AFC Champions League : ASEAN (masih) Berat

Babak Playoff AFC Champions League 2016 (Liga Champion Asia/ LCA) semalam tuntas meloloskan beberapa klub ke babak utama LCA. 4 klub asal Asia Tenggara dan negara yang bernaung di AFF ( Federasi Sepakbola ASEAN ) mengalami nasib serupa. Gagal total.

Adelaide United Australia dikalahkan Shandong Luneng Cina, Muangthong United tidak berdaya di kandang Shanghai SIPG, Hanoi T&T tak mampu membalas 3 gol Pohang Steelers, terparah Chonburi yang hampir saja pulang ke Thailand dengan kemasukan 10 gol ketika kalah dari FC Tokyo.

Total peserta LCA dari AFF masih 4 klub sama dengan tahun 2015. Becamex Binh Duong Vietnam, Buriram United Thailand, Sydney FC, Melbourne Victory, lolos langsung ke babak grup. Mereka akan memulai pertandingan dimasing – masing grup pada tanggal 23 – 24 Februari 2016.

bd-thumb1

Melihat performa musim lalu yang ditampilkan Becamex Binh Duong di Grup E bergabung dengan Kashiwa Reysol, Jeonbuk Hyundai Motors, Shandong Luneng, klub Vietnam ini hanya mampu meraih 1 kemenangan, 1 imbang dan 4 kali kalah. Tahun ini klub yang dijuluki “Chelsea Of Vietnam” ini akan menghadapi Jiangsu Suning Cina, FC Tokyo Jepang, dan Jeonbuk Hyundai Motors Korea Selatan.

Becamex Binh Duong kali ini diperkuat pemain Belanda Wiljam Pluim yang terakhir kali bermain untuk Willem II. Mereka juga mengontrak striker Korea Selatan, Han Seung-yeop, yang terakhir bermain untuk Daejeon Korail di Korean National League(divisi 3). Namun andalan “Chelsea of Vietnam” tetap striker nasional, Le Cong Vinh. Pemain lain yang akan diandalkan Becamex Binh Duong adalah Moses Oloya dan Christian Nsi Amougou.

Tantangan berat menanti klub yang berdiri pada tahun 1976 ini. Perbedaan kemampuan antara klub – klub Jepang, Cina dan Korea Selatan masih menjadi kendala utama. Juga belum dimulainya Liga Vietnam masih membuat “mesin” mereka dingin belum sepenuhnya ke level kompetisi.

Buriram United musim lalu di LCA sempat menjadi fenomena tersendiri sampai dengan paruh pertama babak grup. Menang atas Seongnam Korea Selatan, Guangzhou R&F Cina, dan menahan imbang Gamba Osaka Jepang. Hanya saja diparuh kedua mereka hanya mampu menang Guangzhou R&F sehingga gagal lolos ke babak 16 besar.

Musim ini mereka mengambil 3 pemain asing alumni sepakbola Eropa. Danilo Cirilo, pemain Brazil yang terakhir membela FC Aktobe Kazakhstan,  Striker Uruguay Emiliano Alfaro eks Lazio, dan Andre Moritz yang terakhir bermain untuk Pohang Steelers Korea Selatan. Pemain baru lainnya adalah Kaio Felipe, Adul Lahsoh, Anan Buangsang, dan Sathaporn Dangsri.

12038697_854631377990139_8426753669058297897_o

Apakah Buriram bisa mengulangi magis tahun lalu? bisa saja. Musim ini di LCA mereka menghadapi Shandong Luneng, FC Seoul dan Sanfreece Hiroshima. Perwakilan dari 3 negara yang tahun lalu Buriram mampu meraih 3 kemenangan, 1 imbang dan 2 kekalahan. Salah satu kekuatan mereka terletak pada manajer Alexandre Gama yang telah menghadirkan 4 trofi untuk Buriram United.

Sedangkan untuk Melbourne Victory dan Sydney FC, perwakilan Australia yang berafiliasi ke AFF sejak tahun 2013, secara kemampuan mereka tidaklah terlalu beda dengan klub – klub Asia Barat dan Timur. Peluang lolos dari babak grup terbilang cukup besar.

Sejak tahun 2010, prestasi klub – klub negara ASEAN paling tinggi adalah lolos ke perempatfinal. Itu dilakoni Buriram United pada tahun 2013. Sedangkan yang lain masih belum mampu menunjukkan performa bagus dan cenderung kandas dibabak playoff. Apakah tahun 2016 akan ada dua wakil “asli” ASEAN di babak 16 besar? Let’s wait and see.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s