Welcome Fuleco

Kurang dari 24 jam, Piala Dunia 2014 akan dibuka dengan pertandingan pertama Tuan rumah berhadapan dengan Kroasia. Pertandingan yang harus dimenangkan oleh Brazil agar sedikit mendinginkan temperatur masyarakat Brazil yang berhari – hari melakukan protes terhadapa hajatan 4 tahun sekali ini. Piala dunia episode ke-20 ini tercatat “paling mahal sepanjang sejarah” plus Pemerintah Brazil telah menggunakan dana negara sebesar 1,1 Milyar Dolar (menurut beberapa referensi pada akhirnya jatuh diangka 3,6 Milyar Dolar) untuk pengerjaan stadion dan juga menginvestasikan uang yang sangat besar untuk keamanan, 900 Juta Dolar, sehingga Piala Dunia ini mendapatkan gelar lain yaitu “Piala dunia dengan pengamanan terketat sepanjang sejarah”. Secara total dilaporkan Pemerintah Brazil menginvestasikan 14 Milyar Dolar untuk Piala Dunia padahal masih banyak rakyat miskin di Brazil.

FulecoMascot

Melihat catatan sejarah, timnas Brazil layak waspada. Piala dunia 1950 yang digelar di Brazil ternyata memunculkan Uruguay sebagai juara. Brazil hanya mendapatkan gelar runner up dihadapan suporternya sendiri. Memang jika melihat semua gelar yang didapatkan Brazil, kalau kita perluas bukan negara yang jadi patokannya tetapi benua, Brazil layak optimis karena dari 5 gelar juara 1 diraih dibenua Eropa, 1 dibenua Asia, dan 3 dibenua Amerika dimana Brazil termasuk didalamnya.

Melihat kepada komposisi pemain, hanya ada satu orang dimana semua mata tertuju yaitu Neymar. Pemuda berusia 22 tahun yang menjalani musim perdana di Barcelona dengan tidak terlalu wah meskipun tidak jelek juga. Hanya 9 gol di La Liga musim ini juga kedatangannya tidak mampu memberikan kekuatan baru bagi Barcelona yang semakin diketahui gaya bermainnya. Tetapi untuk urusan timnas Brazil dia telah mencetak 31 gol dalam 48 penampilan. Peringkat 11 dalam pencetak gol terbanyak Brazil. 12 gol ia cetak di Brazil. Luis Felipe Scolari akan menumpukan harap kepada pemuda yang nilai transfernya 57 juta euro.

Brazil digadang – gadang menjadi calon juara Piala Dunia kali ini. Tetapi melihat komposisi pemain nampaknya Brazil patut pesimis. Hanya ada 3 sosok ikonik ditubuh Brazil, menurut pendapat saya, saat ini. Daniel Alves, Oscar, dan Neymar. Oscar bahkan musim ini dibawah Jose Mourinho tidak terlalu kelihatan perannya. Jika dibandingkan dengan skuad piala dunia 2002 dimana Brazil juara, terlihat jauh timpang. Meski masih dibawah asuhan Luis Felipe Scolari tetapi pada 2002 ia memiliki Roberto Carlos, Ronaldo, Rivaldo, Ronaldinho, Kaka, Lucio, Cafu, Dida. Dari skuad 2002 masih tersisa satu pemain yaitu penjaga gawang Julio Cesar. Mampukah ia menularkan semangat 2002 kepada para pemain muda, rata – rata usia skuad Brazil 2014 berusia 25-27 tahun, walau pada 2002 ia menjadi kadet Dida.

Panggung sepakbola dunia sebelum Piala Dunia 2002 memang dihiasi para skuad Brazil di Jepang-Korea Selatan. Bahkan setelah gelaran piala dunia usai pun mereka masih mampu bertahan beberapa tahun ke depan sebelum usia menggerus fisik dan stamina mereka. Saat ini yang paling mencuat hanya Neymar seorang berbeda ketika itu 5 pemain pertama skuad 2002 yang saya sebut diatas menyihir publik sepakbola dunia. Tetapi kredo bola itu bundar masih tetap berlaku di Brazil 2014 dan apapun bisa terjadi.

Brazil-Vs-Panama

Sisi persiapan teknis permainan Brazil pun kurang greget. Dalam 8 kali ujicoba, sosok negara kuat hanya datang dari Portugal dan Cili. Selebihnya Zambia, Honduras, Panama, Afrika Selatan walau memang ada Korea Selatan dan Serbia yang mendekati kekuatan Portugal serta Cili. Brazil kurang panas. Mesin permainan Brazil mungkin belum mencapai suhu hangat karena tidak menjalani kualifikasi. Lawan – lawan kuat dalam ujicoba Brazil hanya ada pada awal sampai tengah tahun 2013. Selepas itu lebih banyak pertandingan dengan prediksi yang hampir semua akan setuju menyatakan “Brazil akan menang”.

Piala Dunia 2014 akan menggunakan goal-line technology. Penggunaan teknologi ini adalah kali keempat setelah Piala dunia antarklub 2012, Piala Konfederasi 2013 dan Piala dunia antar Klub 2013. Kejadian tidak disahkannya gol Frank Lampard ke gawang Jerman pada Piala Dunia Afrika Selatan 2010 membuat FIFA setuju untuk menggunakan teknologi ini. Perusahaan Jerman GoalControl ditunjuk sebagai penyedia resmi teknologi ini.

Well, pukul 03.00 WIB dini hari tanggal 13 Juni 2014, entah kalau dibelahan dunia lain, masyarakat dunia akan bersiap siaga didepan televisi dengan segala macam camilan dan minuman menyaksikan apa yang dalam 2 tahun terakhir ini gencar dipromosikan. Semoga saja pesta pembukaan, saya yakin tidak hambar dengan adanya para penari karnival Brazil yang wow wow ciamik, tidak menjadi hambar. Karena semeriahnya pesta pembukaan secara “resmi” akan terlihat pada pertandingan pertama Brazil melawan Kroasia. Rasa hambar sudah datang lewat lagu tema yang dinyanyikan Pitbull, Shakira, dan Claudia Leitte. Jujur Waka waka pada tahun 2010 masih lebih enak. Pun saya beralih kepada 2 lagu lain yang dirilis secara resmi dalam album One Love One Rhytm yang dinyanyikan Wyclef Jean ditimpali sayatan gitar Carlos Santana serta Sergio Mendes dengan lagu One Nation, jauh dari kata berkesan.

Well, Let’s See, sementara saya perbaiki dulu antena UHF karena televisi berbayar dirumah tidak berpartner dengan penyiar resmi di Indonesia, saya merasa aneh juga ketika ada anak – anak SD dengan panduan guru mereka merayakan datangnya piala dunia yang terasa terlalu berlebihan karena posisi Indonesia masih sebagai penikmat pertandingan, ah tapi mungkin saja karena ingin diliput televisi.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s