Eropa Timur : Trend Baru Liga Super

Hai Hello. Mudah – mudahan kawan – kawan semua sedang dalam kondisi sehat. Hampir sebulan penuh saya tidak memposting sesuatu disini. Selain karena kesibukan ( ceile….so sibuk ) juga karena satu dan lain hal yang mana lain halnya sedang dipikirkan apa kiranya.

Oke, mumpung sedang musim transfer dimana – mana. Liga – liga eropa tinggal menghitung hari menutup bursa transfer kedua. Sementara untuk Liga Super Indonesia musim 2015 masih berlangsung. Sedangkan ATM masih sepi transfer :-( dan tinggal menghitung hari juga alias megap – megap. (Menyanyikan lagu “Nasib Anak Kos” by P Project yang sangat mewakili isi hati).

Ada trend baru yang dimulai beberapa musim lalu yaitu munculnya para pemain asing dari Eropa Timur di Liga Super Indonesia. Memang kehadiran mereka bukanlah hal baru dulu pernah ada pemain Polandia dan Slovenia. Tetapi beberapa musim yang lalu menunjukkan jumlah pemain eropa timur yang berlaga di Indonesia mengalami peningkatan. Sama halnya dengan musim ini yang akan bergulir menurut jadwal sekira menjelang akhir Februari 2015 (Kalo ga maju mundur cantik lagi kaya Final Inter Island Cup 2014 yang untungnya ga pake tanggal expired). Beberapa pemain Eropa Timur akan menjadi debutan di Liga Super Indonesia itupun dengan catatan tidak ada perubahan skuad lagi di masing – masing tim. Untuk sementara berikut beberapa debutan :

1. Balsa Bozovic (Montenegro)

balsa-ekspektasi-baru-di-surajaya-h5J

Berkebangsaan Montenegro. Pemain kelahiran tahun 1987 ini sudah menunjukkan kemampuannya untuk Persela Lamongan dalam SCM Cup. Berfungsi sebagai playmaker, kemungkinan pemain ini adalah pengganti sepadan bagi Julio Lopez yang musim lalu pindah ke Arema. Nampaknya dalam beberapa penampilannya di SCM Cup, ia akan sangat diandalkan oleh Persela sama halnya dengan Julio Lopez. Terakhir ia bermain di klub FK Mornar Bar. Kekuatannya ada dikaki kiri.

2. Martin Kovachec ( Bulgaria )

martin-koavchev-cibubur-tc-hujan

Mengenal Liga Super Indonesia dari pemain Persib Vladimir Vujovic. Pemain dengan tinggi 1.92 meter ini berposisi sebagai centre back. Menghabiskan karirnya di Bulgaria dengan bergabung ke beberapa klub seperti Spartak Varna, Litex Lovech, dan terakhir pada tahun 2014 ia bergabung dengan Haskovo. Menurut catatan jumlah menit bermainnya cukup banyak yang bisa berarti ia pemain utama dalam tim. Bergabung di Liga Super Indonesia dengan klub promosi yang ambisius, Pusamania Borneo FC. Sebagai tambahan ia adalah eks timnas Bulgaria U-23.

3. Evgeni Kabaev (Rusia)

latihan-perdana-persija-jakarta_20141218_232504

Musim lalu pemain asal Rusia ini adalah topskor Liga Estonia dengan 36 gol. Yevgeni Kabayev juga mengantarkan klubnya, Sillamae Kalev, ke posisi runner up Meistriliga ( Liga Estonia ). Bergabung dengan Persija Jakarta bersama seorang pemain Eropa Timur lainnya ketika Persija melakukan perombakan besar – besaran skuadnya untuk musim ini. Masih berusaha beradaptasi dengan permainan di Indonesia dan sejauh ini belum bisa memenuhi ekspektasi. Tapi dipertandingan terakhir SCM Cup ia menyiratkan agar semua tenang – tenang saja dengan mencetak dua gol. Ia memiliki beban berat karena diharuskan minimal mencetak 20 gol di Liga Super Indonesia.

4. Martin Vunk ( Estonia )

martin-vunk-hati-hati-kontrol-bola_20150107_114447

Pemain aktif timnas Estonia dengan jumlah caps 67 dan 1 gol yang dicetaknya ke gawang Irlandia Utara pada tahun 2011. Martin Vunk yang berposisi sebagai pemain tengah menghabiskan kebanyakan karirnya di Estonia dengan 3 kali membela klub luar negeri yaitu Syrianska FC Swedia, Nea Salamis Famagusta Siprus dan Panachaiki FC Yunani. Pemain berusia 30 tahun ini juga adalah pemain terbaik Liga Estonia tahun 2008. Seperti Evgeni ia juga masih berusaha beradaptasi dengan permainan Indonesia.

5. Marjan Jugovic ( Serbia )

DSC_0027

Bermain di Asia bukanlah sesuatu yang asing bagi striker berusia 31 tahun ini karena pernah bergabung dengan klub Suriah, Al-ittihad Aleppo, pada tahun 2011. Catatan golnya termasuk subur dari beberapa klub yang dibelanya jumlah gol per musim hampir semua diatas 10 gol. Klub terakhirnya di Eropa sebelum hijrah ke Barito Putera adalah NK Zvijezda Gradačac di Liga Bosnia. Disini Marjan Jugovic mencetak 12 gol dari 23 penampilan.

6. Igor Radusinovic ( Montenegro)

100751_1370425987906_resized

Pemain kelahiran 1984 berposisi sebagai gelandang. Meskipun fotonya cukup resmi ( kaya mau bagi raport hehe ) tetapi pengalamannya dalam sepakbola sudah cukup banyak. Selain berkarir di negara sendiri ia juga pernah tampil di Serbia, Albania, dan Malta. Terakhir ia membela klub Montenegro FK Mladost. Bersama Marjan Jugovic, ia masih berusaha beradaptasi dengan permainan Barito Putera.

Kehadiran mereka menambah jumlah pemain eropa timur menjadi 13 orang melengkapi pemain – pemain yang sudah lebih dulu berlaga seperti Vladimir Vujovic ( Persib ), Boban Nikolic ( PBR ), dan juga Srdan Lopicic ( Pusamania Borneo FC ). Hal ini juga menunjukkan jika saat ini negara – negara pemasok pemain asing ke Indonesia seperti Brazil dan Kamerun sudah mulai tersaingi. Hanya apakah kehadiran para pemain Eropa Timur ini akan membuat klub – klub di Liga Super Indonesia lebih berteknik? Hemm masih perlu pembuktian. Sebenarnya Indonesia pun tidak terlalu asing dengan persepakbolaan Eropa Timur karena beberapa mantan pelatih timnas berasal dari Eropa Timur.

*berbagai sumber.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s