Fight For Asia : Semen Padang Lolos

Kontinuitas itu terjaga. Sejak tampil perdana di AFC Cup tahun 2009 yang diwakili PSMS Medan, Indonesia selalu berhasil mengirimkan wakilnya lolos dari putaran grup. Pencapaian terbaik klub Indonesia adalah sampai perempatfinal seperti yang pernah dilakukan Persipura dan Arema IPL.

PSMS Medan dengan amunisi pemain seperti Ellie Aiboy, Aun Carbiny, Markus Horison,Rahmat Affandi, Mario Costas dan rising star kala itu Okto Maniani lolos dari putaran grup F dibelakang South China Hongkong. Langkah PSMS terhenti dibabak 16 besar setelah dikandaskan Chonburi Thailand ( Babak 16 besar AFC Cup dilakukan dengan sistem gugur dengan hanya satu kali bertanding ).

Musim berikutnya Indonesia diwakili Persiwa Wamena ( runner up Liga Super Indonesia ) dan Sriwijaya FC ( kalah di play off AFC Champions League ). Hanya Sriwijaya FC yang berhasil meneruskan tradisi yang ditorehkan PSMS Medan. Persiwa Wamena sendiri bisa dibilang sangat mengecewakan karena tak mampu lolos dari fase grup dan hanya mampu meraih satu kali imbang difase grup.

Sriwijaya FC yang saat itu masih diperkuat Keith Kayamba Gumbs, Richard Anaure Obiora, Arif Suyono, Charis Yulianto dan Zah Rahan Krangar mampu lolos dari babak grup F sebagai juara grup dengan 13 poin hasil 4 kali menang, 1 kali imbang, dan 1 kali kalah. Langkah Sriwijaya FC terhenti di 16 besar setelah dikalahkan Thai Port Thailand.

Musim 2011 dua wakil Indonesia lolos ke 16 besar. Sriwijaya yang mengulang langkah yang sama setahun sebelumnya. Hanya saja Laskar Wong Kito kembali kandas setelah bertemu ( kembali ) wakil Thailand yang kali ini adalah lawan Persipura difase grup, Chonburi FC.

Persipura menetapkan standar baru diajang ini bagi klub Indonesia. Dua bad boy , Stevie Bonsapia dan Titus Bonas masih menjadi andalan Persipura saat itu. Bahkan Boaz Solossa menegaskan diri sebagai seorang striker yang patut diwaspadai oleh setiap klub Asia. Total Boaz mencetak 8 gol untuk Persipura saat itu.

Format yang bisa dianggap tidak terlalu “menguntungkan” dengan membagi dua zona Asia yaitu Asia Timur dan Asia Barat pada ujungnya akan mempertemukan kedua klub dari kedua zona dibabak perempatfinal, semifinal dan final. Meski disatu sisi peluang klub Asia Timur tentu sama besar untuk lolos, namun dalam jangka panjang tetap akan ada “jurang” level kemampuan klub Asia Timur dan Asia Barat. Mungkin saja jika telah dicampur sejak awal maka lama – lama jurang itu akan terkikis dan hilang agar kemudian Asia Timur dan Asia Barat setara kemampuannya.

Langkah gagah Persipura harus kandas diperempat final setelah dikalahkan oleh wakil Irak, Arbil SC dalam pertandingan kandang dan tandang dengan agregat gol 1 – 3.

Arema IPL mewakili Indonesia pada musim 2012. Ditengah pecahnya Arema, satu berlaga di ISL dan satu berlaga di LPI, skuad asuhan Dejan Antonic ini lolos dari fase grup dengan ketat setelah berbagi poin sama dengan peringkat ke – 3 dan ke – 4, Navibank Saigon dan Ayeyawady United Myanmar. Arema IPL lolos setelah AFC menilai dari laga head to head ketiga klub tersebut.

Tak dinyana dengan kondisi morat – marit Dejan Antonic mampu membawa lolos Arema IPL setelah mengalahkan Kitchee SC di Hongkong pada babak 16 besar. Langkah mereka baru terhenti di perempatfinal kala bertemu wakil Arab Saudi Al-ettifaq.

Musim ini, Semen Padang dengan kombinasi pemain yang memadai melaju mulus difase grup tanpa sekali pun mengalami kekalahan. Babak 16 besar yang dilangsungkan kemarin (14/05) berhasil dimenangkan skuad asuhan Jafri Sastra. Semen Padang menekuk SHB Da Nang Vietnam melalui gol diakhir pertandingan yang dihasil Vendry Mofu.

Peluang Semen Padang untuk berbicara banyak diperempat final masih terbuka lebar. Bersama Semen Padang, Kitchee SC, Al-Faisaly Yordania dan Al-Kuwait memastikan lolos ke perempatfinal. Hari ini (15/05) empat partai 16 besar lainnya akan digelar dan setelah didapat 8 klub yang lolos, penentuan calon lawan Semen Padang pun akan kita ketahui bersama.

Semoga saja dengan sokongan pemain yang memadai, dukungan suporter dan kondusifnya internal klub Semen Padang, mereka bisa menetapkan standar baru klub Indonesia yang akan diikuti dimusim berikutnya.

Keep Fighting.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s