

ISL is back. Indonesian Super League musim 2012/2013 telah bergulir sejak 5 Januari kemarin. Sejauh ini dari 4 pertandingan, 3 diantaranya berakhir seri, hanya Mitra Kukar yang bisa membawa 3 poin usai mengalahkan PSPS Pekanbaru.

Musim ini ada 2 klub yang memiliki warna baru. Arema setelah masuknya Pelita Cronus sebagai holding company kebanyakan diisi oleh wajah – wajah lama pemain Pelita Jaya. Selain itu Arema juga diprediksi memiliki lini depan termaut diantara klub lainnya. Keith Kayamba Gumbs, Alberto “beto” Goncalves, Cristian Gonzales, Greg Nwokolo mengisi lini depan klub besutan Rahmad Darmawan. Meski sejauh ini dalam laga pra musim terlebih dalam Inter Island Cup, banjirnya penyerang – penyerang tajam ditubuh Arema belum signifikan dengan jumlah gol yang bersarang dijala lawan.

Pelita Jaya yang ditinggal oleh Pelita Cronus kini pindah homebase ke Bandung setelah saham mereka diakuisisi oleh pemilik saham Bandung Raya. Bahkan nama Bandung Raya kini melekat pada nama Pelita. Sementara Bandung Raya sendiri yang bermain di divisi II per Oktober 2012 telah dibubarkan karena akuisisi saham ini.

Pemain-Pelita-Bandung-Raya

Munculnya kembali Bandung Raya membangkitkan kembali memori masa lalu ketika Bandung menguasai sepakbola Indonesia pada masa – masa awal Liga Indonesia. Laga pertama telah mereka jalani dengan hasil 1 – 1 melawan klub lawas yang kini bangkit kembali, Barito Putra.

PT.Liga Indonesia sendiri, saya catat, membuat 2 inovasi dalam penyelenggaraan pertandingan. Pertama pada penyelenggaraan Inter Island Cup membekali wasit dengan perangkat referee paging system. Kedua sesuai pasal 30 ayat 1 dan pasal 34 ayat 8 manual liga melarang para petinggi klub untuk duduk dibench pemain saat pertandingan berlangsung.

Meski demikian kedua inovasi ini belum terlihat sama sekali dilaga – laga pembuka.

“Toleransi kita Sangat Besar” Justru Kalimat sindiran yang terucap dari Bung Towel saat menjadi komentator pertandingan Sriwijaya vs Persiba Sabtu kemarin yang terngiang – ngiang ditelinga saya. Penyakit masa lalu ternyata belum sepenuhnya terobati di ISL 2012/2013 ini.

Pertandingan yang akhirnya kembali dinodai dengan keputusan – keputusan kontroversial wasit terutama ketika Ferry Rotinsulu yang menyentuh bola diluar kotak penalti hanya diganjar kartu kuning oleh wasit Aeng Suarlan. Seharusnya Aeng Suarlan, dengan kejadian ini, diberikan sanksi oleh PT.Liga Indonesia.

ISL 2012/2013 juga membawa PR musim lalu yakni gaji pemain yang belum bisa dituntaskan oleh beberapa klub. Meski Sekretaris PT.Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy, mengatakan bahwa PT.LI akan mencairkan dana talangan kepada beberapa klub yang masih menunggak gaji pemain musim lalu. Tigor pun menambahkan proses dana talangan ini sudah dimulai sejak Oktober 2012.

PSAP Sigli, PSMS Medan, PSM Makassar, Persidafon Dafonsoro, Persela Lamongan, Deltras Sidoarjo, dan PSPS Pekanbaru adalah klub – klub yang bersedia masalah tunggakan gajinya diambil alih oleh PT.Liga Indonesia.

Musim ini pula diisi dengan wajah – wajah fresh. Bayu Gatra dari Persisam, Zulfin Zamrun dari Persiba Balikpapan, menjadi dua diantara pemain – pemain muda yang mentas di ISL 2012/2013. Pemain asing pun banyak yang berstatus debutan. Mbida Messi ( Kamerun ) dan Naser El Sebai ( Syria ) yang berlabuh di Persib. Rohit Chand ( Nepal ) yang bermain di PSPS. Mahmoud el Ali ( Lebanon ) yang sudah mencetak 1 gol untuk Persiba dan Dane Milovanovic ( Australia ) yang menjadi pemain dengan serba pertama bersama Pelita Bandung Raya.

Dane menerima kartu kuning pertama di ISL 2012/2013 sekaligus mencetak gol pertama di ISL 2012/2013.

ISL 2012/2013 masih diwarnai perpecahan antara PSSI – KPSI, bahkan kini memulai babak baru dengan kehadiran task force bentukan pemerintah. PT.Liga Indonesia sendiri dikabarkan hanya memperoleh izin sementara untuk menggelar ISL. Menkokesra yang menjabat Plt. Menpora, Agung Laksono, menyebutkan izin akan kembali dikaji setelah 7 hari.

Semoga saja ISL tetap akan lancar digelar sampai usai, karena kebanyakan suporter sepakbola adalah para pendukung klub – klub ISL. Setidaknya ini adalah hiburan para suporter.

Satu harapan bahwa ISL musim ini bisa lebih baik dari musim kemarin. Tidak ada lagi kekerasan pemain terhadap wasit, tidak ada lagi tunggakan gaji, dan kinerja wasit semakin tegas dan berani dalam mengambil keputusan sesuai peraturan.

Enjoy Football Enjoy ISL.

sumber :

www.republika.co.id

www.persibmania.com

http://www.yahoo.co.id

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

2 thoughts on “Welcome ISL 2012/2013”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s