Komet 67P

1415985637798_wps_44_RESTRICTED_TO_EDITORIAL_U

foto diatas adalah sebuah komet yang menjadi headline minggu lalu karena keberhasilan memotret komet ini dianggap merupakan salah satu pencapaian terbaik manusia dalam eksplorasi luar angkasa. Foto tersebut diambil oleh wahana antariksa, Philae, milik European Space Agency, dengan misi mendarat disebuah komet dan mengambil data – data mengenai komet.

Philae berhasil mendarat di inti komet yang dinamakan 67P ini pada 12 November 2014. Philae diam dikomet ini sekira 60 jam dan berhasil mengambil data – data yang diperlukan bukan hanya sekedar foto. Salah satu data yang menarik adalah adanya molekul organik dari inti komet ini. Inilah memang yang diharapkan dengan mengirimkan Philae ke luar angkasa. Para ilmuwan memerlukan data untuk memenuhi rasa penasaran mereka apakah komet membawa bahan – bahan organik penyusun kehidupan ketika usia bumi masih muda. Para ilmuwan berpendapat bahwa ketika usia bumi masih sangat muda, kehidupan tidak terbentuk dan oleh karenanya, para ilmuwan yakin bahwa kehidupan datang dari luar bumi.

philae lander_0

Keberhasilan manusia mendaratkan pesawat robot ini diikuti juga dengan sebuah cerita misteri. Benar atau tidak tapi biasanya cerita ini sangat menarik untuk diikuti. Scott Waring adalah salah seorang yang mempercayai bahwa 67P bukanlah sebuah komet biasa. Menurut Scott Waring dia mendapatkan sebuah data dari “orang dalam” European Space Agency (ESA) bahwa Philae mendarat di 67P bukan karena alasan para ilmuwan seperti diungkap diatas. Tetapi sejak 20 tahun yang lalu, 67P telah memancarkan sinyal yang ditangkap oleh NASA ( Badan Antariksa Amerika Serikat ).

Alasan lain yang diungkap oleh insider di ESA adalah dana triliunan dolar yang dihabiskan untuk membangun Philae dan eksplorasi ini. Plus Philae sendiri telah meninggalkan bumi sejak 2 Maret 2004. Esa, menurut insider ini, tidak akan mencurahkan sekian banyak dana dan waktu hanya untuk mendarat di sebuah komet yang dipilih secara acak.

67P adalah pesawat alien yang sedang menyamar. Komet ini bentuknya tidak natural. Mampu terbang menentukan arah sendiri seperti memiliki mesin. Itulah tambahan cerita dari “orang dalam” ESA yang tetap anonim sampai saat ini. Percaya atau tidak memang kita kembalikan kepada diri kita masing – masing. Hanya saja, ESA secara resmi seakan menambahi cerita ini ketika mereka merilis pernyataan bahwa 67P adalah komet yang “bernyanyi”. Tentunya pengertian “bernyanyi” disini adalah memancarkan sinyal. Well, apakah komet atau pesawat alien? you decide.

sumber :

http://www.dailymail.co.uk

http://www.wikipedia.org

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s