Sepakbola 3 Pekan Terakhir

Sebenarnya mau nulis tentang sanksi dan pencabutan sanksi FIFA dengan membandingkan kasus – kasus sanksi yang pernah terjadi pada beberapa negara, dan bagaimana federasi sepakbola negara yang kena sanksi bisa cepat – cepat berbenah sehingga sanksi pun dicabut. Tapi setelah googling belum dapat juga berita terkait penyelesaian sanksi di beberapa negara. Saya lebih ingin tahu bagaimana proses perdamaian di masing – masing federasi sepakbola tapi ya itu tadi belum dapet. So kita bicara hal yang lain saja dulu.

Indonesian Super League sudah memasuki minggu ke – 3. Beberapa klub sudah memainkan 2 game. Tapi masih ada juga yang baru bermain sekali. Arema, Mitra Kukar dan Gresik United sukses mengepak 6 poin dari 2 kali bertanding.

Stok bomber maut di Arema akhirnya menunjukkan taji. 8 gol dari 2 pertandingan cukup menepis kemandulan pada pertandingan pra musim. Christian “el loco” Gonzales sejauh ini sudah mencetak 4 gol dengan catatan hattrick pertama di ISL 2012/2013 musim ini saat melawan Persidafon Dafonsoro.

Jajang Mulyana, Samsul Arif, Aldo Baretto, Lancine Kone dan Anis Nabar membuntuti striker naturalisasi Indonesia di klasemen top skor dengan masing – masing 2 gol.

Anis Nabar. Inilah salah satu nama yang diperkirakan menjadi starlet ISL musim ini. Mungil mirip pendahulunya Yohanes Pahabol yang kini jadi milik Persipura. Persidafon kembali memunculkan striker muda tajam pada diri Anis Nabar. Lincah, cepat, tajam, olah bola yang baik dimiliki Anis Nabar.

Satu lagi senjata yang dimiliki Persidafon ada pada diri “old crack” Eduard Ivakdalam. Permainannya pada saat melawan Gresik United meskipun pada akhirnya kalah, masih membuktikan kelas Eduard Ivakdalam. Umpan terukur, visi permainan jelas, bisa menutupi kecepatan yang berkurang. Ketajaman pun masih dimiliki eks Jendral lapangan tengah Persipura ini. Sepintas saat melawan Gresik United, Eduard mengingatkan saya pada sosok Fachri Husaini. Rasa – rasanya playmaker senior sekelas Fachri Husaini, Eduard Ivakdalam, dan Ansyari Lubis, sulit tergantikan saat mereka pensiun. Kelas yang mereka punya belum terlihat pada junior – junior mereka. Bahkan musim lalu, Uston Nawawi pun masih “ganas” saat mengawal lapangan tengah Gresik United. Sayang Uston musim ini bermain di divisi utama.

Jarang terjadi. Itulah kata yang pas saat Persija ditekuk Mitra Kukar di SUGBK, stadion keramat Persija. Rasanya dimusim lalu kita akan sulit melihat Persija tumbang dikandang sendiri, tapi musim ini situasinya berbeda. Persija kebanyakan diisi pemain – pemain muda karena pemain senior ada yang pergi, ada yang belum memutuskan tandatangan kontrak atau tidak, semua karena satu hal pemangkasan nilai kontrak dan gaji.

Ramdani Lestaluhu berkata “loyalitas tidak akan menghidupi keluarga” dapat kita terjemahkan pada situasi Persija saat ini. Sang legenda hidup Persija, Bambang Pamungkas, pun masih menggantung masa depannya. Isunya ia akan bergabung dengan Pelita Bandung Raya.

Persib mengalami grafik menurun saat menjalani pertandingan pembuka saat melawan Persipura. Jika dilihat dari celebes cup, sampai babak grup Inter Island Cup, skuad asuhan Jajang Nurjaman mulai menurun pas semifinal Inter Island.

Memang Persipura adalah lawan yang berat. Musim kemarin Persib tak mampu menang lawan Mutiara Hitam baik kandang atau tandang. Hanya saja skuad “mahal” ini memang mengalami penurunan performa dalam dua pertandingan terakhir. Hari ini Persib akan menjamu Persiwa, kita lihat apakah grafik permainan akan naik dan berbuah 3 poin pertama.

Sementara tambahan tenaga pada skuad dengan kedatangan striker eks Adelaide United, Sergio Van Dijk, masih abu – abu. Ada isu akhirnya Persib batal memboyong striker yang ingin menjadi WNI ini.

Wasit Aeng Suarlan membayar mahal performa buruknya saat memimpin Sriwijaya vs Persiba. Kasus Kartu Kuning membawa ia untuk istirahat dari tugas.

Itulah beberapa perjalanan sepakbola Indonesia 3 pekan terakhir. Soal PSSI VS KPSI, saya sudah muak membahasnya meski tak menjamin saya tak akan menulis lagi konflik itu. Hanya saja, mumpung saat ini ISL sudah berjalan, kita nikmati saja yang ada, lupakan konflik untuk sejenak.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s