Sepakbola (masih) Magis

5000 : 1, Peluang Leicester City untuk menjadi kampiun Premiere League. Selama 20 tahun terakhir hanya Blackburn Rovers, tim diluar klub – klub besar yang mampu menjadi juara. Gelar juara Liga Inggris terus berputar diantara Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Manchester City. Mana mungkin Leicester City yang musim lalu bertarung agar tidak kembali ke divisi Championship akan memenangkan liga paling prestisius di daratan Eropa?.

 

Leicester-City-fans-display-a-celebratory-banner

Malam tadi semua terbantahkan. Malam tadi pertanyaan berpekan – pekan para penggemar sepakbola terjawab. Pertanyaan yang muncul bukan bagaimana Leicester menjadi juara, tapi kapan Leicester akan terpeleset dari persaingan papan atas Liga Inggris. Namun hal itu tidak terjadi. Bahkan Leicester dari pekan ke pekan semakin mengokohkan posisi mereka mengangkangi klub – klub besar.

Eden Hazard, pemain Chelsea sekira 2 minggu lalu menyatakan bahwa ia lebih suka Leicester menjadi juara daripada Tottenham Hotspur membuktikan ucapannya dengan 1 (satu) gol penyama kedudukan pembawa derita bagi Tottenham Hotspur.

Kekhawatiran bahwa Leicester akan bernasib seperti Liverpool pada musim 2013/2014 memang ada. Pada tiga pertandingan terakhir seakan semuanya akan menjadi sulit untuk Leicester City. Jamie Vardy dan Danny Drinkwater mendapatkan kartu merah. Hasil imbang pekan lalu lawan Manchester United membuat semua harus menahan napas menunggu hasil pertandingan Chelsea – Tottenham Hotspur.

Saat semuanya nampak mulai tidak mulus bagi Leicester, muncul pahlawan – pahlawan yang mengapungkan harapan kembali tinggi. Leonardo Ulloa dan Wes Morgan menegaskan bahwa peluang 5000 : 1 bukanlah apa – apa.

Akhirnya “Serie A” untuk Tinkerman

Claudio Ranieri, manajer Leicester City yang memilih untuk mudik ke Italia dan tidak nobar (nonton bareng) pertandingan Chelsea – Tottenham Hotspur di kediaman Jamie Vardy tadi malam, mengaku merayakan gol Eden Hazard. Ketika pertandingan berakhir imbang, ia pun menelepon manajer Chelsea, Gus Hiddink, untuk mengucapkan terima kasih karena ia akhirnya meraih gelar juara. Gelar buah kesabaran menjadi manajer sejak tahun 1986.

Ranieri bukanlah manajer rata – rata. Ia masuk dalam jajaran manajer top Eropa. Atletico Madrid, Chelsea, AS Roma, Inter Milan, Juventus pernah ia tangani. Namun nasibnya bersama klub – klub besar yang mempunyai peluang juara lebih besar tidak pernah membuahkan gelar di kasta teratas sepakbola.

Peruntungan Ranieri justu bagus ketika menangani klub – klub semenjana. Ia meraih gelar juara Seri C1 bersama Cagliari pada musim 1988/1989. Meraih juara Serie B bersama Fiorentina musim 1993/1994. Membawa AS Monaco juara Ligue 2 musim 2012/2013.

Sejalan dengan karirnya sebagai pemain di Italia yang banyak dihabiskan promosi ke Serie B dan C1.

30 tahun penantian akhirnya ia mendapatkan sesuatu yang diidamkan setiap manajer sepakbola di dunia. Menjadi juara di kompetisi kasta teratas. Melengkapi serie C dan B ia akhirnya mendapatkan “serie A” pada usia 64 tahun.

Ia mengalami banyak perubahan selama menangani Leicester City sejak bulan Juli 2015 menggantikan Nigel Pearson. Julukan Tinkerman yang berarti tukang otak – atik, jarang terlihat dalam perjalanan Leicester menuju juara. Ia mempertahankan “the winning team” dan hanya melakukan pergantian seperlunya.

DUA SHINJI DUA SCHMEICHEL MERAIH JUARA DI INGGRIS

Hampir semua pemain Leicester City belum pernah merasakan gelar juara kompetisi teratas. Robert Huth, Leonardo Ulloa Gokhan Inler dan Marcin Wasilewski pernah menjadi juara di Inggris, Argentina, Swiss dan Belgia, sisanya merayakan gelar pertama mereka pada kasta paling top.

Utamanya bagi Shinji Okazaki karena ia menjadi pemain kedua Jepang yang merasakan gelar juara Liga Inggris setelah Shinji Kagawa bersama Manchester United musim 2012/2013. Bagi Okazaki eks striker Stuttgart dan Mainz 05. ini merupakan gelar liga untuk pertama kali.

Ia mencetak 5 gol untuk Leicester di musim ini namun determinasinya membuat ia menjadi bagian utama skuad Leicester dengan total 33 kali penampilan. 24 kali sebagai starter dan hanya 7 kali mengawali pertandingan dari bangku cadangan.

4746

Bagi pemain lain penampilan mereka bersama Leicester City menjadi pembuka jalan catatan karir yang lebih luas. Jamie Vardy, Danny Drinkwater menjalani debut bersama timnas Inggris. Riyad Mahrez menyabet gelar pemain terbaik Liga Inggris. N’Golo Kante dipanggil timnas Prancis untuk kali pertama.

Namun rasanya tidak ada yang lebih bergembira menikmati masa kejayaan selain Kasper Schmeichel. Anak pertama eks penjaga gawang Manchester United, Sporting Lisbon, Aston Villa, Peter Schmeichel akhirnya mendapatkan pengesahan bahwa ia menjadi pesepakbola bukan “hanya” warisan ayahnya.

Akhir tahun lalu, ia merasa muak karena selalu dibanding – bandingkan dengan ayahnya oleh semua orang. Pernah dalam satu kesempatan makan malam bersama sang ayah, seorang pria, penggemar Peter Schmeichel, mendatangi meja mereka dan berkata kepada Kasper “anda kiper bagus tapi tidak akan menyamai prestasi ayah anda”.

Peter Schmeichel pensiun tahun 2003 namun dengan sederet prestasi dan salah satu dari yang terbaik di dunia, gemanya masih terasa sampai sekarang.

Kasper akhirnya mendapatkan pengesahan bahwa ia meraih semua ini berdasarkan kemampuan yang ia miliki.

BAHKAN WALT DISNEY TIDAK PUNYA SKENARIO FILM SEPERTI INI

Kisah ini bak dongeng film anak – anak, saat situasi terburuk sekalipun dengan  mimpi ,usaha keras,  endingnya akan indah.

Namun jika melihat Leicester City sesungguhnya papan atas klasemen Liga Inggris telah mereka rasakan sejak kembali ke Liga Inggris musim 2014/2015 sebelum mereka akhirnya berada di posisi 14, di awal musim penampilan Leicester menyita perhatian.

Hanya konsistensi tidak dipunyai saat itu. Kali ini dengan skuad yang sebagian besar sama mereka berhasil memetik pelajaran dari musim lalu dan tetap menjaga performa pada level top.

Claudio Ranieri punya julukan tentang kekompakan para pemain di lapangan bahwa mereka bekerja dengan telepati.

Namun pertanyaan yang mengemuka sekarang, apakah musim depan semuanya akan tetap sama? karena Riyad Mahrez, Jamie Vardy, N’golo Kante sudah diincar klub – klub besar. Well baru akan terjawab pada musim panas ini. Sementara kota dengan populasi pada tahun 2011 mencapai 330 ribu jiwa akan berpesta untuk gelar Liga Inggris pertama.

Kota yang dikenal juga dengan penduduk multi etnis ini adalah simbol bahwa sepakbola selalu menghadirkan ruang untuk berharap dan bermimpi bagi siapapun.

Congratulation Leicester City.

Published by

catatanbujangan

masih bujangan sampai saat blog ini dibuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s