Masih Terulang

Jika berbicara mengenai peluang Indonesia di Sea Games Myanmar bulan Desember mendatang rasanya belum bisa dipastikan. Penampilan semalam sampai dengan gol Ramdani Lestaluhu bahkan setelah itu pun, Indonesia U-23 masih belum memberikan perasaan aman. Penetrasi ke kotak penalti lawan memang baik, tetapi bermain tanpa striker murni, mengandalkan kecepatan Andik Vermansyah, Ferry Pahabol, Ramdani Lestaluhu dan Sunarto masih tidak menjamin Indonesia mendulang gol cepat. Bahkan seringkali terlihat bingung kepada siapa melepaskan umpan, sering pula kehilangan momen.

Suka atau tidak suka, Andik Vermansyah yang selalu bermain dengan ego tinggi, adalah Man of the match Indonesia semalam ketika melawan Laos. Satu gol dan dua assist membuktikan Andik adalah motor serangan yang dibutuhkan RD. Pemain anyar klub Malaysia, Selangor FA, ini mengobrak – abrik pertahanan Laos with his high Ego, carrying the ball alone, defeats 2 – 3 defenders and frequently loosing the moment to make a key pass.

www.viva.co.id
http://www.viva.co.id

However it was Laos. Lawan yang memang sudah sering dikalahkan Indonesia. Lawan yang secara level permainan masih dibawah Indonesia. Tetapi andai penalti Laos pada menit awal pertandingan berhasil menjadi gol, ceritanya mungkin akan berubah. Jangan lupakan umpan – umpan terobosan Laos yang beberapa kali dibabak pertama gagal diantisipasi pertahanan Indonesia. Memasuki menit akhir babak kedua pun, satu serangan balik cepat Laos dengan melepaskan umpan jauh ke sisi kanan pertahanan Indonesia gagal diantisipasi, beruntung tidak menimbulkan satu situasi berbahaya bagi Indonesia.

Masalahnya masih sama dengan semasa Islamic Solidarity Games dan ujicoba – ujicoba sebelumnya. Indonesia masih kesulitan membangun pertahanan yang kokoh, tengah yang solid, dan lini depan yang subur. Ferry Pahabol, nampaknya menjadi kandidat pemain utama di Sea Games nanti, juga menunjukkan tingkat ego yang hampir menyamai Andik. Gol Andik yang diawali penetrasi Pahabol ke kotak penalti Laos hampir menjadi sesuatu yang sia – sia karena Ferry Pahabol terus mempertahankan bola dikakinya sekalipun peluang sudah terbuka.

Apakah Rahmad Darmawan sedang mengalami penurunan performa sebagai pelatih?. Melihat ke belakang Rahmad menuai sukses sebagai pelatih ketika membawa Persipura juara tahun 2005, Sriwijaya FC pada musim 2007/2008, dan mencetak hattrick juara Copa Indonesia bersama Sriwijaya pada tahun 2007, 2009 dan 2010. Cerita berganti saat ia menukangi Pelita Jaya dan Arema. Memang Arema masih dibawa sebagai tim yang mampu menjadi runner up musim lalu. Tetapi sejak runner up Sea Games 2011, ia belum menjadikan tim yang dibesutnya menjadi juara kembali.

Pun timnas Sea Games kali ini berbeda ceritanya, karena Rahmad Darmawan mesti membagi fokus dengan Arema. Meskipun setelah kompetisi usai ia bisa fokus menangani Andik dkk, namun perkembangannya terasa lambat dan apa yang kurang pada pertandingan – pertandingan sebelumnya, masih terlihat jelas kembali terulang.

Sea Games 2011 melahirkan beberapa bintang baru. Gunawan Dwi Cahyo, Abdulrahman, Patrich Wanggai, Egi Melgiansyah menjadi diantara pemain – pemain yang disorot setelah Sea Games 2011. Apakah Sea Games 2013 juga akan melahirkan bintang – bintang baru? Setidaknya pemain – pemain yang sudah terpantau menjadi “lebih” terpantau setelah gelaran Sea Games? Ada beberapa pemain yang berpotensi besar setelah Sea Games seperti Alfin Tuasalamony, Rizky Pellu dan Manahati Lestusen. Namun perjalanan Sea Games sendiri harus mulus seperti tahun 2011 karena jika tidak bisa saja menjadi dongeng bintang yang redup. Apakah Rahmad Darmawan akan kembali menunjukkan daya magisnya? karena siapa tahu ia masih memendam semua kekuatan untuk melepaskannya disaat yang tepat.

Well, semoga semuanya Indah Pada Waktunya.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s