Alien bukanlah Pencipta

Ras Alien menciptakan homo sapien alias manusia modern. Pemahaman ini termasuk pemahaman yang ga akan saya terima sebagai Alien Believer sekalipun. Adanya teori yang menyebutkan bahwa kehidupan manusia diciptakan dan dibimbing oleh satu ras dari luar planet bumi adalah teori yang sangat terlalu mengada – ada bagi saya.

Teori memang banyak dinyatakan oleh para peneliti barat dengan berbagai macam dasar seperti tulisan pada lempung tanah milik bangsa Sumeria. Lempung ini dipercaya menceritakan tentang ras alien yang bernama Annunaki yang datang ke bumi dari planet Nibiru.

Teori lain menyebutkan selain alien menciptakan ras homo sapien juga mereka mengontrol populasi manusia dengan cara membuat bencana alam seperti banjir besar yang menyapu bumi, letusan volcano dan bencana alam lainnya yang memusnahkan manusia tanpa mereka sadari karena dianggap sebagai murka sang alam.

Teori – teori ini jika dipahami lebih dalam atau sekilas pun merupakan teori yang memisahkan antara agama dan ilmu pengetahuan. Teori ini mencoba mengulik the origin of man tanpa melibatkan Tuhan dan mencoba menghilangkan peran Tuhan dalam kehidupan manusia. Alasan kenapa mereka ( para pakar teori ini ) mencoba mendiskreditkan Tuhan, dalam pemahaman saya, adalah karena mereka terlalu yakin bahwa semuanya bisa dipecahkan oleh ilmu pengetahuan. Keberadaan Tuhan memang sampai kapan pun tidak akan terpecahkan oleh sains dan karena ketidaksanggupan mereka menguak siapa Tuhan maka para ahli teori ini memilih menghilangkan Tuhan.

Seharusnya agama dan sains berjalan berdampingan. Seperti dalam Islam sumber – sumber sains bertebaran dalam Al-qur’an, tinggal kita untuk mempelajarinya. Bagaimana proses pembenihan manusia dalam rahim dijelaskan dengan rinci dalam Al-qu’ran. Bagaimana proses penciptaan manusia pertama yaitu Nabi Adam pun dijelaskan rinci dalam Al-qur’an.

Ilmuwan – ilmuwan barat justru mencoba menghilangkan ini semua dengan cara salah satunya melalui teori evolusi. Teori penciptaan manusia oleh Alien pada ujungnya akan berkaitan dengan evolusi manusia yang menurut pencetus teori evolusi, Charles Darwin, berasal dari kera.

Padahal menurut pemikiran sederhana saya, kenapa sampai ada kera didunia ini yang secara sekilas nampak seperti manusia, bukankah saat ini kera sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia?? bahkan mereka menjadi kelinci percobaan teknologi yang kelak akan diterapkan dalam kehidupan manusia. Jika kera bertahan hidup, maka kemungkinan manusia bertahan hidup dengan teknologi baru itu sangatlah besar.

Teori lain tentang alien adalah merekalah yang mengajarkan manusia berbagai macam teknologi. Salah satu monumen yang dicurigai ada campur tangan alien adalah Piramida Mesir. Pemikiran orang masa kini menyebutkan bahwa bagaimana mungkin batu – batu sebesar itu disusun sedemikian rupa menjadi piramida dengan teknologi masa lampau yang masih serba manual. Padahal kita tidak pernah tahu teknologi canggih apa yang dimiliki oleh para pembuat piramida itu.

Otak manusia adalah processor terhebat dan manusia dibekali rasa penasaran untuk mencoba segala sesuatu. Itu juga yang menurut saya sangat mementahkan teori bahwa kita diajari dari nol oleh alien. Teori macam ini membuat manusia pada level dasar, level primitif sebagai binatang yang tak mampu berpikir.

Para pembuat piramida bisa saja menciptakan semacam alat pengangkut batu canggih pada saat itu, hanya kita saja yang tidak pernah tahu atau belum menemukan. Bisa saja semuanya hilang sesuai dengan hukum alam bahwa sesuatu yang terkubur lama – lama akan hilang bercampur dengan tanah, bukankah hal ini terjadi?.

I’m an alien believer but not that far. Saya percaya ada kehidupan lain diluar planet bumi ini hanya teori – teori alien yang justru mendiskreditkan eksistensi Tuhan dan manusia tidak bisa secara nalar saya terima. Semuanya terasa lucu bagi saya, bagaimana para ilmuwan itu berpikir keras mencoba menguak asal – usul manusia yang akhirnya berputar dalam labirin tanpa bisa menemukan jawaban pasti.

Satu yang menarik dari teori tersebut ada yang menyebutkan bahwa manusia bukanlah makhluk yang dilahirkan di bumi tetapi makhluk yang datang dari suatu tempat diluar bumi. Mungkin ini bisa sedikit saya cocokkan sebelum diterima karena Bapak dan Ibu Manusia, Adam dan Hawa adalah penghuni surga pada awalnya lalu kemudian diturunkan ke bumi. Well manusia pada awalnya memang bukanlah penghuni bumi.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

4 thoughts on “Alien bukanlah Pencipta”

  1. Selama ini kehidupan luar angkasa masih menjadi perdebatan dikhalayak ramai. Banyak yang kontra dan tidak sedikit yang pro atas keberadaannya. Mulai dari teori Astronot kuno hingga dunia modern ini, masih menimbulkan tanda tanya BESAR bagi kita semua. Pada artikel ini, saya tidak akan membahas fenomena atau penampakkan UFO atau Alien, namun lebih menekankan apa itu Definisi dari Alien (Makhluk Ekstraterestrial). Kehidupan Ekstraterestrial Dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia, Alien mempunyai arti Makhluk asing. Berikut arti secara keseluruhan : Kehidupan ekstraterestrial didefinisikan sebagai kehidupan yang tidak berasal dari planet bumi. Keberadaan kehidupan di luar planet ini masih sebatas teori dan semua perkiraan mengenai kehidupan tersebut tetap berlangsung. Stephen Hawking berpendapat bahwa tidak mungkin kehidupan hanya ada di bumi saja. Namun kadangkala beberapa orang sering salah menterjemahkan kata-kata alien dengan penampakkan yang berkepala besar bertangan panjang dan berpenampilan kurus (kanan). Pada dasarnya Alien hanyalah makhluk hidup yang berdiam di luar bumi, entah berperadaban tinggi atau rendah. Baik memasuki kelas makhluk hidup tinggkat tinggi seperti manusia atau malah makhluk hidup sekelas mikroba yang hanya bersel satu. Hipotesa-hipotesa dan gagasan tentang kehidupan ekstraterisial masih terus berkembang dan menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan kehidupan E.T atau Ekstraterestrial ada di bentangan alam semesta ini. Beberpaa diantaranya adalah Venus dan Mars; bulan-bulan Yupiter dan Saturnus seperti Europa, Enceladus dan Titan; dan planet luar surya seperti Gliese 581 c dan d yang dikatakan berada di zona layak huni.

  2. kasih “kemungkinan” ditiap-tiap pemikiran. dan setiap yang mereka sebut Tuhan atau dewa mereka selalu meyakini itu dari langit datangnya. kenapa tidak dari dalam tanah ? karena mungkin sesuatu memang pernah datang dari langit/angkasa luar,(mungkin).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s