Nature will find its way (still & boring)

Sebenarnya ga ada yang baru – baru amat dari film keempat seri Jurassic Park. 14 tahun penonton menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya, dan ya bisa dibilang little bit dissapointed. Segi cerita yang tidak terlalu fresh, T-Rek is the winner, dan jangan macam – macam dengan kekuatan alam.

Tidak terlalu fresh karena film yang dibintangi Chriss Pratt ini menawarkan kisah bahwa akhirnya Jurassic Park bisa dikunjungi layaknya kebun binatang setelah dalam 3 seri terdahulu kondisinya masih terabaikan. Hanya sampai disitu.

Jurassic_World_poster

Karena kemudian otak – atik para ahli genetik menghasilkan dinosaurus hibrida alias campuran dari gen dinosaurus dikombinasi dengan gen cumi – cumi dipadukan dengan gen bunglon dan gen binatang lainnya menghasilkan binatang cerdas yang bisa mencabut tracker dipunggungnya. Agak membingungkan tentang bagaimana dinosaurus jenis raptor yang dinamai Indominus Rex bisa menggaruk punggungnya untuk mencabut alat penjejak. Soalnya dinosaurus ngegaruk punggung biasanya cuma ada difilm kartun. Dinosaurus dilahirkan dilaboraturium hasil acak corak ahli genetik sudah dijumpai di film pertama. So ga fresh.

Para kru Jurassic Park jadi menu para dinosaurus juga selalu ditemui disetiap film. Chriss Pratt, pemeran Owen Grady, diceritakan hidup dipulau tersebut sebagai pelatih velociraptor yang tinggal disebuah trailer tepi danau. Tinggal di trailer juga ditemui Jurassic Park III ketika tokoh utamanya harus survive tinggal ditrailer sebelum diselamatkan.

Ilmuwan yang berkhianat juga ditemui di film pertama. Mencari keluarga yang hilang dan kembali bersatu dari film pertama sampai ketiga menjadi salah satu inti pesan yang disampaikan, muncul juga di film keempat ini.

Ada elemen yang memang dihilangkan. Seperti para tokoh ilmuwan yang di film pertama menentang usaha melahirkan kembali dinosaurus, menjadi penyelamat di film kedua dan ketiga, tidak ditemui di film ini.

Namun pertarungan epik Indominus Rex vs  Raptor team (Velociraptor, T-Rex, dan Mosasaurus) mengingatkan kembali penonton bahwa yang alami tetaplah tidak terkalahkan, not even with plastic surgery.

Auman T-Rex diakhir film, tipikal film Jurassic Park, menutup kisah dengan kesimpulan bahwa Nature will find its way seperti yang dikatakan John Hammond pada film pertama. Selain itu 14 tahun jarak dari film ketiga ternyata tidak banyak membuat kejutan pada film keempat. Entah bagaimana kisah pada film kelima nanti pada tahun 2018. Mungkin akan lebih menarik kalau para dinosaurus berevolusi bisa berbicara, menjadi penemu, dan mengangkat senjata berperang dengan manusia. Ah baru inget, itu sudah di film yang lain.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s