Finding Striker

Silent operation. Diam – diam saja pergerakan transfer Persib Bandung musim ini. Itulah yang ditegaskan oleh manajer H.Umuh Muhtar sebelum keberangkatan ke Mekkah menunaikan janji juara untuk Umroh bersama seluruh tim. Liga Super Indonesia 2015 telah dijadwalkan akan kick off bulan Februari 2015 sedangkan Persib baru memiliki seorang striker murni, Rudiana, yang musim lalu jarang diberikan menit bermain.

Melihat ciri khas permainan musim lalu, sepertinya pelatih Persib, Jajang Nurjaman, lebih menyukai tipe striker atau second striker daripada target man. Serangan Persib dominan diawali dari sisi sayap. Baik Tantan dan Ferdinan Sinaga adalah penyerang yang mampu bermain melebar, tidak diam disatu posisi dan lebih memilih mengajak berlari pemain bertahan lawan. Memang musim lalu ada Djibril Coulibaly sebagai target man, meskipun naik turun tetapi menjelang puncak kompetisi, Jajang Nurjaman lebih memilih pergerakan didepan yang lebih cair tidak terpaku pada satu titik.

Jajang Nurjaman rasanya lebih memilih tipe pemain yang mampu menahan bola tentunya mempunyai skill olah bola yang baik dan mampu melindungi bola dengan baik. Pacho Kenmogne, eks striker Persebaya, memiliki kriteria ini. Bukan hanya sebagai target man tetapi juga kuat bertarung diudara dan skillnya bagus. Hanya sayang setelah tarik ulur harga, Kenmogne memilih bergabung bersama Kelantan FA.

Masih tersisa pilihan antara Zulham Zamrun ( Mitra Kukar ) dan Samsul Arif ( Arema ). Karena saat ini yang dikejar oleh Persib bukanlah menggantikan sosok Djibril Coulibaly tetapi pengganti Ferdinan Sinaga. Kedua striker timnas diatas mempunyai kriteria yang dibutuhkan skema permainan Persib. Walau Zulham lebih beroperasi ke sektor tengah tetapi dengan torehan 7 gol musim lalu ia layak dipertimbangkan. Samsul Arif mempunyai karakter ngotot, catatan 16 gol musim lalu pun menjadi bukti bahwa postur kecil tidak menghalangi ketajamannya. Tinggal bagaimana operasi senyap ini berlangsung, apakah satu dari antara kedua nama tersebut berlabuh di Persib ataupun tidak dua – duanya.

Somen Tchoyi, eks West Bromwich Albion, sempat mengemuka namun akhirnya ia memilih bergabung dengan Arema Malang. Jika Jajang Nurjaman mencari tipe target man sekaligus bisa membuka ruang dan membagi bola, bagi saya rasanya striker vietnam, Le Congh Vinh bisa diajukan. Pengalaman berlaga di Portugal dan Liga Jepang menambah curriculum vitae penyerang berusia 29 tahun ini. Selain itu ia juga mampu berperan sebagai second striker. Jordi Tarres, striker Spanyol yang bermain di Kitchee SC Hongkong pun bisa menjadi alternatif.

Negara – negara ASEAN saat ini jarang dilirik oleh klub – klub Indonesia sebagai pasar potensial mencari pemain. Memang ada trend baru beberapa tahun terakhir, Eropa Timur mulai dilirik setelah sebelumnya hanya benua afrika dan Amerika ( amerika selatan tepatnya ) yang selalu memasok pemain – pemain asing ke Indonesia. Padahal di kawasan ASEAN sendiri banyak striker potensial diluar mereka yang pernah berkarir di Indonesia, nama – nama seperti Adisak Kraisorn ( Thailand ), Phillip Younghusband ( Filipina ), Norshahrul Idlan Talaha ( Malaysia ), ataupun Adi Said ( Brunei Darussalam ) menjanjikan potensi dan sepertinya cost pun lebih murah secara jarak – jarakan antar negara lebih dekat.

Hari ini muncul nama pemain baru yang akan diseleksi yaitu Aron Muniz Teixeira Da Silva, striker Brazil yang bermain di Osotspa Saraburi Thailand. Musim lalu ia mencetak 15 gol. Musim 2013 ia mencetak 12 gol untuk Army United FC. Ia lebih sebagai target man setidaknya itu yang terlihat dalam rekaman video di youtube yang saya temukan. Sepintas punya skill bola yang baik dan juga beberapa kali bergerak dari area flank.

Menurut berita dari http://www.persib.co.id ini adalah rekomendasi dari Glen Sugita, direktur utama PT.Persib Bandung Bermartabat. Berkaca pada rekomendasi – rekomendasi beberapa tahun sebelumnya, mudah – mudahan tidak ada masalah dihari depan. Semuanya bisa ditepis jika Aron Da Silva memang memiliki kualitas yang dibutuhkan dalam skema permainan Persib musim depan.

Operasi senyap ini harus sukses. Karena Persib akan berlaga di tiga kompetisi. Liga Super Indonesia, Piala Indonesia, juga Liga Champion Asia. Sampai sejauh ini baru dua pemain yang bergabung yaitu eks pemain Persib Junior, Dias Angga dan Dedi Kusnandar. Sayang memang jika saja Ferdinan masih ada maka para alumni junior yang telah punya pengalaman akan memberikan suatu warna tersendiri. Terakhir, adik dari eks striker Persib, Zaenal Arif, Yandi Munawar Sofyan dikabarkan akan segera merapat ke Persib.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s