Election Day

Akhir – akhir ini setelah alligator gar 2 ( alligator gar 1 mati ) menjadi peliharaan baru, saya mempunyai kesenangan tersendiri. Kesenangan melihat alligator jenis spatula gar itu diam, mengamati sekitar, waspada terhadap semua mangsa yang lewat. Sesuai namanya, ikan jenis ini memang mirip – mirip buaya dalam memangsa. Kalem, tenang, sedikit demi sedikit mendekati mangsa untuk kemudian dengan satu gerakan yang cepat menangkap mangsa, memutar tubuh mangsanya dan menelan hidup – hidup si mangsa yang tak berdaya dicengkeram deretan gigi – gigi kecil yang tajam.

Anehnya, saya sangat menikmati ketika ikan – ikan kecil megap – megap mencoba melepaskan diri dari cengkeraman pemangsa, kadang mereka berhasil lolos walau tak lama kemudian ajal akhirnya meraih mereka, masuk ke perut alligator gar. Saya sangat menikmati sistem perburuan si alligator 2 ( Ally 2 ). Seandainya mereka berkaki pastilah sudah mengendap – ngendap mendekati buruan yang tak berdaya. I really enjoy that killing moment. Tidak ada ikan yang lolos bahkan tadi pagi seekor lele juga habis dimakan ally 2.

Today is the election day for parliament member in Indonesia. Kelingking saya sudah ungu, pagi – pagi sekali saya sudah datang ke Tempat Pemungutan Suara. Meskipun awalnya berniat hanya datang, tapi akhirnya saya tentukan pilihan saja karena jangan sampai kedaulatan rakyat tidak digunakan sama sekali.

Kedaulatan rakyat untuk memilih wakil di DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kota Kabupaten, mestilah digunakan, jangan sampai tidak. Walaupun saat ini pada akhirnya para yang terpilih itu akan lebih mengikuti kehendak partai daripada kehendak rakyat yang memilih mereka. It’s true, i’m not lying. Jangan sampai rakyat kehilangan kedaulatannya sama sekali. Percayakan saja, meskipun caleg – caleg tersebut sangat banyak yang tidak kita kenal, bahwa mereka yang terpilih kelak akan bisa mengemban amanat membawa negeri ini lebih baik. Toh kalaupun tidak baik, nasibnya mungkin seperti yang sudah – sudah. Pun pada akhirnya, berkualitas atau tidak juga akan bisa terlihat.

We’re like the small fishes and they are the alligator. Meskipun mereka pada awalnya berkoar – koar dengan idealisme membawa kehidupan rakyat ke arah yang lebih baik. Namun tak sedikit yang pada akhirnya tidak sempat memperjuangkan idealisme, lupa akan idealisme, dan bahkan menunjukkan niat aslinya sebenarnya apa dengan menjadi wakil rakyat.

I know we’re seem to be hopeless giving our trust to them, hanya saja layaknya mereka ingat bahwa the small fishes membawa mereka ke tampuk kekuasaan. Mereka tidak akan besar jika tidak dibesarkan oleh rakyat dan mereka sangat menggantungkan harapan kepada rakyat. Bahkan jika perlu diingatkan kembali, rakyat juga yang mempunyai kekuasaan sesungguhnya dalam sistem demokrasi. Jika mereka khianat, tak perlu jauh – jauh, di dunia pun akan ada balasannya. Tetapi juga jangan sampai para pemegang kekuasaan sesungguhnya dimanipulasi oleh rupiah.

Vote for better Indonesia.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s