Take all The Risks

Every man will become a leader someday.

Bad or good decision is made, a leader must take all the risks.

Setiap pria diharapkan jadi pemimpin. Saya tidak berbicara memimpin perusahaan atau jadi pejabat dan semacamnya. Tapi setiap pria akan menjadi pemimpin dalam keluarga. Inilah sesuatu yang akan dijalani hampir setiap pria. 

Sebagai pemimpin dalam keluarga, seorang pria diharapkan bisa mendengar aspirasi anggota keluarga lain dalam pengambilan keputusan. Seorang pria diharapkan bisa mengolah semua aspirasi menjadi sebuah keputusan yang tepat dan menyenangkan semua pihak.

Mudah? tidak selalu. Kadang mudah kadang sulit. Sebuah keputusan belum tentu menyenangkan semua pihak. Sebuah keputusan belum tentu sejalan dengan kehendak semua pihak.

Salah satu alasan adalah karena pria diharapkan mempunyai ketegasan. Hanya saja ketika seorang pria diharapkan tegas dalam memutuskan sesuatu, disisi lain ia dituntut untuk fleksibel dalam setiap keputusan yang diambil. Meskipun ketegasan sangat dibutuhkan dan diharapkan tapi disisi lain ia mesti bisa fleksibel dalam menjalankan keputusan, bahkan kalau perlu merevisi keputusan.

Hanya saja satu hal yang jangan hilang adalah konsistensi. Ketika anda sudah memutuskan “A” tetaplah pada “A” meskipun tidak akan membuat semua senang.  Ketika anda terbiasa fleksibel lambat laun keputusan anda akan tidak dianggap. Lambat laun apapun ketegasan soal keputusan tertentu akan hilang sejalan dengan tuntutan fleksibel. Jangan pernah kehilangan konsistensi.

Tidak semua keputusan yang diambil akan membuat semua bahagia. Satu saat sebuah keputusan bisa saja mengundang kekecewaan. Ketika itu terjadi, tegakkan kepala anda hadapi semua itu. Efek keputusan entah baik atau buruk, mesti kita terima.

Memang dalam pengambilan keputusan, mestilah dipertimbangkan keinginan – keinginan yang muncul, Keinginan – keinginan yang berkembang. Tapi juga, harus tetap punya pendirian sendiri. Kombinasikanlah itu semua. Keputusan yang nantinya terucap meskipun sedemikian lama kita merenung dalam mengambil keputusan, sekali lagi belum tentu akan membuat semua senang.

Pertahankan konsistensi dan terimalah apapun akibat yang muncul. Saya rasa siapapun yang pernah disebut sebagai pemimpin bukan berarti ia selalu mengeluarkan keputusan yang membuat semua senang tapi juga ketika ia membuat keputusan yang berujung pada akibat yang tidak menyenangkan, ia akan tetap tegak dan menghadapi semua. This is my decision, i’ll go through with it.

 

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s