AFC CUP FINAL : JDT & Istiklol Lolos “Gratis”

Johor Darul Ta’zim (JDT), klub kaya dari Malaysia, menulis sejarah ketika berhasil lolos ke semifinal AFC Cup 2015. Mereka adalah klub Malaysia pertama yang sampai ke fase ini. Pada babak semifinal, klub yang dimiliki Johor Football Association ini menelan kekalahan pada leg I setelah dikalahkan Al-Qadsia 3-1 akhir September lalu.

Semifinalis lainnya, Istiqlol, juga mencetak sejarah. Klub Tajikistan ini tahun lalu masih bergabung dengan Kamboja, Kyrgyzstan, Turkmenistan, Nepal dan negara lainnya dalam AFC President’s Cup. Mereka baru kali pertama mencicipi AFC Cup setelah AFC President’s Cup dihentikan AFC namun berhasil mencapai hingga semifinal. Pada Leg I mereka dikalahkan Al- Kuwait dengan skor 0-4.

Tampak tidak punya harapan karena dua klub asal Kuwait, Al – Kuwait dan Al – Qadsia, pernah menjadi juara AFC Cup. A – Kuwait menjadi kampiun pada tahun 2009, 2012 dan 2013 sementara Al – Qadsia juara tahun 2014. Namun disinilah keajaiban itu terjadi. Well memang bukanlah keajaiban semata, karena memang pergolakan ditubuh KFA (Kuwait Football Association) dan Pemerintah Kuwait akhirnya menjadi berkah tersendiri bagi Johor Darul Ta’zim dan Istiqlol.

Intervensi Pemerintah Kuwait kepada KFA berbuah sanksi FIFA. Sanksi yang dijatuhkan pada tanggal 16 Oktober 2015 melarang Kuwait terlibat dalam aktivitas sepakbola internasional baik level negara maupun klub. Ini bukanlah kali pertama Kuwait mendapatkan sanksi karena pada tahun 2007 dan 2009. Situasinya masih sama ketika pemilihan dan kepengurusan KFA diintervensi oleh Pemerintah Kuwait.

Bukan hanya JDT dan Istiqlol yang ketiban durian runtuh, Myanmar yang tergabung bersama Kuwait di grup G kualifikasi Piala Dunia 2018, memiliki peluang lebih setidaknya untuk membidik runner up karena saingan terkuat mereka hanya Korea Selatan. Lebanon cenderung bisa mereka imbangi, sedangkan Laos masih dibawah Myanmar.

Final AFC Cup yang akan digelar Stadion Pamir Tajikistan tanggal 31 Oktober 2015 selain menampilkan dua klub berstatus pertama kali tampil di final, juga untuk pertama kali menampilkan finalis non Asia Barat. Sejak edisi pertama 2004 hingga edisi ke-11 AFC Cup pada tahun 2014, finalis selalu didominasi klub – klub Asia Barat.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

One thought on “AFC CUP FINAL : JDT & Istiklol Lolos “Gratis””

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s