Kemanusiaan Bukan Komersil

6 comments awaiting moderation. Ini yang terbaca saat log in ke wordpress pagi ini. Komentar itu isinya sama, hanya dikirimkan sebanyak 6 kali. Ini kali kedua gue dapet komentar kaya gitu. Komentar yang isinya “jualan ginjal”.

Dengan alasan butuh uang, orang tersebut menawarkan ginjalnya. Seakan serius sambil memberikan nomor kontak yang bisa dihubungi.

Nasib komentar – komentar itu, SAYA HAPUS. Kenapa? karena saya takut itu akan menjurus kepada penipuan. Meskipun terkesan ga main – main karena ada nomor kontak disertai penjelasan singkat si “penjual”, tapi saya kurang percaya dengan keabsahannya. Makanya saya hapus demi kenyamanan.

Jika memang orang itu punya niatan membantu dengan cara donor ginjal, tentunya tidak perlu susah – susah memajang komentar yang jadi iklan di blog saya. Tinggal pergi saja ke rumah sakit sekitar tempat tinggalnya. Konsultasi dengan pihak rumah sakit bagaimana cara donor organ.

Donor organ sendiri di Indonesia belum lengkap payung hukumnya. Undang – undangnya memang ada yaitu UU kesehatan No.23 tahun 2009 tetapi Peraturan Pemerintah nya sampai saat ini belum ada. Sehingga bisa dibilang aturan mainnya belum jelas.

Alasan pemberian organ haruslah demi tujuan kemanusiaan dan pengobatan, tetapi niatan komersil pun tidak dipungkiri memang ada atau yang disebut jual beli organ. Inilah yang ada dalam komentar – komentar yang masuk di blog saya, mendonorkan organ dengan imbalan. Untuk itulah saya Hapus komentarnya.

Lebih lanjut soal aturan main donor organ, meskipun seseorang mewasiatkan salah satu organ tubuhnya demi kemanusiaan ketika ia meninggal, menurut pakar hukum tetap saja, harus sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku.

Selain itu pihak keluarga yang ditinggalkan pun, harus diberi tahu sebelumnya soal isi surat wasiat tersebut.

Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) telah mengeluarkan fatwa soal donor organ. MUI mensyaratkan dalam fatwanya bahwa donor hanya bisa dilakukan dengan syarat :


melalui hibah, wasiat dengan meminta, tanpa imbalan, atau melalui bank organ tubuh. Donor organ tubuh dari orang meninggal juga diperbolehkan dengan syarat kematiannya disaksikan dua dokter ahli.

Transplantasi organ tubuh, diperbolehkan karena memandang kemaslahatan yang lebih besar.

Tetapi transplantasi dengan tujuan komersil hukumnya HARAM.

Yap rasanya dua sudut pandang itu telah bisa menyimpulkan bagaimana soal donor organ. Dua – duanya mengharamkan ketika donor organ untuk tujuan meraih keuntungan atau ada timbal balik.

Jika memang mereka ( yang beriklan melalui komentar ) punya niatan kemanusiaan, lebih baik datang saja langsung ke pihak yang membutuhkan dan dengan hati tulus untuk membantu sesama.

sumber :

www.republika.co.id

www.sehatkufreemagazine.wordpress.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s