20 tahun???

“20 tahun negara kita tidak dikunjungi tim – tim eropa, sekarang keadaannya sudah beda, tahun ini banyak tim eropa yang datang”

Bagi yang menonton Mata Najwa di metro tv semalam tentunya hapal kalimat ketua umum PSSI, Djohar Arifin ini. Kurang lebih dia mengatakan ini 3 kali. Pun satu kesempatan dibalas Najwa dengan ” tim saya juga, Arsenal akan datang ya”.

Dengan kalimat ini Djohar ingin menaikkan level PSSI yang dipimpinnya dan menciptakan image bahwa mereka sukses membuat iklim persepakbolaan Indonesia menjadi lebih baik dibanding jaman Nurdin Halid.

Lucunya barometer kesuksesan PSSI adalah kedatangan ( yang lebih kepada bisnis dan pelesiran ) klub – klub Eropa. Seakan mengatakan peduli amat kompetisi IPL dan timnas ancur – ancuran, asalkan klub eropa sering datang.

Pertanyaannya, benarkah selama 20 tahun klub – klub eropa tidak berkunjung dan bertanding dengan timnas atau gabungan pemain lokal – asing yang sering dsebut Indonesia all star??

Saya masih ingat pada bulan Mei 2008 gol Bambang Pamungkas ke gawang Bayern Muenchen saat tim asal Jerman ini bertandang ke Indonesia dan bertanding di Stadion SUGBK. Bahkan Bambang menulis pengalaman ini disitusnya bambangpamungkas20.com.

Lalu mundur ke tahun 1996 saat Sampdoria dan Lazio bertandang ke Indonesia. 2 tahun sebelumnya Persib bertanding dengan AC Milan di Jakarta.

Jika yang dijadikan acuan Djohar adalah kedatangan PSV pada 1988, maka pernyataan “20 tahun” adalah sesuatu yang wajar. Tapi entah bagaimana sang profesor melewatkan tahun 1990an dan era milenium.

Bahkan pada tahun 2010 pun Indonesia pernah beruji coba dengan timnas Uruguay. Manchester United pun pada tahun 2009 akan ke Indonesia seandainya bom tidak meledak di JW Marriot.

Juga kalau ini disebut keberhasilan PSSI, maka PSSI lupa bahwa biasanya yang mendatangkan klub – klub eropa adalah promotor. Lagipula klub – klub Eropa rasanya mempunyai pertimbangan bisnis sendiri jika mereka datang ke Indonesia. Masih segar ingatan saat Everton gagal datang ke Indonesia tahun kemarin yang salah satu alasannya adalah soal fee.

Belum lagi, pada era 1990an dan juga awal tahun 2000an, organisasi – organisasi suporter klub eropa belum banyak terbentuk di Indonesia. Saat ini banyak sekali organisasi fans klub eropa dan ini juga sangat mempengaruhi kedatangan klub eropa. Klub eropa akan datang jika marketnya jelas. Sekolah sepakbola pun sekarang banyak sekali yang merupakan cabang dari sekolah sepakbola klub – klub eropa.

Faktor keamanan negara, saat ini sedang kondusif. Tidak ada lagi kasus – kasus peledakan bom.

Kedatangan klub eropa ke satu negara atau sebutlah ke negara – negara Asia, lebih banyak untuk melebarkan bisnis mereka. Soal pengalaman dan pelajaran bagi timnas pun tidak akan banyak diraih. Karena kita tahu sendiri kebanyakan dari mereka main dengan santai alias sekedarnya. Bahkan dengan sekedarnya pun kita sudah keteteran.

Jadi saya sangat tidak setuju kalau ini diklaim oleh PSSI sebagai keberhasilan. Kedatangan klub eropa lebih kepada bisnis dan hiburan bukan peningkatan prestasi.

So, tak usah dibangga – banggakan.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “20 tahun???”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s