2014

4 hari lagi dan berganti tahun. Rentangan waktu kian berlalu cepat semua terasa sekejap saat ini. Tapi bukan waktu yang mempercepat putaran roda detik hanya kini kita lebih larut dalam segala tuntutan sehingga abai terhadap pergantian waktu.

Sejauh mana mimpi – mimpi yang ditulis, dipatri dalam benak pada 31 Desember 2012 yang lalu terwujud di tahun 2013 ini? Tentunya semua orang punya versinya masing – masing, itupun kalau memang mempunyai target – target tertentu. Kalau aku bukanlah tipe orang yang harus menulis setiap target setiap tahun berganti, bahkan sampai saat ini belum ada satu pun target yang akan ditulis untuk kemudian dikejar tahun depan.

Flow like da’ water rasanya ini yang paling pas untuk menggambarkan, meskipun saya punya alur sendiri tidak hanya dari hulu ke hilir, dipermainkan arus menabrak bebatuan. Tidak. Setidaknya ketika arus menuntun ke satu arah carilah pegangan agar sejenak bisa melihat apa yang akan terjadi jika membiarkan diri hanyut. Mengenai mimpi? ah entahlah saat ini saya sedang malas bermimpi.

Tahun 2014 jika dikaitkan dengan persepakbolaan ( tema yang paling sering saya angkat akhir – akhir ini) akan menjadi awal baru bagi sepakbola Indonesia dengan dimulainya Liga Super Unifikasi. Sebanyak 22 klub akan bertanding dengan menggunakan format 2 wilayah, barat dan timur. Seperti asalnya Liga dimulai pada tahun 1994.

Dipandang dari segi kompetitif tentunya ini kurang kompetitif dibandingkan satu wilayah. Tetapi jika dipandang dari segi efisiensi dana tentulah efektif. Setidaknya klub – klub yang berada diwilayah Barat Indonesia bisa menyimpan dana karena tidak perlu jauh – jauh terbang ke Indonesia bagian timur yang tentunya menghabiskan banyak Rupiah.

Sepakbola Indonesia kembali membangun dari titik terendah. Peperangan kekuasaan membuat Indonesia harus kembali mengambil langkah mundur untuk bisa kembali bangkit. Peperangan yang telah dimenangkan oleh satu kubu menggerus ide revolusioner ga jelas. Hanya saja hari ini saya melihat ternyata sepakbola belum bisa lepas dari jeratan – jeratan yang pernah membelenggu. Tak peduli tingginya harapan melihat sesuatu yang lebih baik ketika peperangan itu berlangsung.

Bahkan bisa dibilang kembali menuju keterpurukan. Entah bosan atau kecewa, saat ini tidak banyak suara kritik seperti saat Arifin Panigoro bercokol di PSSI. Padahal apa yang dulu dikeluhkan kembali terjadi saat ini meskipun tidak separah yang sebelumnya. Kesalahan tetap kesalahan, bukan karena LSI kembali ke pangkuan PSSI kita lantas diam, suara – suara membangun tidak harus padam, namun harus tetap nyaring.

Anyway inilah kegelisahan akhir tahun yang saya alami. Apakah sepakbola ini akan menuju arah yang lebih baik atau tetap begitu saja namun disembunyikan dalam sesuatu yang menyilaukan semua mata?

Jelasnya sepakbola negeri ini masih jauh dari kata industri. Sepakbola negeri ini masih miskin. Prestasi maupun sponsor kedua – duanya masih jauh dari kata menggembirakan. Gaji yang tersendat masih merupakan hantu yang tahun depan rasanya masih akan gentayangan.

Well, saya engga mau terlalu pesimis, kita lihat saja bagaimana liga unifikasi musim depan apakah akan menjadi satu benih berkualitas yang akan mampu menghasilkan prestasi yang bagus atau malah tidak? Satu target yang harus dikejar oleh PSSI adalah bagaimana membuat pihak – pihak yang potensial menjadi sponsor untuk para klub – klub memandang sepakbola sebagai lahan investasi yang menjanjikan. Semakin banyak pihak yang berinvestasi tentunya akan semakin baik bagi iklim sepakbola dalam negeri.

Oh ya, pada bulan Oktober 2014 kita akan menyaksikan bagaimana sepak terjang timnas U-19 pada Piala Asia U-19. Semoga saja pelatnas panjang itu tidak membuat kaki para pemain menjadi kaku karena lebih banyak berlatih ketimbang bertanding. Semoga pula sikap pemberani para punggawa muda ini bisa menyebar kepada para seniornya yang masih malu – malu jika harus bertanding dengan negara yang dianggap lebih satu level.

2014 seperti umumnya akan disambut dengan harapan bahwa apa yang kehidupan akan semakin baik. Begitu pula dengan persepakbolaaan Indonesia semoga semakin baik dari tahun 2013.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s