Gornaya Shoria Megaliths

Megalitikum. Mengingatkan kembali pelajaran sejarah semasa sekolah. Jika ada yang lupa pengertian dari megalitikum ini ( termasuk gw juga hehe ). Megalitikum berasal dari kata Mega : besar dan Lithos : batu. Periode dalam sejarah manusia ini disebut megalitikum karena pada periode ini manusia mampu memproduksi perkakas dan meningkatkan kebudayaan dari batu – batu besar. Menurut beberapa referensi hasil kebudayaan megalitikum biasanya memiliki ciri kasar, tidak dihaluskan dan diratakan. Diantara produk zaman megalitikum adalah punden berundak, menhir, dolmen, waruga, kubur batu, dan sarkofagus.

Berdasarkan beberapa rujukan salah satu hasil kebudayaan zaman megalitikum adalah adanya bebatuan megalit. Bebatuan besar yang dibentuk sebagai bagian dari sebuah struktur bangunan atau monumen. Contoh bebatuan yang ada digunung Padang Cianjur. Meskipun saat ini masih ada perdebatan karena para ahli menyebutkan bahwa bebatuan megalith bisa terbentuk secara alami. Bebatuan megalit menjadi bahan perdebatan karena jika melihat gunung padang maka bebatuan terlihat terpotong sempurna, dengan panjang tertentu seperti buatan manusia.

Nun jauh di Rusia tepatnya didaerah selatan Siberia terdapat pegunungan Shoria. Disini terdapat struktur bebatuan megalit yang sangat besar bahkan disebut super megalit. Seorang peneliti Rusia yang juga kepala departemen paleontology, paleoteknologi dan UFO pada National Security Academy of Rusia, Dr. Valery Uvarov, mengadakan penelitian ke Gornaya Shoria dan merilis beberapa foto mengenai struktur raksasa ini.

siberia-megaliths-2

Russian-Megalthic-Ruins-Discovered-1-450x298

Tim peneliti Rusia bisa mencapai Gornaya Shoria setelah sebelumnya pada masa Uni Soviet akses menuju kawasan terpencil ini ditutup. Menurut temuan para peneliti bebatuan yang ada disini memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar sekitar 6 meter. Bebatuan ini disusun menumpuk ke atas dibeberapa titik. Bahkan pada satu area, bebatuan ini disusun agar memiliki ruang dibawahnya.

siberia-megaliths-4

Hasil penelitian lainnya juga mengungkapkan bahwa beberapa batu memiliki bekas terbakar. Termasuk juga memiliki kandungan magnetik karena jarum kompas para peneliti berputar arah dari yang semestinya. Selain itu bebatuan dianggap lebih berat dari struktur bebatuan besar lainnya di Lebanon karena dengan ukuran yang besar diperkirakan bebatuan di Siberia ini memiliki berat sekitar 3000 – 4000 ton.

Seperti perdebatan yang terjadi di Gunung Padang, struktur ini juga disebut sebagai hasil proses geologi yang dipengaruhi cuaca disekitar pegunungan Shoria. Sedangkan Dr.Valery Uvarov mengatakan bahwa kemungkinan bahwa ini adalah buatan manusia sangat terbuka lebar karena bebatuan ini dipotong dengan permukaan rata, sudut yang tepat dan ujung yang tajam. Para ahli yang tidak setuju bahwa ini adalah buatan manusia juga memberikan argumen mengenai lokasi yang terletak pada ketinggian 1.100 dpl sangat tidak memungkinkan, dengan argumen manusia belum mengalami peradaban yang maju untuk mengangkut bebatuan pada ketinggian ini.

Tetapi jawaban absolut masih belum bisa didapat karena semua kemungkinan masih terbuka. Mungkin sudah saatnya pola pikir manusia mengenai jaman dahulu ketika manusia masih primitif menggunakan perkakas sederhana perlu dirubah atau ditinjau kembali. Karena seperti yang kita tahu bahwa dalam hikayat Nabi Sulaeman dikisahkan istana yang lantainya terbuat dari bebatuan yang bening sehingga Ratu Balqis terkejut karena menganggap berjalan diatas air. Atau tak perlu jauh, karena sampai saat ini pun manusia dengan pola pikir jaman dahulu kala itu sangat primitif masih belum mengetahui bagaimana piramid disusun dan dengan alat pengangkat apa bebatuan itu disusun.

sumber :

http://www.ancient-origins.net
http://www.utaot.com
http://www.heri-5sep13.blogspot.com

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s